Harga Minyak Rebound Setelah Ancaman Tarif Picu Penurunan Terburuk Dalam 3 Tahun
Friday, 2 August 2019 18:19 WIB | COMMODITY |MinyakWTIBrent

Harga minyak rebound pada hari Jumat setelah aksi jual terburuk dalam tiga tahun terakhir.

Janji Presiden AS Donald Trump untuk mengenakan tarif 10% untuk barang-barang China senilai lebih dari $ 300 miliar mengirim minyak mentah anjlok 7% pada sehari sebelumnya.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berjangka yang diperdagangkan di New York naik $ 1,22, atau 2,3%, ke level $ 55,17 per barel pada pukul 6:46 pagi ET (10:46 GMT), sementara minyak mentah Brent berjangka, patokan untuk harga minyak di luar AS, menguat $ 1,58, atau 2,6%, ke level $ 62,08.

Perang perdagangan antara AS-Tiongkok meningkatkan kekhawatiran ekonomi global yang goyah yang dapat berdampak negatif terhadap permintaan minyak, khususnya antara dua konsumen minyak mentah terbesar dunia.

Kerugian dari konflik termasuk data keluar pada hari Kamis yang menunjukkan aktivitas manufaktur AS tergelincir bulan lalu, turun ke level terendah hampir tiga tahun, sementara belanja konstruksi turun pada Juni karena investasi dalam proyek-proyek konstruksi swasta jatuh ke level terendahnya dalam satu-setengah tahun terakhir. (knc)

Sumber : Investing.com

RELATED NEWS

Harga Minyak Turun Setelah OPEC+ Setuju Untuk Mengurangi Pembatasan Output
Thursday, 16 July 2020 19:13 WIB

Harga minyak turun pada hari Kamis setelah OPEC dan produsen lainnya termasuk Rusia sepakat untuk mengurangi rekor pembatasan pasokan dari Agustus, meskipun penurunan itu didukung oleh pengetatan persediaan global karena aktivitas ekonomi meningkat. Minyak mentah Brent turun 29 sen, atau 0,66%, ke ...

Minyak Menguat Setelah Persediaan AS Alami Penyusutan, Pertemuan Komite OPEC
Wednesday, 15 July 2020 18:08 WIB

Harga minyak naik pada hari Rabu setelah mengalami penurunan tajam dalam persediaan minyak mentah AS, dengan pasar menunggu OPEC dan sekutunya untuk memutuskan pelonggaran pembatasan produksi di kemudian hari karena ekonomi global perlahan pulih dari pandemi COVID-19. Minyak mentah Brent berjangka ...

Harga Minyak Turun Dengan OPEC+ Terlihat Bersiap Untuk Mengurangi Pembatasan Produksi
Monday, 13 July 2020 18:51 WIB

Minyak berjangka turun pada hari Senin, karena negara-negara penghasil minyak utama mengatakan akan mempertimbangkan untuk mengurangi pembatasan produksi terkait permintaan minyak mentah global yang meningkat dari pandemi coronavirus. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agu...

Minyak Merosot Karena Meningkatnya Persediaan AS Picu Kekhawatiran Kelebihan Pasokan
Wednesday, 8 July 2020 19:20 WIB

Harga minyak mereda pada perdagangan awal pada hari Rabu karena data industri menunjukkan adanya peningkatan stok minyak mentah AS dan perkiraan untuk produksi minyak mentah AS turun kurang dari yang diantisipasi pada tahun 2020 menambah kekhawatiran tentang kelebihan pasokan. Minyak mentah berjang...

Minyak Turun Karena Ketakutan Virus Membebani Pemulihan Permintaan Bahan Bakar
Friday, 3 July 2020 11:16 WIB

Harga minyak mereda pada hari Jumat, membalikkan kenaikan sebelumnya, karena kebangkitan coronavirus secara global dan di Amerika Serikat, konsumen minyak terbesar di dunia, memicu kekhawatiran bahwa pemulihan permintaan bahan bakar dapat terhenti. Minyak mentah Brent LCOc1 berjangka turun 29 sen, ...

ANOTHER NEWS
Dow Dibuka Lebih Rendah Setelah Data Ekonomi China Dan AS yang Mengecewakan
Thursday, 16 July 2020 20:52 WIB Saham AS jatuh pada awal perdagangan hari Kamis setelah data ekonomi China yang mengecewakan dan klaim pengangguran AS yang meningkat menggarisbawahi perjuangan yang dihadapi oleh ekonomi global karena terlihat pulih dari pandemi COVID-19. Indeks...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.