Harga Minyak Menuju Kenaikan Mingguan Karena Ketegangan Timur Tengah Lebih Besar dari Kekhawatiran Ekonomi
Friday, 26 July 2019 19:12 WIB | COMMODITY |MinyakWTIBrent

Harga minyak berada di jalur untuk kenaikan mingguan karena ketegangan di Timur Tengah mendukung harga sementara para pedagang menunggu pembacaan terbaru tentang pertumbuhan ekonomi AS di tengah harapan bahwa bank sentral akan mengatasi kelemahan apa pun.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berjangka yang diperdagangkan di New York naik 40 sen, atau 0,7%, ke level $ 56,42 per barel pada pukul 07:42 ET (11:42 GMT), sementara minyak mentah Brent berjangka, patokan untuk harga minyak di luar AS, menguat 34 sen, atau 0,5%, ke level $ 63,73.

Minyak mentah AS berada di jalur untuk kenaikan mingguan 1,2%, sementara Brent naik 2,0% dari minggu lalu.

Ketegangan tetap meningkat di Selat Hormuz, pintu gerbang utama untuk pengiriman minyak global, setelah penyitaan Iran atas sebuah kapal tanker berbendera Inggris pekan lalu. Teheran masih menolak untuk melepaskan kapal itu.

Minyak telah didukung oleh ancaman potensial aksi militer yang dapat berdampak pada pasokan.

Kekhawatiran atas perlambatan global yang dapat berdampak negatif terhadap permintaan minyak telah membatasi kenaikan minyak mentah.

AS akan merilis pembacaan lanjutan produk domestik bruto (PDB) di kuartal kedua pada pukul 08:30 ET (12:30 GMT) di tengah ekspektasi bahwa pertumbuhan akan turun ke laju paling lambat dalam lebih dari dua tahun terakhir. (knc)

Sumber : Investing.com

RELATED NEWS

Harga Minyak Turun Setelah Laporan API Menunjukkan Lonjakan Pada Stok AS
Wednesday, 11 December 2019 20:23 WIB

Minyak berjangka turun lebih awal setelah laporan persediaan AS pada Selasa malam menunjukkan kenaikan mingguan yang lebih besar dari yang diperkirakan dan seiring para investor mengawasi pembaruan kebijakan dari Federal Reserve, yang dapat memberikan panduan pada kesehatan ekonomi domestik, faktor ...

Minyak Stabil di Dekat 12-Minggu Tertinggi Ditengah Menyusutnya Stok, Kekhawatiran Perdagangan
Tuesday, 10 December 2019 19:34 WIB

Minyak stabil di dekat level 12-minggu tertinggi di New York, didukung oleh tanda-tanda menyusutnya persediaan minyak mentah AS yang belum ditutup oleh berlanjutnya alasan dalam perang perdagangan antara AS-China. Minyak West Texas Intermediate (WTI) berjangka sedikit berubah, setelah sempat melonj...

Harga Minyak Turun Seiring Lemahnya Ekspor China Menyoroti Dampak Perang Dagang
Monday, 9 December 2019 18:36 WIB

Harga minyak turun pada hari Senin setelah data yang menunjukkan ekspor China turun selama empat bulan berturut-turut, memicu kekhawatiran melalui pasar yang sudah gelisah tentang penurunan yang terjadi pada permintaan global oleh perang perdagangan antara Washington dan Beijing. Brent berjangka tu...

Harga Minyak Turun Meskipun OPEC+ Memangkas Pasokannya
Friday, 6 December 2019 13:26 WIB

Harga minyak turun pada hari Jumat di Asia bahkan setelah Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya sepakat untuk meningkatkan pengurangan produksi hampir 50% pada awal tahun 2020. Minyak mentah AS WTI berjangka diperdagangkan 0,3% lebih rendah ke level $ 58,27 pada pukul 12:29 siang...

Harga Minyak Berayun Setelah OPEC+ Gagal Menurunkan Target Output Baru
Friday, 6 December 2019 07:57 WIB

Minyak berada di dekat level $ 58 per barel karena koalisi OPEC+ gagal untuk menjabarkan rincian perjanjian untuk menyesuaikan target produksi resminya bahkan setelah enam jam perundingan di Wina. Kontrak berjangka sedikit berubah di New York setelah berputar sepanjang sesi sebelumnya. Sementara Or...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong Melonjak Terkait Laporan Perjanjian Perdagangan (Review)
Saturday, 14 December 2019 04:24 WIB Saham-saham Hong Kong melonjak lebih dari dua persen pada hari Jumat setelah laporan mengatakan China dan AS akhirnya mencapai kesepakatan perdagangan parsial yang akan memperlihatkan Washington membatalkan tarif yang akan dikenakan pada akhir...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.