Harga Minyak Melonjak Terkait Ketegangan yang Meningkat di Selat Hormutz
Monday, 22 July 2019 19:07 WIB | COMMODITY |MinyakWTIBrent

Harga minyak diperdagangkan dengan kenaikan tajam pada Senin ini terkait ketegangan yang meningkat antara AS dan Iran, meningkatkan ekspektasi bahwa ketegangan di Teluk Persia berpotensi menyebabkan gangguan pasokan minyak mentah.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berjangka yang diperdagangkan di New York naik 75 sen, atau 1,4%, ke level $ 56,38 per barel pada pukul 7:51 pagi ET (11:51 GMT), sementara minyak mentah Brent berjangka, patokan untuk harga minyak di luar AS, naik 80 sen, atau 1,3%, ke level $ 63,27.

Perdana Menteri Inggris Theresa May akan mengadakan pertemuan darurat pada hari Senin untuk membahas dengan para menteri Inggris tindakan yang perlu diambil untuk menjaga keamanan pengiriman di Selat Hormuz, hambatan untuk pengiriman sekitar seperlima dari minyak dunia.

Itu terjadi setelah sebuah kapal tanker berbendera Inggris ditangkap oleh Iran di Teluk Persia pada Jumat lalu dan merupakan perkembangan terakhir dalam ketegangan yang meningkat di kawasan itu, terutama antara Washington dan Teheran.

AS menuduh Iran berada di belakang dua serangan kapal tanker di wilayah itu sejak Mei dan mengancam pada hari Jumat untuk menurunkan drone Iran yang terbang terlalu dekat dengan kapalnya. (knc)

Sumber : Investing.com

RELATED NEWS

Minyak Naik Karena Stok Bahan Bakar di AS Mengalami Kemerosotan
Friday, 18 October 2019 03:45 WIB

Harga minyak naik pada hari Kamis karena para pedagang melihat lebih dari meningkatnya penurunan lebih luas dalam persediaan minyak mentah mingguan AS untuk fokus pada anjloknya stok bahan bakar karena musim pemeliharaan untuk kilang menyebabkan defisit yang tidak biasa dalam produk minyak. Minyak ...

Minyak Bergerak Lebih Tinggi Di Pasar Yang Berayun
Thursday, 17 October 2019 03:39 WIB

Turun dari satu hari dan selanjutnya, pola berayun di pasar minyak berlanjut pada hari Rabu, dengan pasar bergerak ke setiap berita utama yang jauh lebih penting karena tidak adanya perkembangan substantif pada pembicaraan antara AS-China dan pengurangan produksi OPEC. Minyak mentah West Texas Inte...

Minyak Turun Karena Investor Fokus pada Prospek Ekonomi Yang Suram
Wednesday, 16 October 2019 03:40 WIB

Minyak mentah turun untuk hari kedua di tengah prospek pertumbuhan global yang melemah dan pasokan minyak mentah yang melimpah di ekonomi terbesar dunia. Kontrak berjangka turun 1,5% di New York pada hari Selasa. Harapan untuk penyelesaian masalah utama dalam sengketa perdagangan antara AS-China me...

Minyak Bergerak Lebih Tinggi Seiring Berlangsungnya Pembicaraan Perdagangan AS-China
Thursday, 10 October 2019 19:32 WIB

Minyak berjangka naik tipis dalam aksi harga yang berayun pada hari Kamis karena para pedagang berusaha memahami laporan berita yang saling bertentangan seputar pembicaraan perdagangan AS dan China dan menguraikan penilaian bulanan OPEC mengenai penawaran dan permintaan global. Minyak mentah West T...

Minyak Menuju Penurunan Mingguan Terbesar Sejak Juli Lalu Ditengah Pesimisnya Permintaan
Friday, 4 October 2019 19:07 WIB

Minyak menuju penurunan mingguan terbesar sejak pertengahan Juli lalu karena serangkaian data ekonomi yang mengecewakan ditambahkan ke kekhawatiran resesi global akan datang. Kontrak berjangka di New York naik tipis pada hari Jumat, tetapi turun 5,8% minggu ini. Ukuran utama dari aktivitas industri...

ANOTHER NEWS
Saham AS dibuka naik seiring optimisme perdagangan baru
Monday, 21 October 2019 21:02 WIB Saham AS menguat pada awal perdagangan Senin pasca perunding perdagangan utama China, Wakil Perdana Menteri Liu He mengatakan pada akhir pekan bahwa AS dan China telah membuat "kemajuan substansial" menuju apa yang disebut kesepakatan perdagangan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.