Harga Minyak Dekati Mendatar Setelah Turun Lebih Dari 3% Semalam
Wednesday, 17 July 2019 12:57 WIB | COMMODITY |MinyakWTIBrent

Harga minyak mendekati mendatar pada hari Rabu di Asia setelah merosot lebih dari 3% semalam setelah berita bahwa Presiden AS Donald Trump dan pemerintahannya siap untuk memulai pembicaraan dengan Iran.

Minyak Mentah AS WTI berjangka terakhir diperdagangkan di level $ 57,64 pada pukul 12:28 ET (04:28 GMT), naik 0,03%. Minyak International Brent berjangka naik tipis 0,3% ke level $ 64,56.

Semalam, beberapa laporan mengutip Sekretaris Negara AS Mike Pompeo mengatakan "untuk pertama kalinya" pejabat Iran "siap untuk bernegosiasi pada program rudal mereka." Pernyataannya itu muncul setelah Trump mengatakan dalam pertemuan kabinet bahwa pemerintahannya telah membuat kemajuan dengan Teheran dan tidak menginginkan perang atau perubahan rezim di sana, meskipun ia "ingin mereka keluar dari Yaman."

Berita itu mengirim harga minyak lebih rendah sebanyak 3%, sebelum rebound hari ini.

Dalam berita lain, American Petroleum Institute melaporkan bahwa persediaan minyak mentah turun 1,4 juta barel dalam minggu ini hingga 12 Juli menjadi 460 juta, dibandingkan dengan ekspektasi analis untuk penurunan 2,7 juta barel. (knc)

Sumber : Investing.com

RELATED NEWS

Minyak Berjangka Berakhir Lebih Rendah Setelah EIA Memotong Prakiraan Harga
Wednesday, 8 April 2020 02:09 WIB

Minyak berjangka ditutup lebih rendah pada hari Selasa, mendapatkan keuntungan sebelumnya setelah Administrasi Informasi Energi menurunkan AS dan perkiraan harga minyak mentah global untuk tahun ini dan selanjutnya. Pedagang juga mempertimbangkan prospek penurunan produksi global ketika produsen ut...

Harga Minyak AS Menandai Penurunan Pertamanya Dalam 3 Sesi Terakhir
Tuesday, 7 April 2020 02:10 WIB

Minyak berjangka ditutup dengan kerugian pada hari Senin, dengan harga minyak AS turun untuk pertama kalinya dalam tiga sesi terakhir. Pertemuan utama produsen minyak utama yang semula diperkirakan pada hari Senin maju ke hari Kamis, berkontribusi terhadap ketidakpastian di pasar karena para pedaga...

Minyak Brent Naik Di Atas $ 32 Terkait Harapan Kesepakatan Produksi
Friday, 3 April 2020 18:52 WIB

Minyak mentah Brent berjangka naik ke level tertinggi $ 33,05 per barel pada hari Jumat di tengah meningkatnya harapan kesepakatan global baru untuk memangkas pasokan minyak mentah global. Minyak mentah Brent LCOc1 berjangka naik 9,3%, atau $ 2,79, ke level $ 32,73 per barel pada pukul 10:14 GMT. B...

Minyak Naik 10% Setelah Trump Mengatakan Berharap Perseteruan Arab Saudi-Rusia Segera Berakhir
Thursday, 2 April 2020 19:26 WIB

Harga minyak menguat pada hari Kamis setelah Presiden Donald Trump membicarakan kemungkinan Arab Saudi dan Rusia mengakhiri pertikaian yang berkontribusi pada penurunan besar minyak mentah sejak bulan lalu. Kontrak berjangka untuk minyak West Texas Intermediate (WTI) naik $ 2,11, atau 10,4%, ke lev...

Harga Minyak Segera Bisa Menjadi Negatif Karena Dunia Kehabisan Tempat Untuk Penyimpanan
Wednesday, 1 April 2020 19:18 WIB

Penyimpanan minyak global dapat mencapai kapasitas maksimum dalam beberapa minggu, kata analis energi kepada CNBC, ketika krisis coronavirus secara dramatis mengurangi konsumsi dan beberapa produsen minyak mentah paling kuat di dunia mulai meningkatkan produksinya. Pandemi virus corona berarti nega...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong menuju break dengan kerugian
Wednesday, 8 April 2020 11:35 WIB Hong Kong mengakhiri pagi ini dengan catatan negatif pada hari Rabu setelah aksi jual di Wall Street sediring para pedagang terus khawatir tentang dampak coronavirus pada ekonomi global. Indeks Hang Seng turun 0,99 persen, atau 239,90 poin, ke...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.