Minyak Tahan Kerugian Seiring Output AS Kembali Setelah Badai Teluk Mereda
Tuesday, 16 July 2019 14:01 WIB | COMMODITY |MinyakWTIBrent

Minyak menahan kerugian di bawah $ 60 per barel setelah mengalami penurunan terbesarnya dalam hampir dua minggu karena badai tropis yang menutup hampir tiga perempat produksi Teluk Meksiko di AS bergerak ke daratan.

Kontrak berjangka sedikit berubah setelah turun 1,1% pada hari Senin. Produsen dan pemurnian minyak lepas pantai di sepanjang pantai sedang memulihkan operasi setelah badai Barry diturunkan, dengan sekitar 69% dari produksi minyak mentah di Teluk Meksiko A.S masih ditutup, turun dari puncaknya 73% pada hari Minggu. Persediaan minyak mentah di Amerika mungkin menurun untuk minggu kelima, menurut survei Bloomberg.

Sementara minyak telah rally sekitar 16% sejak pertengahan Juni karena menyusutnya stok Amerika dan meningkatnya ketegangan dengan Iran, kekhawatiran tentang perluasan pasokan dan melemahnya permintaan terus merusak prospek. Ekonomi China melambat ke laju terlemah dalam hampir tiga dekade pada kuartal kedua di tengah sengketa perdagangan yang sedang berlangsung dengan AS, sementara Badan Energi Internasional mengatakan pada hari Jumat bahwa persediaan global secara tak terduga meningkat pada paruh pertama tahun ini.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus turun 6 sen ke level $ 59,52 di New York Mercantile Exchange pada pukul 07:40 pagi di London setelah menurun sebanyak 0,7% sebelumnya. Kontrak kehilangan 63 sen menjadi $ 59,58 pada hari Senin, penurunan terbesar sejak 2 Juli.

Brent untuk penyelesaian September naik 3 sen ke level $ 66,51 per barel di ICE Futures Europe Exchange. Ini tergelincir 0,4% pada hari Senin. Minyak mentah acuan global diperdagangkan dengan premi $ 6,87 kepada WTI untuk bulan yang sama. (knc)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

Minyak Menuju Gain Mingguan pada Tanda-Tanda Meredanya Perdagangan, Stok yang Lebih Ketat
Friday, 23 August 2019 07:50 WIB

Minyak berada di jalur untuk kenaikan mingguan, didukung oleh tanda-tanda meredanya ketegangan perdagangan antara AS dan China dan setelah data resmi menunjukkan penurunan dalam persediaan minyak mentah AS. Kontrak berjangka di New York naik 0,1%, setelah jatuh 0,6% pada hari Kamis. Minyak A.S. nai...

Minyak Stabil Karena Perhatian Beralih ke Pelonggaran Moneter Dari Persediaan
Thursday, 22 August 2019 14:11 WIB

Minyak stabil setelah mengalami penurunan pertamanya minggu ini karena perhatian beralih dari memperluas stok bahan bakar Amerika ke prospek pelonggaran moneter saat para bankir sentral dunia berkumpul di Jackson Hole, Wyoming. Kontrak berjangka di New York sedikit berubah setelah naik sebanyak 0,8...

Minyak Naik Karena Perhatian Beralih Dari Persediaan Menjadi Pelonggaran Moneter
Thursday, 22 August 2019 08:13 WIB

Minyak naik karena perhatian beralih dari perluasan stok bahan bakar Amerika ke prospek pelonggaran moneter saat para bankir sentral dunia berkumpul di Jackson Hole, Wyoming. Kontrak berjangka naik sebanyak 0,7% di New York, rebound dari penurunan 1,2% pada hari Rabu yang didorong oleh lonjakan yan...

Minyak Naik Terkait Kekhawatiran Laporan Stok AS Mengimbangi Resesi
Wednesday, 21 August 2019 13:56 WIB

Minyak naik setelah sebuah laporan industri mengindikasikan bahwa persediaan minyak mentah AS turun untuk pertama kalinya dalam tiga minggu terakhir, melawan kekhawatiran yang berkembang bahwa ekonomi global menuju resesi. Kontrak berjangka di New York naik sebanyak 0,6% setelah rebound untuk ditut...

Minyak Stabil Setelah Laporan Menunjukkan Penurunan pada Stok AS
Wednesday, 21 August 2019 07:54 WIB

Minyak stabil di perdagangan Asia setelah laporan sektor swasta menunjukkan bahwa pasokan minyak mentah AS telah diperketat dalam sepekan terakhir. Kontrak berjangka di New York naik 3 sen, setelah mencabut kembali kerugian dalam sesi volatile pada hari Selasa. Pasar telah tersandung setelah Menter...

ANOTHER NEWS
Minyak Menuju Gain Mingguan pada Tanda-Tanda Meredanya Perdagangan, Stok yang Lebih Ketat
Friday, 23 August 2019 07:50 WIB Minyak berada di jalur untuk kenaikan mingguan, didukung oleh tanda-tanda meredanya ketegangan perdagangan antara AS dan China dan setelah data resmi menunjukkan penurunan dalam persediaan minyak mentah AS. Kontrak berjangka di New York naik 0,1%,...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.