Minyak Menguat Karena Pengeboran AS, Saudi Berjanji untuk Memperpanjang Pemotongan
Monday, 10 June 2019 07:52 WIB | COMMODITY |MinyakWTIBrent

Minyak memperpanjang kenaikannya di atas $ 54 per barel karena aktivitas pengeboran AS turun ke level terendah sejak Februari tahun lalu dan pejabat energi utama Arab Saudi mengatakan dia yakin bahwa OPEC + akan memperpanjang pengurangan produksi.

Kontrak berjangka naik sebanyak 1,6% di New York, setelah melonjak 2,7% pada hari Jumat. Rig Amerika yang bekerja turun 11 hingga 789 minggu lalu, menurut data yang dirilis oleh Baker Hughes. Menteri Energi Arab Saudi Khalid Al-Falih mengatakan dia yakin OPEC dan sekutunya akan memperpanjang pengurangan produksi hingga paruh kedua tahun ini, dan mitranya dari Rusia mengatakan kedua negara sepakat untuk mengambil tindakan terkoordinasi.

Irak akan mulai mengekspor sebanyak 10.000 barel per hari untuk minyak mentah Kirkuk dari wilayah utara negara itu ke kilang Zarqa di Yordania pada akhir Juni atau Juli, kata Alaa Al-Yasiri, penjabat direktur jenderal perusahaan yang dikelola pemerintah Oil Marketing Co., mengatakan dalam wawancara telepon.

Kontrak untuk minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk Juli naik sebanyak 85 sen ke level $ 54,84 per barel di New York Mercantile Exchange sebelum diperdagangkan di level $ 54,54 pada pukul 8:11 pagi di Seoul. Kontrak bertambah $ 1,40 pada hari Jumat menjadi $ 53,99.

Brent untuk penyelesaian Agustus naik 0,9%, atau 55 sen, ke level $ 63,84 per barel di ICE Futures Europe Exchange London. (knc)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

Minyak Dekati Level $ 59 Karena Kesepakatan Perdagangan Mendorong Pasokan Yang Berlimpah
Friday, 17 January 2020 19:20 WIB

Minyak mendekati level $ 59 per barel di New York setelah mengalami kenaikan terbesarnya dalam hampir dua minggu terakhir setelah AS dan China menandatangani perjanjian perdagangan, meskipun tetap dibatasi oleh tanda-tanda bahwa pasokan tetap berlimpah. Kontrak berjangka naik 0,5%, setelah meningka...

Minyak Dekati 6 Minggu Terendah Karena Pasokan Yang Cukup Mengimbangi Harapan Perdagangan
Thursday, 16 January 2020 18:29 WIB

Minyak diperdagangkan mendekati level penutupan terendah dalam enam minggu karena harapan hati-hati bahwa pakta perdagangan AS-China akan mendukung permintaan diimbangi oleh tanda-tanda pasokan yang cukup. Kontrak berjangka bertahan di dekat $ 58 per barel pada hari Kamis setelah menyelesaikan hari...

Minyak Pertahankan Penurunan Mingguan Terbesar Sejak Juli Karena Meredanya Ketegangan di Teluk
Monday, 13 January 2020 19:50 WIB

Minyak stabil setelah mengalami penurunan mingguan terbesarnya sejak Juli lalu terkait pelonggaran ketegangan geopolitik di Timur Tengah mengalihkan perhatian kembali ke melimpahnya pasokan baru yang akan melanda pasar tahun ini. Ancaman perang langsung telah surut sejak Teheran menembakkan rudal k...

Harga Minyak Lanjutkan Penurunannya Seiring Meredanya Ketegangan AS-Iran
Friday, 10 January 2020 13:54 WIB

Harga minyak terus bergerak menurun pada hari Jumat di Asia dan menuju untuk mencatatkan kerugian mingguan pertama mereka sejak November lalu ketika konflik antara AS-Iran mereda. Minyak Mentah AS WTI berjangka turun 0,2% ke level $ 59,48 pada pukul 12:50 ET (04:50 GMT), sementara Minyak Internasio...

Minyak Menuju Kerugian Mingguan Pertamanya Sejak November Karena Menurunnya Resiko
Friday, 10 January 2020 07:29 WIB

Minyak menuju kerugian mingguan pertamanya sejak November lalu karena prospek perang terbuka di Teluk Persia surut, mengurangi kekhawatiran gangguan pasokan di Timur Tengah. Kontrak berjangka di New York sedikit berubah, menuju untuk turun lebih dari 5% minggu ini. DPR AS memberikan suara pada hari...

ANOTHER NEWS
AS Rilis Aturan yang Membatasi 'Wisata Kelahiran
Friday, 24 January 2020 11:43 WIB Sementara pemerintahan Trump menambah hambatan lainnya bagi pengunjung yang datang ke Amerika Serikat (AS) dari luar negeri, aturan hukum bisa membatasi pejabat untuk menghentikan perempuan hamil memperoleh visa. Aturan visa baru yang diterbitkan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.