Minyak Naik Karena Arab Saudi Melaporkan Serangan Drone di Stasiun Pompa
Tuesday, 14 May 2019 18:42 WIB | COMMODITY |MinyakWTIBrent

Minyak naik karena Arab Saudi melaporkan serangan pesawat tak berawak di stasiun pompa, peningkatan terbaru pada ketegangan di Timur Tengah setelah tanker terkena sabotase selama akhir pekan.

Kontrak berjangka naik 1,2% di New York, membalikkan penurunan pada hari Senin. Drone tak dikenal menyerang dua stasiun pompa milik Saudi Aramco, memaksa perusahaan minyak negara untuk menunda operasi di daerah itu untuk menilai apa yang dikatakan kerajaan itu kerusakan "terbatas". Itu menyusul kerusakan tanker minyak yang berlabuh di Uni Emirat Arab pada hari Minggu.

Volatilitas minyak telah melonjak bulan ini karena minyak mentah dihantam oleh momok perang perdagangan penuh di sisi permintaan, sementara Timur Tengah yang mudah terbakar dan gangguan produksi dari Norwegia ke Nigeria membuat prospek pasokan diragukan. Kegiatan pengeboran A.S. dan keputusan yang ditangguhkan oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya tentang apakah pembatasan produksi akan diperpanjang untuk berbagai krisis.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni naik 72 sen ke level $ 61,76 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 12.13 siang waktu London. Kontrak ditutup turun 62 sen menjadi $ 61,04 pada hari Senin.

Brent untuk penyelesaian Juli naik 1,5% pada level $ 71,31 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London, setelah kehilangan sebanyak 0,4% sebelumnya. Kontrak acuan global diperdagangkan pada premi $ 9,38 untuk minyak WTI. (knc)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

Harga Minyak Turun Terkait Kekhawatiran Ekonomi Lebih Besar Dari Ketegangan Tanker
Monday, 17 June 2019 19:17 WIB

Harga minyak turun pada Senin ini terkait tanda-tanda perlambatan ekonomi di tengah perselisihan perdagangan internasional mulai lebih besar dari kekhawatiran pasokan yang dipicu oleh serangan terhadap kapal tanker minyak di Teluk Oman pada pekan lalu. Minyak Brent berjangka turun 35 sen, atau 0,56...

Harga Minyak Naik Setelah Terjadinya Serangan pada Dua Kapal Tanker Minyak
Friday, 14 June 2019 13:27 WIB

Harga minyak naik pada hari Jumat di Asia setelah dua kapal tanker minyak di lepas pantai Iran diserang. Tidak jelas siapa yang bertanggung jawab atas serangan terbaru. Sekretaris Negara AS Mike Pompeo menuduh Iran melakukan serangan, menyebut Republik Islam "ancaman bagi perdamaian dan stabilitas ...

Harga Minyak Turun, Didukung Oleh Serangan Kapal Tanker di Timur Tengah
Friday, 14 June 2019 08:31 WIB

Minyak turun pada hari Jumat setelah mengalami kenaikan tajam di sesi sebelumnya ketika harga didorong setelah serangan terhadap dua kapal tanker minyak di Teluk Oman memicu kekhawatiran berkurangnya aliran minyak mentah melalui salah satu rute pengiriman utama dunia. Serangan di dekat Iran dan Sel...

Harga Minyak Sedikit Pulih Setelah Turun 4% pada Data Persediaan Minyak Mentah
Thursday, 13 June 2019 13:16 WIB

Harga minyak sedikit pulih pada Kamis di Asia setelah penurunan di sesi sebelumnya pada data persediaan minyak mentah. Minyak Mentah AS WTI berjangka naik 0,4% ke level $ 51,34 pada pukul 12:57 ET (04:57 GMT). Minyak International Brent Oil berjangka menguat 0,9% ke level $ 69,49. Administrasi Inf...

Minyak Stabil Setelah Penurunan Besar pada Persediaan , Prakiraan Permintaan yang Lebih Rendah
Thursday, 13 June 2019 08:29 WIB

Harga minyak stabil pada hari Kamis, setelah merosot sebanyak 4% di sesi sebelumnya ke posisi terendah hampir lima bulan di belakang penumpukan lebih lanjut dalam stok minyak mentah AS dan kekhawatiran tentang pertumbuhan permintaan yang lebih rendah. Minyak mentah berjangka Brent naik 12 sen, atau...

ANOTHER NEWS
Saham AS Dibuka Sedikit Lebih Tinggi Seiring Investor Menunggu Keputusan Fed
Wednesday, 19 June 2019 20:43 WIB Saham A.S. melihat awal yang sedikit lebih tinggi pada hari Rabu menjelang hasil dari pertemuan Federal Reserve yang diperkirakan akan membiarkan suku bunga tidak berubah tetapi berpotensi memberi sinyal bahwa pembuat kebijakan bergerak menuju...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.