Terhentinya Reli Minyak Berlanjut Karena Persediaan AS Mengalami Lonjakan
Thursday, 4 April 2019 13:11 WIB | COMMODITY |MinyakWTIBrent

Reli minyak berhenti untuk hari kedua karena kekhawatiran kelebihan pasokan muncul kembali setelah persediaan minyak mentah AS mengalami lonjakan terbesarnya sejak Januari lalu.

Kontrak berjangka di New York naik tipis untuk hari kedua setelah melonjak 5,5 persen dalam tiga hari hingga Selasa. Stok minyak di Amerika meningkat 7,24 juta barel pekan lalu, menurut angka Administrasi Informasi Energi, melampaui estimasi analis dan industri. Optimisme AS dan China semakin dekat dengan perjanjian perdagangan yang cenderung mencegah penurunan lebih tajam.

Pengurangan pasokan yang dipimpin Arab Saudi oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya telah memberikan dorongan terbesar untuk kenaikan 37 persen untuk harga minyak tahun ini. Dalam beberapa hari terakhir, anggota OPEC Iran dan Nigeria menyuarakan dukungan untuk memperpanjang pengurangan output setelah akhir Juni. Stabilisasi yang terlihat jelas dalam ekonomi Tiongkok dan penurunan perdagangan antara dua ekonomi terbesar meningkatkan prospek permintaan.

Minyak mentah WTI untuk pengiriman bulan Mei turun 10 sen, atau 0,2 persen, ke level $ 62,36 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 12:24 siang di Singapura setelah jatuh sebanyak 15 sen sebelumnya. Kontrak ditutup turun 0,2 persen pada hari Rabu.

Brent untuk penyelesaian bulan Juni diperdagangkan 4 sen lebih rendah pada level $ 69,27 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London setelah naik sebanyak 17 sen sebelumnya. Minyak mentah acuan global berada pada premi $ 6,84 untuk minyak WTI. (knc)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

Minyak Menuju Kenaikan Mingguan Back-to-Back Ditengah Mencairnya Tensi Perang Perdagangan
Friday, 23 August 2019 13:59 WIB

Minyak menuju kenaikan mingguan back-to-back pertamanya sejak Juni ditengah tanda-tanda AS dan China yang bisa mendekati kesepakatan perdagangan dan seiring meningkatnya daftar bank sentral memulai pelonggaran kebijakan untuk menopang pertumbuhan. Kontrak berjangka di New York lebih tinggi pada har...

Minyak Menuju Gain Mingguan pada Tanda-Tanda Meredanya Perdagangan, Stok yang Lebih Ketat
Friday, 23 August 2019 07:50 WIB

Minyak berada di jalur untuk kenaikan mingguan, didukung oleh tanda-tanda meredanya ketegangan perdagangan antara AS dan China dan setelah data resmi menunjukkan penurunan dalam persediaan minyak mentah AS. Kontrak berjangka di New York naik 0,1%, setelah jatuh 0,6% pada hari Kamis. Minyak A.S. nai...

Minyak Stabil Karena Perhatian Beralih ke Pelonggaran Moneter Dari Persediaan
Thursday, 22 August 2019 14:11 WIB

Minyak stabil setelah mengalami penurunan pertamanya minggu ini karena perhatian beralih dari memperluas stok bahan bakar Amerika ke prospek pelonggaran moneter saat para bankir sentral dunia berkumpul di Jackson Hole, Wyoming. Kontrak berjangka di New York sedikit berubah setelah naik sebanyak 0,8...

Minyak Naik Karena Perhatian Beralih Dari Persediaan Menjadi Pelonggaran Moneter
Thursday, 22 August 2019 08:13 WIB

Minyak naik karena perhatian beralih dari perluasan stok bahan bakar Amerika ke prospek pelonggaran moneter saat para bankir sentral dunia berkumpul di Jackson Hole, Wyoming. Kontrak berjangka naik sebanyak 0,7% di New York, rebound dari penurunan 1,2% pada hari Rabu yang didorong oleh lonjakan yan...

Minyak Naik Terkait Kekhawatiran Laporan Stok AS Mengimbangi Resesi
Wednesday, 21 August 2019 13:56 WIB

Minyak naik setelah sebuah laporan industri mengindikasikan bahwa persediaan minyak mentah AS turun untuk pertama kalinya dalam tiga minggu terakhir, melawan kekhawatiran yang berkembang bahwa ekonomi global menuju resesi. Kontrak berjangka di New York naik sebanyak 0,6% setelah rebound untuk ditut...

ANOTHER NEWS
Minyak merosot 2,1% seiring meningkatnya perang dagang AS-China
Saturday, 24 August 2019 03:44 WIB Harga minyak turun pada hari Jumat setelah China merilis tarif pembalasan sekitar $75 miliar terhadap barang AS, ini menandai eskalasi lain dari sengketa perdagangan yang berlarut-larut antara dua ekonomi terbesar dunia tersebut. Minyak mentah...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.