Reli Minyak Terhenti Setelah Persediaan Minyak Mentah AS Meningkat
Thursday, 4 April 2019 07:48 WIB | COMMODITY |MinyakWTIBrent

Lonjakan minyak sejauh ini pada tahun ini berhenti setelah sebuah laporan menunjukkan pasokan minyak mentah AS mengalami kenaikan terbesarnya sejak Januari lalu dan produksi mencapai rekornya.

Minyak mentah berjangka sedikit berubah, setelah turun 0,2 persen pada hari Rabu. Laporan Administrasi Informasi Energi AS memperbarui pertanyaan tentang kelebihan pasokan global, menunjukkan stok minyak mentah tumbuh 7,24 juta barel pekan lalu, melampaui estimasi analis dan industri. Harga mendapat dukungan dari tanda-tanda kemajuan antara AS dan China dalam kesepakatan perdagangan.

Minyak mentah WTI untuk pengiriman bulan Mei stabil di level $ 62,45 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 9:23 pagi waktu Sydney. WTI untuk bulan Mei menetap 12 sen lebih rendah pada level $ 62,46 per barel pada hari Rabu.

Brent untuk penyelesaian harga bulan Juni merosot 6 sen menjadi menetap di level $ 69,31 di ICE Futures Europe exchange, setelah sebelumnya bergerak ke level tertinggi $ 69,96. Premium minyak mentah acuan global untuk minyak West Texas Intermediate (WTI) adalah $ 6,79 per barel untuk bulan yang sama. (knc)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

Minyak Turun Di Tengah Ketidakpastian Perang Perdagangan dan Pemotongan Pasokan OPEC
Friday, 8 November 2019 19:50 WIB

Minyak turun seiring para pedagang menunggu lebih banyak tanda-tanda konkret bahwa AS dan China sedang menyelesaikan sengketa perdagangan mereka, dan di tengah kekhawatiran bahwa OPEC dan mitranya tidak akan memperdalam pembatasan produksi untuk mencegah kelebihan pasokan. Kontrak berjangka turun s...

Minyak Melanjutkan Kenaikannya Ditengah Kesepakatan Pembatalan Tarif Perdagangan
Thursday, 7 November 2019 19:27 WIB

Minyak melonjak ketika China dan AS membuat kemajuan dalam menyelesaikan sengketa perdagangan yang telah membebani pasar global tahun ini, mengimbangi tanda-tanda bahwa OPEC dan mitranya tidak akan melakukan pengurangan pasokan yang lebih dalam. Minyak mentah Brent naik sebanyak 1,5% di London, mem...

Minyak Turun Dari Enam Minggu Tertinggi Karena Tanda-Tanda Pasokan AS Melanjutkan Kenaikannya
Wednesday, 6 November 2019 18:18 WIB

Minyak turun dari level enam minggu tertinggi terkait tanda-tanda kenaikan lain dalam minyak mentah AS menegaskan kembali pandangan yang berlaku bahwa pasar global dipasok dengan nyaman. Kontrak berjangka turun sebanyak 0,8% di New York setelah sebelumnya naik 5,6% selama tiga sesi terakhir. Americ...

Minyak Menguat Setelah AS, Data Tiongkok Meningkatkan Permintaan Outlook
Monday, 4 November 2019 18:28 WIB

Minyak mempertahankan kenaikan terbesarnya dalam hampir tujuh minggu terakhir setelah membaiknya AS dan data ekonomi China membantu prospek permintaan dan Saudi Aramco mengatakan akan terus maju dengan penawaran umum perdana yang telah lama ditunggu-tunggu. Kontrak berjangka naik 0,8% di New York s...

Minyak Menuju Penurunan Mingguan Terbesarnya Dalam Satu Bulan Terakhir
Friday, 1 November 2019 14:03 WIB

Minyak menuju kerugian mingguan terbesarnya dalam sebulan terakhir karena membengkaknya stok di Amerika dan keraguan baru atas kesepakatan perdagangan jangka panjang antara AS dan China menyarankan pasokan akan tetap melampaui permintaan. Kontrak berjangka beringsut lebih tinggi di New York pada ha...

ANOTHER NEWS
Saham Eropa Ditutup Lebih Rendah Di Tengah Kekhawatiran Perdagangan AS-Cina
Wednesday, 13 November 2019 23:56 WIB Saham Eropa ditutup lebih rendah pada hari Rabu di tengah kekhawatiran atas pembicaraan perdagangan AS-China, sementara investor memantau komentar dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell. Pan-European Stoxx 600 turun 0,2% di level 406,04 selama...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.