Minyak Terus Mendorong Lebih Tinggi Karena Output OPEC Turun untuk Bulan Keempat
Tuesday, 2 April 2019 13:52 WIB | COMMODITY |MinyakWTIBrent

Minyak menambah kenaikan terbesarnya dalam lebih dari dua minggu terakhir setelah bukti baru dari tekad koalisi OPEC + untuk memangkas produksi dan krisis yang semakin dalam di Venezuela mendukung prospek kenaikan harga.

Kontrak berjangka di New York naik sebanyak 0,7 persen setelah melonjak 2,4 persen di sesi sebelumnya. Produksi minyak mentah OPEC turun untuk bulan keempat di bulan Maret, data menunjukkan hari Senin. Pemadaman listrik di Venezuela semakin menekan pasokan, sementara stok AS mungkin turun 900.000 barel pekan lalu, menurut survei Bloomberg sebelum angka resmi jatuh tempo pada hari Rabu.

Harga minyak telah menguat sekitar 36 persen tahun ini karena efektivitas pemotongan produksi yang dipimpin Arab Saudi, serta tanda-tanda baru-baru ini terhadap prospek pertumbuhan global mungkin tidak seburuk yang dikhawatirkan sebelumnya. Pengurangan output, yang akan berakhir pada Juni, dapat dengan mudah diperpanjang, Menteri Perminyakan Iran Bijan Namdar Zanganeh mengatakan pada hari Senin di Moskow setelah bertemu dengan rekannya dari Rusia.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman bulan Mei naik 16 sen ke level $ 61,75 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 2:30 siang di Singapura. Ini naik sebanyak 43 sen sebelumnya dan mencapai rekornya pada level $ 62,02, harga intraday tertinggi sejak 8 November.

Brent untuk penyelesaian bulan Juni menguat 15 sen ke level $ 69,16 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Premium minyak mentah acuan global WTI untuk bulan yang sama merosot menjadi $ 7,30 per barel. (knc)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

Minyak Brent Naik Di Atas $ 32 Terkait Harapan Kesepakatan Produksi
Friday, 3 April 2020 18:52 WIB

Minyak mentah Brent berjangka naik ke level tertinggi $ 33,05 per barel pada hari Jumat di tengah meningkatnya harapan kesepakatan global baru untuk memangkas pasokan minyak mentah global. Minyak mentah Brent LCOc1 berjangka naik 9,3%, atau $ 2,79, ke level $ 32,73 per barel pada pukul 10:14 GMT. B...

Minyak Naik 10% Setelah Trump Mengatakan Berharap Perseteruan Arab Saudi-Rusia Segera Berakhir
Thursday, 2 April 2020 19:26 WIB

Harga minyak menguat pada hari Kamis setelah Presiden Donald Trump membicarakan kemungkinan Arab Saudi dan Rusia mengakhiri pertikaian yang berkontribusi pada penurunan besar minyak mentah sejak bulan lalu. Kontrak berjangka untuk minyak West Texas Intermediate (WTI) naik $ 2,11, atau 10,4%, ke lev...

Harga Minyak Segera Bisa Menjadi Negatif Karena Dunia Kehabisan Tempat Untuk Penyimpanan
Wednesday, 1 April 2020 19:18 WIB

Penyimpanan minyak global dapat mencapai kapasitas maksimum dalam beberapa minggu, kata analis energi kepada CNBC, ketika krisis coronavirus secara dramatis mengurangi konsumsi dan beberapa produsen minyak mentah paling kuat di dunia mulai meningkatkan produksinya. Pandemi virus corona berarti nega...

Minyak Naik Setelah Menyentuh Posisi 18-Tahun Terendah
Tuesday, 31 March 2020 19:17 WIB

Harga minyak naik pada hari Selasa setelah Presiden AS Donald Trump dan mitra Rusia Vladimir Putin setuju untuk pembicaraan yang bertujuan untuk menstabilkan pasar energi, dengan minyak acuan rebound dari posisi terendah 18 tahun yang tertekan ketika wabah coronavirus memangkas permintaan bahan baka...

Minyak AS Merosot Tajam Di Bawah $ 20 Karena Lockdown Menekan Permintaan
Monday, 30 March 2020 18:51 WIB

Harga minyak turun tajam pada hari Senin, dengan minyak mentah AS sesaat turun di bawah $ 20 dan Brent mencapai level terendah dalam 18 tahun terakhir, di tengah kekhawatiran bahwa penghentian virus corona global dapat berlangsung beberapa bulan dan permintaan bahan bakar dapat menurun lebih jauh. ...

ANOTHER NEWS
Saham HongKong dibuka dengan keuntungan
Monday, 6 April 2020 08:46 WIB Saham Hong Kong naik lebih dari satu persen dalam beberapa menit pertama hari Senin, seiring dengan kenaikan di seluruh Asia, pasca beberapa negara melaporkan lebih sedikit kematian akibat virus pada akhir pekan. Indeks Hang Seng naik 1,39 persen,...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.