Minyak Perpanjang 1 Dekade Berjalan Terbaik Karena Data China Meredakan Kekhawatiran Perlambatan
Monday, 1 April 2019 13:15 WIB | COMMODITY |MinyakWTIBrent

Minyak memperpanjang kenaikan di atas $ 60 per barel pada tanda-tanda ekonomi terbesar kedua di dunia itu stabil, dan karena investor berharap untuk terobosan dalam pembicaraan perdagangan AS-China yang akan dilanjutkan minggu ini.

Minyak mentah berjangka naik sebanyak 0,6 persen di New York, setelah mencapai kuartal terkuat mereka sejak 2009. PMI manufaktur China, indikator ekonomi resmi pertama untuk bulan Maret, meredakan kekhawatiran atas prospek ekonomi global dan mendorong sentimen pasar keuangan. Wakil Perdana Menteri China Liu He akan melakukan perjalanan ke Washington untuk bertemu dengan negosiator A.S. dari hari Rabu, serta duduk bersama dengan Presiden Donald Trump.

Harga minyak menguat 32 persen pada kuartal pertama karena Arab Saudi memimpin Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya dalam menekan pasokan untuk mencegah kelebihan pasokan. Perang perdagangan antara dua ekonomi terbesar dunia dan tanda-tanda melambatnya pertumbuhan ekonomi global telah membatasi keuntungan lebih lanjut.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman bulan Mei naik 35 sen ke level $ 60,49 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 12:17 siang di Singapura. Kontrak naik 1,4 persen menjadi $ 60,14 pada hari Jumat. Ini merupakan kenaikan terbesar sejak Juni 2009 kuartal terakhir.

Brent untuk penyelesaian bulan Juni naik 0,8 persen ke level $ 68,12 di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Minyak mentah acuan global berada pada premi $ 7,47 untuk minyak WTI. (knc)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

Minyak Dekati Level $ 59 Karena Kesepakatan Perdagangan Mendorong Pasokan Yang Berlimpah
Friday, 17 January 2020 19:20 WIB

Minyak mendekati level $ 59 per barel di New York setelah mengalami kenaikan terbesarnya dalam hampir dua minggu terakhir setelah AS dan China menandatangani perjanjian perdagangan, meskipun tetap dibatasi oleh tanda-tanda bahwa pasokan tetap berlimpah. Kontrak berjangka naik 0,5%, setelah meningka...

Minyak Dekati 6 Minggu Terendah Karena Pasokan Yang Cukup Mengimbangi Harapan Perdagangan
Thursday, 16 January 2020 18:29 WIB

Minyak diperdagangkan mendekati level penutupan terendah dalam enam minggu karena harapan hati-hati bahwa pakta perdagangan AS-China akan mendukung permintaan diimbangi oleh tanda-tanda pasokan yang cukup. Kontrak berjangka bertahan di dekat $ 58 per barel pada hari Kamis setelah menyelesaikan hari...

Minyak Pertahankan Penurunan Mingguan Terbesar Sejak Juli Karena Meredanya Ketegangan di Teluk
Monday, 13 January 2020 19:50 WIB

Minyak stabil setelah mengalami penurunan mingguan terbesarnya sejak Juli lalu terkait pelonggaran ketegangan geopolitik di Timur Tengah mengalihkan perhatian kembali ke melimpahnya pasokan baru yang akan melanda pasar tahun ini. Ancaman perang langsung telah surut sejak Teheran menembakkan rudal k...

Harga Minyak Lanjutkan Penurunannya Seiring Meredanya Ketegangan AS-Iran
Friday, 10 January 2020 13:54 WIB

Harga minyak terus bergerak menurun pada hari Jumat di Asia dan menuju untuk mencatatkan kerugian mingguan pertama mereka sejak November lalu ketika konflik antara AS-Iran mereda. Minyak Mentah AS WTI berjangka turun 0,2% ke level $ 59,48 pada pukul 12:50 ET (04:50 GMT), sementara Minyak Internasio...

Minyak Menuju Kerugian Mingguan Pertamanya Sejak November Karena Menurunnya Resiko
Friday, 10 January 2020 07:29 WIB

Minyak menuju kerugian mingguan pertamanya sejak November lalu karena prospek perang terbuka di Teluk Persia surut, mengurangi kekhawatiran gangguan pasokan di Timur Tengah. Kontrak berjangka di New York sedikit berubah, menuju untuk turun lebih dari 5% minggu ini. DPR AS memberikan suara pada hari...

ANOTHER NEWS
AS Rilis Aturan yang Membatasi 'Wisata Kelahiran
Friday, 24 January 2020 11:43 WIB Sementara pemerintahan Trump menambah hambatan lainnya bagi pengunjung yang datang ke Amerika Serikat (AS) dari luar negeri, aturan hukum bisa membatasi pejabat untuk menghentikan perempuan hamil memperoleh visa. Aturan visa baru yang diterbitkan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.