Harga Minyak Naik pada PDB AS yang Optimis, Data Caixin Tiongkok
Friday, 1 March 2019 14:21 WIB | COMMODITY |MinyakWTIBrent

Harga minyak naik pada hari Jumat di Asia di tengah data PDB AS dan data PMI China yang kuat.

Minyak Mentah AS WTI berjangka naik 0,7% ke level $ 57,63 per barel pada pukul 1:34 ET (06:34 GMT). Minyak International Brent berjangka juga naik 0,9% menjadi $ 66,89 per barel.

Keuntungan datang di belakang data produk domestik bruto (PDB) AS yang menunjukkan pertumbuhan tahunan yang disesuaikan secara musiman sebesar 2,6% pada kuartal keempat, karena para pedagang berharap pertumbuhan yang lebih cepat dapat membuat kenaikan permintaan minyak.

Pada hari Rabu, WTI melonjak 2,6% setelah data energi mingguan terbaru dari Administrasi Informasi Energi AS menunjukkan penurunan persediaan minyak mentah domestik yang memvalidasi pengurangan produksi OPEC. Penentangan kelompok produsen terhadap tawaran Presiden A.S. Donald Trump untuk memudahkan pengurangan produksi juga mendorong pasar.

Harga minyak mentah naik sebanyak 8% pada bulan Februari, memperpanjang kenaikan mereka dari reli Januari.

Pada hari Jumat, harga juga didukung oleh data PMI Caixin China yang lebih baik dari perkiraan.

Indeks Manajer Pembelian Manufaktur Caixin / Markit berada di angka 49,9 pada bulan Februari, lebih tinggi dari yang diharapkan 48,5 dan bulan lalu berada di angka 48,3. (knc)

Sumber : Investing.com

RELATED NEWS

Harga Minyak Turun Setelah Laporan API Menunjukkan Lonjakan Pada Stok AS
Wednesday, 11 December 2019 20:23 WIB

Minyak berjangka turun lebih awal setelah laporan persediaan AS pada Selasa malam menunjukkan kenaikan mingguan yang lebih besar dari yang diperkirakan dan seiring para investor mengawasi pembaruan kebijakan dari Federal Reserve, yang dapat memberikan panduan pada kesehatan ekonomi domestik, faktor ...

Minyak Stabil di Dekat 12-Minggu Tertinggi Ditengah Menyusutnya Stok, Kekhawatiran Perdagangan
Tuesday, 10 December 2019 19:34 WIB

Minyak stabil di dekat level 12-minggu tertinggi di New York, didukung oleh tanda-tanda menyusutnya persediaan minyak mentah AS yang belum ditutup oleh berlanjutnya alasan dalam perang perdagangan antara AS-China. Minyak West Texas Intermediate (WTI) berjangka sedikit berubah, setelah sempat melonj...

Harga Minyak Turun Seiring Lemahnya Ekspor China Menyoroti Dampak Perang Dagang
Monday, 9 December 2019 18:36 WIB

Harga minyak turun pada hari Senin setelah data yang menunjukkan ekspor China turun selama empat bulan berturut-turut, memicu kekhawatiran melalui pasar yang sudah gelisah tentang penurunan yang terjadi pada permintaan global oleh perang perdagangan antara Washington dan Beijing. Brent berjangka tu...

Harga Minyak Turun Meskipun OPEC+ Memangkas Pasokannya
Friday, 6 December 2019 13:26 WIB

Harga minyak turun pada hari Jumat di Asia bahkan setelah Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya sepakat untuk meningkatkan pengurangan produksi hampir 50% pada awal tahun 2020. Minyak mentah AS WTI berjangka diperdagangkan 0,3% lebih rendah ke level $ 58,27 pada pukul 12:29 siang...

Harga Minyak Berayun Setelah OPEC+ Gagal Menurunkan Target Output Baru
Friday, 6 December 2019 07:57 WIB

Minyak berada di dekat level $ 58 per barel karena koalisi OPEC+ gagal untuk menjabarkan rincian perjanjian untuk menyesuaikan target produksi resminya bahkan setelah enam jam perundingan di Wina. Kontrak berjangka sedikit berubah di New York setelah berputar sepanjang sesi sebelumnya. Sementara Or...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong Melonjak Terkait Laporan Perjanjian Perdagangan (Review)
Saturday, 14 December 2019 04:24 WIB Saham-saham Hong Kong melonjak lebih dari dua persen pada hari Jumat setelah laporan mengatakan China dan AS akhirnya mencapai kesepakatan perdagangan parsial yang akan memperlihatkan Washington membatalkan tarif yang akan dikenakan pada akhir...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.