Minyak Catatkan Gain 3 Hari Karena Pedagang Mengkaji Potensi Hasil Tarif AS-Tiongkok
Friday, 15 February 2019 04:05 WIB | COMMODITY |MinyakWTIBrent

Harga minyak mengakhiri hari Kamis dengan lebih tinggi karena para pedagang mengkaji hasil potensial untuk pembicaraan perdagangan AS-China, yang kemungkinan akan berdampak langsung pada permintaan energi.

Harga minyak mentah mendapat dukungan dari ekspektasi bahwa AS akan memperpanjang tenggat waktu untuk menerapkan tarif tambahan untuk barang-barang Tiongkok hingga 60 hari, menurut Bloomberg News, tetapi harga juga menghabiskan sebagian waktu sesi perdagangan yang lebih rendah.

Pembicaraan perdagangan antara kedua negara berlanjut. Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin dan Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer akan bertemu dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing pada hari Jumat, South China Morning Post melaporkan.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman bulan Maret naik 51 sen, atau 1%, untuk menetap di level $ 54,41 di New York Mercantile Exchange ” level tertinggi sejak 4 Februari lalu, menurut Dow Jones Market Data.

Sementara itu, Minyak Brent untuk bulan April menguat 96 sen, atau 1,5%, ke level $ 64,57 di bursa ICE Futures Europe. Harga kembali membukukan penutupan tertingginya sejak November lalu. (knc)

Sumber : Market Watch

RELATED NEWS

Harga Minyak Stabil Di Tengah Kemungkinan Pemotongan Pasokan Yang Lebih Dalam
Friday, 14 February 2020 12:59 WIB

Harga minyak stabil pada hari Jumat di Asia di tengah kemungkinan pemotongan pasokan yang lebih dalam dari produsen utama. Minyak Mentah AS WTI Berjangka naik tipis 0,1% ke level $ 51,48 pada pukul 12:30 ET (04:30 GMT). Minyak International Brent Berjangka sedikit berubah pada level $ 56,35. Organ...

Minyak Menuju Kenaikan Mingguan Seiring Meredanya Kekhawatiran Akan Virus Korona
Friday, 14 February 2020 07:28 WIB

Minyak berada di jalur untuk membukukan kenaikan mingguan pertamanya sejak awal Januari lalu di tengah optimisme bahwa wabah virus korona bisa mereda. Kontrak berjangka di New York sedikit berubah, setelah naik 0,5% pada hari Kamis. Mereka naik lebih dari 2% selama seminggu, di jalur untuk menembus...

Reli Minyak Berjalan Menjadi Bergejolak Setelah Meningkatnya Kasus Virus China
Thursday, 13 February 2020 13:17 WIB

Rebound harga minyak yang baru terjadi bergejolak setelah provinsi Hubei China melaporkan hampir 15.000 kasus virus corona baru ketika mengubah metode untuk menghitung infeksi. Pemerintah provinsi yang menjadi pusat wabah mengatakan telah melakukan peninjauan terhadap kasus-kasus yang dicurigai di ...

Minyak Memperpanjang Rally Di Atas $ 50 Pada Optimisme Stabilisasi Virus
Thursday, 13 February 2020 07:34 WIB

Minyak memperpanjang rebound untuk hari ketiga terkait optimisme ekonomi global dapat pulih dari dampak virus corona yang dapat meningkatkan kepercayaan investor. Kontrak berjangka di New York naik 0,6%, setelah melonjak 2,5% pada hari Rabu. Kasus-kasus baru dari virus yang dilaporkan di China mung...

Harga Minyak Naik Ditengah Meningkatnya Persediaan Minyak Mentah
Wednesday, 12 February 2020 13:15 WIB

Harga minyak naik pada hari Rabu di Asia setelah American Petroleum Institute (API) melaporkan bahwa persediaan minyak mentah AS melonjak tajam minggu lalu. Minyak Mentah AS WTI berjangka naik 1,4% ke level $ 50,64 pada pukul 12:40 ET (04:40 GMT). Minyak International Brent berjangka menguat 1,9% k...

ANOTHER NEWS
Saham Tokyo Dibuka Turun Terkait Kekhawatiran Virus yang Masih Berlangsung
Monday, 17 February 2020 07:37 WIB Saham Tokyo dibuka lebih rendah pada hari Senin karena kekhawatiran atas penyebaran global virus corona baru yang masih berlangsung. Indeks acuan Nikkei 225 turun 0,81 persen atau 191,88 poin menjadi 23.495,71 pada awal perdagangan, sementara...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.