Minyak Menuju Penurunan Mingguan Tertekan oleh Risiko Venezuela dan Perang Perdagangan
Friday, 25 January 2019 08:23 WIB | COMMODITY |MinyakWTIBrent

Minyak menuju penurunan mingguan pertamanya dalam empat minggu terakhir karena para investor tertekan oleh prospek untuk pembicaraan perdagangan AS-China dan lonjakan yang mengejutkan dalam persediaan minyak mentah AS terhadap krisis yang semakin dalam di Venezuela-anggota OPEC.

Kontrak berjangka di New York sedikit berubah, berada di jalur untuk kerugian mingguan menjadi 1,2 persen. Sementara AS dan China akhirnya bisa mencapai kesepakatan perdagangan, mereka masih "bermil-mil" dari menyelesaikan perbedaan mereka, kata Sekretaris Perdagangan Wilbur Ross. Persediaan minyak mentah AS mengalami lonjakan terbesarnya sejak November lalu meskipun ekspektasi untuk penurunan. Sementara itu, meningkatnya ketidakstabilan di Venezuela membuat tugas OPEC untuk menyeimbangkan kembali pasar minyak menjadi lebih rumit.

Persediaan minyak mentah AS meningkat 7,97 juta barel pekan lalu, sementara stok bensin naik ke rekor tertinggi, menurut laporan dari Administrasi Informasi Energi pada hari Kamis.

Stok minyak mentah diperkirakan turun 750.000 barel dalam survei analis Bloomberg sebelum data EIA dirilis.

OPEC mengambil alih biaya pasar minyak setelah menghentikan produksi yang akan membantu Brent untuk perlahan-lahan naik ke level $ 70 per barel tahun ini, kata Marco Dunand, ketua eksekutif pedagang komoditas Mercuria Energy Group Ltd.

Menteri Luar Negeri Michael Pompeo memerintahkan semua pegawai pemerintah AS yang tidak darurat untuk meninggalkan Venezuela karena meningkatnya bahaya bagi orang Amerika setelah Presiden Donald Trump mengakui Juan Guaido sebagai pemimpin negara.

Minyak mentah WTI untuk pengiriman bulan Maret diperdagangkan pada level $ 53,15 / bbl di Nymex, naik 2c, pada jam 9:09 pagi di Tokyo. Kontrak menguat 51c ke level $ 53,13 pada hari Kamis.

Minyak mentah Brent untuk pengiriman bulan Maret turun 5c ke level $ 61,09 / bbl di ICE Futures Europe exchange pada hari Kamis, merosot menjadi 2,6% selama minggu ini. (knc)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

Minyak Dekati Level $ 59 Karena Kesepakatan Perdagangan Mendorong Pasokan Yang Berlimpah
Friday, 17 January 2020 19:20 WIB

Minyak mendekati level $ 59 per barel di New York setelah mengalami kenaikan terbesarnya dalam hampir dua minggu terakhir setelah AS dan China menandatangani perjanjian perdagangan, meskipun tetap dibatasi oleh tanda-tanda bahwa pasokan tetap berlimpah. Kontrak berjangka naik 0,5%, setelah meningka...

Minyak Dekati 6 Minggu Terendah Karena Pasokan Yang Cukup Mengimbangi Harapan Perdagangan
Thursday, 16 January 2020 18:29 WIB

Minyak diperdagangkan mendekati level penutupan terendah dalam enam minggu karena harapan hati-hati bahwa pakta perdagangan AS-China akan mendukung permintaan diimbangi oleh tanda-tanda pasokan yang cukup. Kontrak berjangka bertahan di dekat $ 58 per barel pada hari Kamis setelah menyelesaikan hari...

Minyak Pertahankan Penurunan Mingguan Terbesar Sejak Juli Karena Meredanya Ketegangan di Teluk
Monday, 13 January 2020 19:50 WIB

Minyak stabil setelah mengalami penurunan mingguan terbesarnya sejak Juli lalu terkait pelonggaran ketegangan geopolitik di Timur Tengah mengalihkan perhatian kembali ke melimpahnya pasokan baru yang akan melanda pasar tahun ini. Ancaman perang langsung telah surut sejak Teheran menembakkan rudal k...

Harga Minyak Lanjutkan Penurunannya Seiring Meredanya Ketegangan AS-Iran
Friday, 10 January 2020 13:54 WIB

Harga minyak terus bergerak menurun pada hari Jumat di Asia dan menuju untuk mencatatkan kerugian mingguan pertama mereka sejak November lalu ketika konflik antara AS-Iran mereda. Minyak Mentah AS WTI berjangka turun 0,2% ke level $ 59,48 pada pukul 12:50 ET (04:50 GMT), sementara Minyak Internasio...

Minyak Menuju Kerugian Mingguan Pertamanya Sejak November Karena Menurunnya Resiko
Friday, 10 January 2020 07:29 WIB

Minyak menuju kerugian mingguan pertamanya sejak November lalu karena prospek perang terbuka di Teluk Persia surut, mengurangi kekhawatiran gangguan pasokan di Timur Tengah. Kontrak berjangka di New York sedikit berubah, menuju untuk turun lebih dari 5% minggu ini. DPR AS memberikan suara pada hari...

ANOTHER NEWS
AS Rilis Aturan yang Membatasi 'Wisata Kelahiran
Friday, 24 January 2020 11:43 WIB Sementara pemerintahan Trump menambah hambatan lainnya bagi pengunjung yang datang ke Amerika Serikat (AS) dari luar negeri, aturan hukum bisa membatasi pejabat untuk menghentikan perempuan hamil memperoleh visa. Aturan visa baru yang diterbitkan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.