Minyak Hentikan Kenaikannya Karena Risiko Ekonomi Bebani Pemangkasan OPEC
Tuesday, 22 January 2019 13:16 WIB | COMMODITY |MinyakWTIBrent

Minyak menghentikan kenaikan di dekat level dua bulan tertinggi karena investor terbebani oleh kekhawatiran atas prospek ekonomi global terhadap kinerja koalisi OPEC pada pengurangan output yang dijanjikan.

Kontrak berjangka di New York turun 0,7 persen dari penutupan pada hari Jumat, ketika menambahkan 3,3 persen. Sinyal bullish dari Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya pada pembatasan pasokan telah mengurangi kekhawatiran investor akan kelebihan pasokan. Namun, ketegangan perdagangan dan politik membebani harga. Presiden China Xi Jinping mengisyaratkan kekhawatiran baru tentang implikasi perlambatan ekonomi sementara Dana Moneter Internasional (IMF) memangkas perkiraan pertumbuhan globalnya.

Minyak meraih awal terbaiknya dalam 18 tahun terakhir setelah kemerosotan pada kuartal terakhir karena OPEC dan mitranya memulai pembatasan produksi baru yang bertujuan mengurangi 1,2 juta barel per hari dari pasar sampai Juni mendatang. Penurunan jumlah rig pengeboran minyak di AS ke level terendah sejak Mei juga telah meredakan kekhawatiran tentang kelebihan dari aliran rig yang memecahkan rekor. Namun, kekhawatiran tetap ada setelah ekonomi China berkembang pada laju tahunan paling lambat sejak tahun 1990.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman bulan Februari, yang berakhir hari Selasa, berada di level $ 53,44 per barel di New York Mercantile Exchange, turun 36 sen, pada pukul 1:03 siang di Tokyo. Kontrak yang lebih aktif untuk pengiriman bulan Maret turun 33 sen ke level $ 53,71. Tidak ada penutupan harga pada hari Senin karena liburan Martin Luther King Jr di A.S. Semua transaksi akan dipesan pada hari Selasa.

Brent untuk penyelesaian bulan Maret turun 49 sen menjadi $ 62,25 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Kontrak naik 4 sen ke level $ 62,74 pada hari Senin. Minyak mentah acuan global berada pada premi $ 8,53 untuk WTI pada bulan yang sama. (knc)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

Minyak Dekati Level $ 59 Karena Kesepakatan Perdagangan Mendorong Pasokan Yang Berlimpah
Friday, 17 January 2020 19:20 WIB

Minyak mendekati level $ 59 per barel di New York setelah mengalami kenaikan terbesarnya dalam hampir dua minggu terakhir setelah AS dan China menandatangani perjanjian perdagangan, meskipun tetap dibatasi oleh tanda-tanda bahwa pasokan tetap berlimpah. Kontrak berjangka naik 0,5%, setelah meningka...

Minyak Dekati 6 Minggu Terendah Karena Pasokan Yang Cukup Mengimbangi Harapan Perdagangan
Thursday, 16 January 2020 18:29 WIB

Minyak diperdagangkan mendekati level penutupan terendah dalam enam minggu karena harapan hati-hati bahwa pakta perdagangan AS-China akan mendukung permintaan diimbangi oleh tanda-tanda pasokan yang cukup. Kontrak berjangka bertahan di dekat $ 58 per barel pada hari Kamis setelah menyelesaikan hari...

Minyak Pertahankan Penurunan Mingguan Terbesar Sejak Juli Karena Meredanya Ketegangan di Teluk
Monday, 13 January 2020 19:50 WIB

Minyak stabil setelah mengalami penurunan mingguan terbesarnya sejak Juli lalu terkait pelonggaran ketegangan geopolitik di Timur Tengah mengalihkan perhatian kembali ke melimpahnya pasokan baru yang akan melanda pasar tahun ini. Ancaman perang langsung telah surut sejak Teheran menembakkan rudal k...

Harga Minyak Lanjutkan Penurunannya Seiring Meredanya Ketegangan AS-Iran
Friday, 10 January 2020 13:54 WIB

Harga minyak terus bergerak menurun pada hari Jumat di Asia dan menuju untuk mencatatkan kerugian mingguan pertama mereka sejak November lalu ketika konflik antara AS-Iran mereda. Minyak Mentah AS WTI berjangka turun 0,2% ke level $ 59,48 pada pukul 12:50 ET (04:50 GMT), sementara Minyak Internasio...

Minyak Menuju Kerugian Mingguan Pertamanya Sejak November Karena Menurunnya Resiko
Friday, 10 January 2020 07:29 WIB

Minyak menuju kerugian mingguan pertamanya sejak November lalu karena prospek perang terbuka di Teluk Persia surut, mengurangi kekhawatiran gangguan pasokan di Timur Tengah. Kontrak berjangka di New York sedikit berubah, menuju untuk turun lebih dari 5% minggu ini. DPR AS memberikan suara pada hari...

ANOTHER NEWS
AS Rilis Aturan yang Membatasi 'Wisata Kelahiran
Friday, 24 January 2020 11:43 WIB Sementara pemerintahan Trump menambah hambatan lainnya bagi pengunjung yang datang ke Amerika Serikat (AS) dari luar negeri, aturan hukum bisa membatasi pejabat untuk menghentikan perempuan hamil memperoleh visa. Aturan visa baru yang diterbitkan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.