Minyak Pertahankan Kenaikan Dekati 2 Bulan Tertinggi Terkait Tanda-Tanda Perlambatan Produksi
Monday, 21 January 2019 13:20 WIB | COMMODITY |MinyakWTIBrent

Minyak mempertahankan kenaikannya di dekat level dua bulan tertinggi karena investor menilai tanda-tanda perlambatan pertumbuhan produksi AS terhadap sinyal yang bervariasi pada output dari koalisi OPEC +.

Kontrak berjangka di New York sedikit berubah setelah melonjak 3,3 persen pada hari Jumat. Jumlah rig minyak di AS turun ke level terendahnya sejak Mei lalu, menurut data dari Baker Hughes. Sementara itu, laporan dari Badan Energi Internasional menyarankan negara-negara non-OPEC yang berjanji untuk mengurangi produksi yang meninggalkan upaya itu pada Desember. Produksi dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak mengalami penurunan terbesarnya dalam hampir dua tahun terakhir pada bulan yang sama.

Minyak memulai awal terbaiknya untuk setahun terakhir sejak 2001 silam setelah merosot hampir 40 persen pada kuartal terakhir di tengah kekhawatiran pasokan global dan konsumsi yang lebih rendah. IEA yang berbasis di Paris mengharapkan permintaan yang relatif kuat tahun ini meskipun ada tanda-tanda perlambatan ekonomi global. Sementara itu, OPEC dan mitra-mitranya termasuk Rusia telah mulai memangkas produksi untuk menyeimbangkan pasar pada saat output AS diperkirakan akan terus tumbuh.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk Februari diperdagangkan 21 sen lebih tinggi pada level $ 54,01 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 12:05 siang di Tokyo. Kontrak melonjak $ 1,73 ke level $ 53,80 pada hari Jumat untuk ditutup pada level tertinggi sejak 21 November lalu, membatasi kenaikan mingguan sebesar 4,3 persen.

Brent untuk penyelesaian Maret naik 26 sen menjadi $ 62,96 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Kontrak naik $ 1,52 ke level $ 62,70 pada hari Jumat. Minyak mentah acuan global berada pada premi $ 8,70 untuk WTI pada bulan yang sama. (knc)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

Minyak Dekati Level $ 59 Karena Kesepakatan Perdagangan Mendorong Pasokan Yang Berlimpah
Friday, 17 January 2020 19:20 WIB

Minyak mendekati level $ 59 per barel di New York setelah mengalami kenaikan terbesarnya dalam hampir dua minggu terakhir setelah AS dan China menandatangani perjanjian perdagangan, meskipun tetap dibatasi oleh tanda-tanda bahwa pasokan tetap berlimpah. Kontrak berjangka naik 0,5%, setelah meningka...

Minyak Dekati 6 Minggu Terendah Karena Pasokan Yang Cukup Mengimbangi Harapan Perdagangan
Thursday, 16 January 2020 18:29 WIB

Minyak diperdagangkan mendekati level penutupan terendah dalam enam minggu karena harapan hati-hati bahwa pakta perdagangan AS-China akan mendukung permintaan diimbangi oleh tanda-tanda pasokan yang cukup. Kontrak berjangka bertahan di dekat $ 58 per barel pada hari Kamis setelah menyelesaikan hari...

Minyak Pertahankan Penurunan Mingguan Terbesar Sejak Juli Karena Meredanya Ketegangan di Teluk
Monday, 13 January 2020 19:50 WIB

Minyak stabil setelah mengalami penurunan mingguan terbesarnya sejak Juli lalu terkait pelonggaran ketegangan geopolitik di Timur Tengah mengalihkan perhatian kembali ke melimpahnya pasokan baru yang akan melanda pasar tahun ini. Ancaman perang langsung telah surut sejak Teheran menembakkan rudal k...

Harga Minyak Lanjutkan Penurunannya Seiring Meredanya Ketegangan AS-Iran
Friday, 10 January 2020 13:54 WIB

Harga minyak terus bergerak menurun pada hari Jumat di Asia dan menuju untuk mencatatkan kerugian mingguan pertama mereka sejak November lalu ketika konflik antara AS-Iran mereda. Minyak Mentah AS WTI berjangka turun 0,2% ke level $ 59,48 pada pukul 12:50 ET (04:50 GMT), sementara Minyak Internasio...

Minyak Menuju Kerugian Mingguan Pertamanya Sejak November Karena Menurunnya Resiko
Friday, 10 January 2020 07:29 WIB

Minyak menuju kerugian mingguan pertamanya sejak November lalu karena prospek perang terbuka di Teluk Persia surut, mengurangi kekhawatiran gangguan pasokan di Timur Tengah. Kontrak berjangka di New York sedikit berubah, menuju untuk turun lebih dari 5% minggu ini. DPR AS memberikan suara pada hari...

ANOTHER NEWS
AS Rilis Aturan yang Membatasi 'Wisata Kelahiran
Friday, 24 January 2020 11:43 WIB Sementara pemerintahan Trump menambah hambatan lainnya bagi pengunjung yang datang ke Amerika Serikat (AS) dari luar negeri, aturan hukum bisa membatasi pejabat untuk menghentikan perempuan hamil memperoleh visa. Aturan visa baru yang diterbitkan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.