Minyak Naik Dekati 2 Minggu Tertinggi Di Tengah Risiko Ekonomi, Pengurangan Pasokan
Thursday, 3 January 2019 20:54 WIB | COMMODITY |MinyakWTIBrent

Minyak bergerak naik di New York karena kekhawatiran atas tanda-tanda pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat di China diimbangi oleh pengurangan produksi OPEC.

Kontrak berjangka meningkat mendekati $ 47 per barel, mendekati level penyelesaian tertinggi selama dua minggu terakhir. Minyak mentah pada awalnya turun sebanyak 2,6 persen terkait Apple Inc. yang mengungkapkan perlambatan yang tak terduga di China dan memangkas prospek penjualannya, hanya beberapa hari setelah data menunjukkan kondisi pabrik yang melemah di seluruh Asia.

Harga minyak rebound di tengah keyakinan OPEC yang akan melanjutkan dengan pemotongan produksi yang dijanjikan, dengan data yang menunjukkan kelompok telah membuat awal pada pembatasan yang dijanjikan.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari berada 41 sen lebih tinggi di level $ 46,95 per barel pada pukul 1:11 siang waktu London, setelah sebelumnya turun ke level $ 45,35 di New York Mercantile Exchange. Total volume yang diperdagangkan adalah sekitar 29 persen di atas rata-rata 100 hari. Kontrak berakhir $ 1,13 lebih tinggi ke level $ 46,54 pada hari Rabu.

Brent untuk penyelesaian bulan Maret 78 sen lebih tinggi pada level $ 55,69 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Minyak mentah acuan global naik 2,1 persen ke level $ 54,91 pada hari Rabu. Ini diperdagangkan dengan premi $ 8,44 hingga Maret untuk minyak WTI. (knc)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

Minyak AS Perpanjang Kenaikan Mingguan Hingga 10% Karena Ketegangan AS-Iran Menambah Reli
Friday, 21 June 2019 19:19 WIB

Harga minyak memperpanjang kenaikannya ke level tiga minggu tertinggi pada hari Jumat karena meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran menambah reli hampir 10% dalam minyak mentah AS. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) yang diperdagangkan di New York naik 45 sen, atau 0,8%, ke l...

Harga Minyak Turun Terkait Kekhawatiran Ekonomi Lebih Besar Dari Ketegangan Tanker
Monday, 17 June 2019 19:17 WIB

Harga minyak turun pada Senin ini terkait tanda-tanda perlambatan ekonomi di tengah perselisihan perdagangan internasional mulai lebih besar dari kekhawatiran pasokan yang dipicu oleh serangan terhadap kapal tanker minyak di Teluk Oman pada pekan lalu. Minyak Brent berjangka turun 35 sen, atau 0,56...

Harga Minyak Naik Setelah Terjadinya Serangan pada Dua Kapal Tanker Minyak
Friday, 14 June 2019 13:27 WIB

Harga minyak naik pada hari Jumat di Asia setelah dua kapal tanker minyak di lepas pantai Iran diserang. Tidak jelas siapa yang bertanggung jawab atas serangan terbaru. Sekretaris Negara AS Mike Pompeo menuduh Iran melakukan serangan, menyebut Republik Islam "ancaman bagi perdamaian dan stabilitas ...

Harga Minyak Turun, Didukung Oleh Serangan Kapal Tanker di Timur Tengah
Friday, 14 June 2019 08:31 WIB

Minyak turun pada hari Jumat setelah mengalami kenaikan tajam di sesi sebelumnya ketika harga didorong setelah serangan terhadap dua kapal tanker minyak di Teluk Oman memicu kekhawatiran berkurangnya aliran minyak mentah melalui salah satu rute pengiriman utama dunia. Serangan di dekat Iran dan Sel...

Harga Minyak Sedikit Pulih Setelah Turun 4% pada Data Persediaan Minyak Mentah
Thursday, 13 June 2019 13:16 WIB

Harga minyak sedikit pulih pada Kamis di Asia setelah penurunan di sesi sebelumnya pada data persediaan minyak mentah. Minyak Mentah AS WTI berjangka naik 0,4% ke level $ 51,34 pada pukul 12:57 ET (04:57 GMT). Minyak International Brent Oil berjangka menguat 0,9% ke level $ 69,49. Administrasi Inf...

ANOTHER NEWS
Dolar Jatuh ke Posisi Terendahnya yang Baru Terhadap Euro & Yen
Tuesday, 25 June 2019 17:26 WIB Dolar AS jatuh ke level terendahnya tiga bulan terhadap euro dan turun ke level terlemahnya terhadap yen Jepang sejak awal Januari karena prospek pelonggaran moneter oleh Federal Reserve menekan permintaan untuk mata uang AS. Euro mencapai level...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.