Minyak Menuju Penurunan Tahunan Terbesarnya Sejak 2015 Karena Kekhawatiran Kelebihan Pasokan
Friday, 28 December 2018 08:11 WIB | COMMODITY |MinyakWTIBrent

Minyak bersiap untuk penurunan tahunan terbesarnya sejak 2015 lalu di tengah kekhawatiran yang berlarut-larut atas kelebihan pasokan dan perlambatan pertumbuhan ekonomi.

Kontrak berjangka di New York naik 2,9 persen dan berada di jalur untuk kerugian 24 persen tahun ini. Rusia, yang menyepakati pengurangan produksi tahun depan dengan OPEC, mengisyaratkan akan meningkatkan produksi pada paruh kedua tahun 2019 jika kesepakatan itu tidak diperpanjang. Sementara itu, sebuah laporan industri menunjukkan peningkatan mengejutkan dalam persediaan minyak mentah AS menambah kekhawatiran tentang kelebihan pasokan.

Rusia dapat mempertahankan produksi minyaknya pada tahun 2019 tetap datar tahun depan di 556 juta ton, bahkan di bawah perjanjian OPEC + saat ini untuk memangkas produksi, Menteri Energi Alexander Novak mengatakan kepada wartawan di Moskow.

Persediaan minyak mentah AS naik 6,92 juta barel pada pekan lalu, menurut laporan dari American Petroleum Institute.

Stok nasional mungkin turun 3,4 juta barel pekan lalu, menurut survei analis Bloomberg sebelum data Administrasi Informasi Energi yang akan dirilis Jumat ini.

Minyak mentah WTI untuk pengiriman bulan Februari menambahkan $ 1,30 ke level $ 45,91 / bbl di Nymex pada jam 9:40 pagi di Tokyo.

Minyak Brent untuk pengiriman bulan Februari yang berakhir hari Jumat, turun sebanyak $ 2,31 ke level $ 52,16 / bbl di ICE Futures Europe exchange pada hari Kamis. (knc)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

Minyak Turun, Tetapi Harga AS Menghitung Gain Mingguan Ketiga Beruntun
Saturday, 23 March 2019 04:05 WIB

Harga minyak turun pada hari Jumat, tertekan oleh kekhawatiran tentang permintaan energi global, tetapi harga AS berhasil menghitung kenaikan untuk minggu ini, yang ketiga berturut-turut, karena penurunan produksi OPEC dan sanksi A.S. terhadap Venezuela dan Iran terlihat untuk memperketat pasokan. ...

Harga Minyak Turun Dari Level Multi Bulanan Tertinggi Untuk Berakhir Lebih Rendah
Friday, 22 March 2019 04:08 WIB

Minyak berjangka turun pada hari Kamis dari level mulit bulanan tertinggi yang mereka lihat sehari sebelumnya, dengan acuan AS menetap di bawah angka kunci $ 60 karena harga minyak mentah global mengalami kerugian pertama mereka dalam empat sesi terakhir. Harga untuk kedua acuan tersebut telah naik...

Harga Minyak Berakhir di 4 Bulan Tertinggi Setelah Penurunan Mingguan pada Pasokan AS
Thursday, 21 March 2019 02:22 WIB

Minyak berjangka menguat pada hari Rabu untuk menetap di level empat bulan tertinggi setelah Administrasi Informasi Energi melaporkan penurunan 9,6 juta barel dalam pasokan minyak mentah domestik untuk pekan yang berakhir 15 Maret. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman bulan ...

Harga Minyak Bertahan Didekat Multi Bulanan Tertingginya
Wednesday, 20 March 2019 03:43 WIB

Minyak berjangka bertahan di dekat multi bulanan tertinggi pada hari Selasa dengan produsen global utama di luar AS diperkirakan akan terus menjaga output. Namun acuan AS menurun kembali untuk menetap beberapa sen lebih rendah setelah mengakhiri hari Senin pada level tertinggi sejak November lalu k...

Minyak Berakhir Lebih Tinggi Karena OPEC Terlihat Berpegang pada Pemotongan Output Hingga Juni
Tuesday, 19 March 2019 03:42 WIB

Minyak berjangka menguat pada hari Senin, dengan harga AS naik kembali ke posisi tertinggi sejak November, karena OPEC dan sekutunya tampaknya akan melanjutkan pengurangan produksi minyak mentah mereka sampai Juni mendatang. Pada pertemuan hari Senin, Komite Pemantau Bersama Gabungan, sebuah kelomp...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong akhiri pekan ini dengan gain besar (Review)
Saturday, 23 March 2019 04:40 WIB Saham-saham Hong Kong akhiri pekan ini dengan catatan positif pada Jumat ini, yang mengambil isyarat dari reli Wall Street, dengan investor sekarang menungu pembicaraan perdagangan tingkat tinggi abatar China-AS pekan depan. Indeks Hang Seng naik...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.