Minyak Turun Ditengah Perjanjian Saudi dan Harapan untuk Pengurangan Sanksi AS atas Iran
Monday, 8 October 2018 14:23 WIB | COMMODITY |MinyakWTIBrent

Minyak di London memperpanjang kerugian untuk hari ketiga ditengah tanda-tanda bahwa dampak potensial dari sanksi AS yang akan datang terhadap pasokan Iran dapat dikurangi.

Brent berjangka turun sebanyak 1,1 persen menjadi di bawah $ 84 per barel, setelah merosot 2,5 persen selama dua sesi terakhir. Arab Saudi dapat memanfaatkan kapasitas produksi cadangannya segera untuk mengimbangi penurunan ekspor minyak mentah Iran, kata putra mahkota kerajaan dalam sebuah wawancara. Sementara itu, AS mengatakan dalam pembicaraan dengan negara-negara yang ingin terus membeli dari negara Teluk Persia setelah sanksi Amerika diterapkan kembali pada 4 November.

Minyak telah rally untuk diperdagangkan mendekati level empat tahun tertinggi di tengah kekhawatiran bahwa pembatasan AS yang menjulang pada republik Islam akan menekan pengiriman dan memacu krisis global pada saat pasokan sudah terganggu di Venezuela dan Libya. Investor tetap khawatir Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya tidak meningkatkan output cukup cepat dan bahwa mereka mungkin tidak memiliki kapasitas untuk sepenuhnya menutupi volume yang hilang.

Brent untuk pengiriman Desember turun sebanyak 96 sen ke level $ 83,20 per barel di bursa ICE Futures Europe yang berbasis di London, dan berada di level $ 83,44 pada pukul 2:32 sore di Singapura. Kontrak itu tergelincir 0,5 persen menjadi $ 84,16 pada hari Jumat. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada $ 9,70 premium ke AS untuk minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) pada bulan yang sama.

WTI untuk pengiriman November diperdagangkan pada $ 73,79 per barel di New York Mercantile Exchange, turun 0,7 persen. Kontrak tersebut menambahkan 1 sen menjadi $ 74,34 pada hari Jumat. Total volume yang diperdagangkan adalah sekitar 7 persen di atas rata-rata 100-hari. (knc)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

Minyak Sedikit Berubah Menjelang Data Inventaris A.S.; Kekhawatiran China, Iran Bertahan
Tuesday, 13 August 2019 03:27 WIB

Harga minyak sedikit berubah pada hari Senin karena ketidakpastian apakah persediaan minyak mentah AS turun atau naik pada pekan lalu. Pasar dibuka untuk minggu tegang lagi di tengah kekhawatiran bahwa China mungkin akhirnya membeli minyak Iran, meningkatkan perang dagangnya dengan Amerika Serikat. ...

Minyak Naik Untuk Hari Kedua Karena Ketakutan Pasokan Saudi; Kerugian Mingguan Bertahan
Saturday, 10 August 2019 03:42 WIB

Peringatan Arab Saudi bahwa mereka tidak akan mentolerir penurunan harga minyak lainnya telah mempengaruhi pasar lebih dari yang diharapkan, dengan harga minyak mentah rebound untuk hari kedua berturut-turut pada hari Jumat, bahkan setelah Badan Energi Internasional yang bermarkas di Paris memangkas...

Minyak Naik Karena Data China, Yuan Tetapi Rencana Pemulihan Saudi Diragukan
Friday, 9 August 2019 03:43 WIB

Minyak melakukan rebound bermakna pertamanya dalam empat hari terakhir pada hari Kamis, naik dari posisi terendah tujuh bulan di tengah data China yang optimis dan apresiasi terhadap mata uang yuan yang menenangkan beberapa kekhawatiran atas perang dagang Beijing dengan pemerintahan Trump. Harga mi...

Minyak Anjlok Hampir 5% Karena Meningkatnya Stok Ditambah Kekhawatiran China
Thursday, 8 August 2019 03:44 WIB

Berita yang semakin buruk untuk minyak dengan persediaan pertama untuk minyak mentah AS dalam delapan minggu, sementara patokan global Brent menyelinap lebih dalam ke wilayah pasar bearish. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) yang diperdagangkan di New York ditutup lebih rendah $ 2,54, atau...

Minyak Turun, Bahkan Saat Trump Memperketat Sanksi Terhadap Venezuela
Wednesday, 7 August 2019 03:41 WIB

Venezuela, nama yang hampir dilupakan dalam sanksi AS kembali ke permukaan pasar minyak pada hari Selasa ketika pemerintahan Trump menggerakkan tindakan terhadap negara Amerika Selatan dalam sebuah langkah yang hanya secara singkat mengangkat harga minyak mentah. Minyak mentah West Texas Intermedia...

ANOTHER NEWS
Wall Street Berakhir Dengan Kenaikan Tajam Pada Optimisme Stimulus Jerman
Saturday, 17 August 2019 03:34 WIB Saham AS rebound pada hari Jumat karena reli obligasi yang surut dan berita tentang potensi stimulus ekonomi Jerman membawa pembeli kembali ke pasar ekuitas, menutup buku pada minggu yang penuh gejolak. Sementara ketiga rata-rata saham utama AS...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.