Minyak Turun Dibawah $ 67 Karena Meningkatnya Output AS dan Serangan di Suriah
Monday, 16 April 2018 13:22 WIB | COMMODITY |MinyakWTIBrent

Minyak tergelincir di bawah $ 67 per barel karena kekhawatiran atas melonjaknya output AS muncul kembali sementara kekhawatiran krisis pasokan di Timur Tengah berkurang terkait spekulasi bahwa meredanya serangan rudal di Suriah mungkin terkandung.

Kontrak berjangka turun sebanyak 1,1 persen di New York setelah jumlah rig pengeboran untuk minyak mentah di AS naik ke level tiga tahun tertinggi, produksi memberikan sinyal dapat naik dari level rekornya. Presiden Donald Trump menyatakan "misi selesai" sehari setelah AS, Prancis dan Inggris melancarkan serangan militer sebagai tanggapan terhadap serangan kimiawi yang dicurigai oleh pemimpin Suriah Bashar al-Assad terhadap warga sipil, dan Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson bersikeras bahwa hit itu adalah satu- waktu bergerak.

Minyak pekan lalu naik ke level yang terakhir terlihat pada 2014 lalu di tengah meningkatnya risiko geopolitik, dengan investor mengantisipasi bahwa hukuman terhadap Assad akan mengancam produksi di wilayah tersebut, sementara ketegangan antara Arab Saudi dan pemberontak yang didukung Iran di Yaman juga menambah kekhawatiran. Namun, lonjakan output AS terus membebani sentimen investor bahkan ketika Badan Energi Internasional mengatakan Organisasi Negara Pengekspor Minyak mendekati targetnya untuk mengurangi kelebihan minyak mentah global.

West Texas Intermediate untuk pengiriman bulan Mei turun sebanyak 75 sen menjadi $ 66,64 per barel di New York Mercantile Exchange sebelum diperdagangkan di level $ 66,76 pada pukul 11:58 pagi di Tokyo. Kontrak ditutup pada level $ 67,39 pada hari Jumat, yang tertinggi sejak Desember 2014, membatasi kenaikan mingguan menjadi 8,6 persen. Total volume yang diperdagangkan lebih dari dua kali lipat rata-rata 100 hari.

Brent untuk pengiriman Juni kehilangan sebanyak 85 sen menjadi $ 71,73 per barel di bursa ICE Futures Europe yang berbasis di London. Kontrak itu melonjak 8,2 persen dari minggu lalu. Minyak mentah acuan global diperdagangkan dengan premi $ 5,09 hingga Juni untuk minyak WTI. (knc)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

Minyak Sedikit Berubah Menjelang Data Inventaris A.S.; Kekhawatiran China, Iran Bertahan
Tuesday, 13 August 2019 03:27 WIB

Harga minyak sedikit berubah pada hari Senin karena ketidakpastian apakah persediaan minyak mentah AS turun atau naik pada pekan lalu. Pasar dibuka untuk minggu tegang lagi di tengah kekhawatiran bahwa China mungkin akhirnya membeli minyak Iran, meningkatkan perang dagangnya dengan Amerika Serikat. ...

Minyak Naik Untuk Hari Kedua Karena Ketakutan Pasokan Saudi; Kerugian Mingguan Bertahan
Saturday, 10 August 2019 03:42 WIB

Peringatan Arab Saudi bahwa mereka tidak akan mentolerir penurunan harga minyak lainnya telah mempengaruhi pasar lebih dari yang diharapkan, dengan harga minyak mentah rebound untuk hari kedua berturut-turut pada hari Jumat, bahkan setelah Badan Energi Internasional yang bermarkas di Paris memangkas...

Minyak Naik Karena Data China, Yuan Tetapi Rencana Pemulihan Saudi Diragukan
Friday, 9 August 2019 03:43 WIB

Minyak melakukan rebound bermakna pertamanya dalam empat hari terakhir pada hari Kamis, naik dari posisi terendah tujuh bulan di tengah data China yang optimis dan apresiasi terhadap mata uang yuan yang menenangkan beberapa kekhawatiran atas perang dagang Beijing dengan pemerintahan Trump. Harga mi...

Minyak Anjlok Hampir 5% Karena Meningkatnya Stok Ditambah Kekhawatiran China
Thursday, 8 August 2019 03:44 WIB

Berita yang semakin buruk untuk minyak dengan persediaan pertama untuk minyak mentah AS dalam delapan minggu, sementara patokan global Brent menyelinap lebih dalam ke wilayah pasar bearish. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) yang diperdagangkan di New York ditutup lebih rendah $ 2,54, atau...

Minyak Turun, Bahkan Saat Trump Memperketat Sanksi Terhadap Venezuela
Wednesday, 7 August 2019 03:41 WIB

Venezuela, nama yang hampir dilupakan dalam sanksi AS kembali ke permukaan pasar minyak pada hari Selasa ketika pemerintahan Trump menggerakkan tindakan terhadap negara Amerika Selatan dalam sebuah langkah yang hanya secara singkat mengangkat harga minyak mentah. Minyak mentah West Texas Intermedia...

ANOTHER NEWS
Wall Street Berakhir Dengan Kenaikan Tajam Pada Optimisme Stimulus Jerman
Saturday, 17 August 2019 03:34 WIB Saham AS rebound pada hari Jumat karena reli obligasi yang surut dan berita tentang potensi stimulus ekonomi Jerman membawa pembeli kembali ke pasar ekuitas, menutup buku pada minggu yang penuh gejolak. Sementara ketiga rata-rata saham utama AS...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.