Minyak Terus Bergerak Lebih Tinggi Ditengah Tanda-tanda Penurunan Stok AS
Wednesday, 10 January 2018 13:18 WIB | COMMODITY |MinyakWTIBrent

Minyak memperpanjang kenaikannya dari penutupan tertinggi dalam lebih dari tiga tahun terakhir karena data industri AS mengisyaratkan stok minyak mentah turun pada minggu kedelapan.

Kontrak naik sebanyak 0,9 persen di New York setelah menguat 2,5 persen dalam dua sesi sebelumnya. Persediaan turun 11,2 juta barel pekan lalu, menurut laporan dari American Petroleum Institute pada hari Selasa. Jika undian direplikasi dalam data Administrasi Informasi Energi pada hari Rabu, ini akan menjadi penurunan terbesar sepanjang tahun ini sejak tahun 1999.

Minyak melanjutkan kenaikannya setelah kenaikan tahunan kedua karena Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya memangkas pasokan mereka untuk mengurangi kelebihan pasokan global. Kelompok yang dipimpin OPEC menghadapi tantangan untuk meningkatkan produksi minyak mentah AS, yang diperkirakan oleh EIA untuk memperluas di atas 10 juta barel per hari segera setelah bulan depan dan 11 juta teratas pada bulan November 2019.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari naik sebanyak 57 sen ke level $ 63,53 per barel di New York Mercantile Exchange, dan berada di level $ 63,47 pada pukul 1:30 siang di Hong Kong. Total volume yang diperdagangkan sekitar 27 persen di atas rata-rata 100 hari. Harga naik $ 1,23 menjadi $ 62,96 pada hari Selasa, penutupan tertinggi sejak Desember 2014.

Brent untuk pengiriman Maret naik sebanyak 44 sen atau 0,6 persen ke level $ 69,26 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London setelah meningkat 1,5 persen pada hari Selasa ke tertinggi sejak Desember 2014. Minyak mentah acuan global berada pada tingkat premium $ 5,84 sampai Maret untuk WTI. (knc)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

Harga Minyak Turun Terkait Kekhawatiran Ekonomi Lebih Besar Dari Ketegangan Tanker
Monday, 17 June 2019 19:17 WIB

Harga minyak turun pada Senin ini terkait tanda-tanda perlambatan ekonomi di tengah perselisihan perdagangan internasional mulai lebih besar dari kekhawatiran pasokan yang dipicu oleh serangan terhadap kapal tanker minyak di Teluk Oman pada pekan lalu. Minyak Brent berjangka turun 35 sen, atau 0,56...

Harga Minyak Naik Setelah Terjadinya Serangan pada Dua Kapal Tanker Minyak
Friday, 14 June 2019 13:27 WIB

Harga minyak naik pada hari Jumat di Asia setelah dua kapal tanker minyak di lepas pantai Iran diserang. Tidak jelas siapa yang bertanggung jawab atas serangan terbaru. Sekretaris Negara AS Mike Pompeo menuduh Iran melakukan serangan, menyebut Republik Islam "ancaman bagi perdamaian dan stabilitas ...

Harga Minyak Turun, Didukung Oleh Serangan Kapal Tanker di Timur Tengah
Friday, 14 June 2019 08:31 WIB

Minyak turun pada hari Jumat setelah mengalami kenaikan tajam di sesi sebelumnya ketika harga didorong setelah serangan terhadap dua kapal tanker minyak di Teluk Oman memicu kekhawatiran berkurangnya aliran minyak mentah melalui salah satu rute pengiriman utama dunia. Serangan di dekat Iran dan Sel...

Harga Minyak Sedikit Pulih Setelah Turun 4% pada Data Persediaan Minyak Mentah
Thursday, 13 June 2019 13:16 WIB

Harga minyak sedikit pulih pada Kamis di Asia setelah penurunan di sesi sebelumnya pada data persediaan minyak mentah. Minyak Mentah AS WTI berjangka naik 0,4% ke level $ 51,34 pada pukul 12:57 ET (04:57 GMT). Minyak International Brent Oil berjangka menguat 0,9% ke level $ 69,49. Administrasi Inf...

Minyak Stabil Setelah Penurunan Besar pada Persediaan , Prakiraan Permintaan yang Lebih Rendah
Thursday, 13 June 2019 08:29 WIB

Harga minyak stabil pada hari Kamis, setelah merosot sebanyak 4% di sesi sebelumnya ke posisi terendah hampir lima bulan di belakang penumpukan lebih lanjut dalam stok minyak mentah AS dan kekhawatiran tentang pertumbuhan permintaan yang lebih rendah. Minyak mentah berjangka Brent naik 12 sen, atau...

ANOTHER NEWS
S&P 500 Mengukir Rekor Intraday Pertamanya Sejak 1 Mei
Thursday, 20 June 2019 20:49 WIB Indeks saham A.S. pada Kamis pagi melonjak ke arah rekornya karena Federal Reserve mengisyaratkan bahwa pelonggaran kebijakan mungkin akan dilakukan untuk mempertahankan ekonomi. Dow Jones Industrial Average melonjak 250 poin, atau 0,9%, pada...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.