Dolar Australia Menguat Karena Investor Fokus Pada Pemulihan Dari Pandemi
Monday, 1 June 2020 14:01 WIB | CURRENCIES |AussieDolar Australia,

Mata uang berisiko naik terhadap dolar pada hari Senin karena investor melihat tanda-tanda positif dari pemulihan ekonomi pasca-coronavirus China dan bertaruh pada pelonggaran dalam ketegangan Sino-AS.

Dolar Australia yang sensitif terhadap perdagangan melonjak 1% ke level tertinggi tiga bulan $ 0,6742 untuk memimpin kenaikan yang lebih luas yang menempatkan dolar mendekati level terendah 11-minggu terhadap sekelompok mata uang.

Presiden AS Donald Trump tidak membuat langkah untuk memberlakukan tarif baru pada China selama konferensi pers pada hari Jumat di mana ia menguraikan tanggapannya terhadap pengetatan penguasaan Beijing atas Hong Kong.

Selain itu, investor didorong oleh Caixin / Markit Purchasing Managers Index yang menunjukkan peningkatan marginal tapi tak terduga dalam aktivitas pabrik Cina bulan lalu.

Dolar Selandia Baru naik sekitar setengah persen, bersama dengan pound dan dolar Kanada. Terhadap sekeranjang mata uang, dolar turun 0,2% ke level 98,022, mendekati level terendah 11 minggu di 97,944 yang disentuh pekan lalu.

Euro naik 0,2% ke level $ 1,1135, tepat di bawah tertinggi dua bulan $ 1,1145, karena investor menarik kepercayaan dari rencana Uni Eropa untuk dana pemulihan coronavirus. (knc)

Sumber : Reuters

RELATED NEWS

Dolar Naik seiring Meredanya Selera Risiko oleh Naiknya Kasus COVID-19 di A.S.
Friday, 3 July 2020 22:04 WIB

Dolar naik tipis pada hari Jumat tetapi ditetapkan untuk penurunan mingguan terbesar sejak awal Juni, karena dorongan sentimen dari data pekerjaan yang lebih baik dari yang diperkirakan di Amerika Serikat dilemahkan oleh melonjaknya kasus coronavirus. Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan pada hari...

Dolar naik; Aussie dan Kiwi sedikit menguat pada data AS dan China
Friday, 3 July 2020 15:20 WIB

Dolar naik tipis di awal perdagangan London pada hari Jumat dan pedagang mata uang risiko sedikit didorong oleh data pekerjaan yang lebih baik dari perkiraan di Amerika Serikat, karena kasus-kasus virus corona yang terus meningkat meruncingkan optimisme pasar. Data Payroll AS melonjak pada hari Kam...

Dolar Stabil Seiring Meningkatnya Kasus Coronavirus di AS Jelang Liburan Panjang
Friday, 3 July 2020 09:56 WIB

Dolar terjebak dalam kisaran sempit pada hari Jumat, didukung oleh arus safe-haven ketika kebangkitan coronavirus di Amerika Serikat membuat beberapa investor enggan mengambil risiko berlebihan. Yuan bertahan stabil setelah data menunjukkan rebound kuat di sektor jasa China, karena para investor me...

Dolar Bersiap Untuk Penurunan Mingguan Terbesar dalam Sebulan jelang Data A.S.
Thursday, 2 July 2020 18:51 WIB

Dolar AS tergelincir ke level terendah satu minggu terhadap para pesaingnya pada hari Kamis karena data ekonomi AS dan Eropa yang optimis mempertajam selera risiko, dengan harapan untuk terobosan vaksin COVID-19 juga membantu sentimen. Terhadap sekeranjang mata uang, greenback berada di jalur untuk...

Dolar jatuh ke posisi terendah satu minggu ditengah harapan data ekonomi
Thursday, 2 July 2020 15:17 WIB

Dolar AS tergelincir ke level terendah satu minggu terhadap para pesaingnya pada Kamis karena data ekonomi AS dan Eropa yang tajam mempertajam selera risiko, dengan harapan untuk terobosan vaksin virus corona juga membantu sentimen. Terhadap sekumpulan mata uang, greenback berada di jalur untuk pen...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong Akhiri Pekan Ini dengan Catatan Kuat (Review)
Saturday, 4 July 2020 03:45 WIB Saham Hong Kong berakhir dengan lebih tinggi pada hari Jumat, memperpanjang kenaikan hampir tiga persen hari sebelumnya, karena pasar global didorong oleh pembacaan yang lebih baik dari perkiraan pada penciptaan lapangan kerja AS. Indeks Hang Seng...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.