Dolar Turun Seiring Meredanya Kepanikan, di Jalur Untuk Kerugian Terbesar Dalam Satu Dekade
Friday, 27 March 2020 08:19 WIB | CURRENCIES |PoundsterlingAussieDolar AS Euro Yen

Dolar berada di jalur untuk penurunan mingguan terbesar dalam lebih dari satu dekade pada hari Jumat terkait serangkaian langkah-langkah stimulus di seluruh dunia, termasuk paket $ 2,2 triliun AS, menenangkan kepanikan atas resesi global pasca wabah virus Korona.

Data menunjukkan kenaikan klaim pengangguran AS yang belum pernah terjadi sebelumnya menggarisbawahi dampak buruk virus pada perekonomian, tetapi kenaikan selanjutnya di saham Wall Street meningkatkan harapan penjualan aset berisiko yang mungkin telah berjalan dengan baik untuk saat ini.

Dolar turun menjadi 109,42 yen, merosot 1,44% semalam sementara euro juga melonjak 1,40% pada hari Kamis dan terakhir berada di $ 1,1025.

Penggerak terbesar di antara mata uang utama adalah sterling, yang naik 2,8% semalam sebelum melepaskan sebagian dari keuntungan dalam perdagangan awal Asia. Pound Inggris terakhir berada di $ 1,2183.

Pelonggaran dalam kondisi pendanaan dolar membantu mengurangi permintaan terhadap dolar.

Jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim untuk tunjangan pengangguran melonjak ke rekor lebih dari 3,28 juta pekan lalu karena langkah-langkah ketat untuk menahan pandemi virus Korona melepaskan gelombang PHK.

Sementara itu melampaui rekor sebelumnya dari 695.000 yang ditetapkan pada tahun 1982 dan naik 3 juta dari minggu lalu, itu di bawah ketakutan terburuk investor.

Fokus tetap pada stimulus $ 2,2 triliun yang belum pernah terjadi sebelumnya diharapkan akan disetujui oleh DPR AS pada hari Jumat.

Indeks dolar terhadap enam mata uang utama lainnya kehilangan 1,5%, penurunan harian terbesar dalam hampir empat tahun.

Dolar Australia diperdagangkan pada $ 0,6068, setelah naik lebih dari 10% dari level terendah 17 tahun di $ 0,5510 yang disentuh pada Kamis pekan lalu.

Dolar Selandia Baru berada di $ 0,5974.(mrv)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Dolar Menguat; Euro Jatuh Menjelang Pertemuan ECB
Thursday, 4 June 2020 15:16 WIB

Dolar menguat pada hari Kamis, membalikkan tren melemahnya dalam tujuh hari terakhir, sementara euro tergelincir menjelang pertemuan Bank Sentral Eropa di mana para pembuat kebijakan dapat meningkatkan langkah-langkah stimulus. ECB diharapkan untuk meningkatkan ukuran Program Pembelian Darurat Pand...

Euro Dekat Tertingginya Multi-Bulan Saat Pasar Berspekulasi pada Dorongan Stimulus ECB
Thursday, 4 June 2020 08:30 WIB

Euro bertahan di dekat level tertinggi multi-bulan terhadap mata uang utama saingannya Kamis di tengah ekspektasi Bank Sentral Eropa akan memperbesar program pembelian obligasi di kemudian hari untuk menopang perekonomian yang dilanda virus corona. Kekuatan euro membantu mendorong indeks dolar terh...

Euro Naik Ke Level $ 1,12 untuk Pertama Kalinya Sejak Pertengahan Maret
Wednesday, 3 June 2020 15:14 WIB

Euro mencapai tertinggi di $ 1,12 untuk pertama kalinya dalam 11-minggu, memperpanjang pergeseran di pasar mata uang di tengah optimisme atas pembukaan kembali ekonomi di seluruh dunia. Euro diperdagangkan pada $ 1,1226 vs $ 1,1168 pada hari Senin. Dolar Selandia Baru dan dolar Australia juga naik ...

EUR/USD puncaki level 1,12 di tengah suasana risk-on, jelang rilis data
Wednesday, 3 June 2020 13:51 WIB

EUR/USD diperdagangkan di sekitar 1,12, level tertinggi sejak Maret. Safe-haven dolar melemah di tengah optimisme untuk dibuka kembali dan stimulus, mengabaikan kerusuhan sipil. Laporan jasa PMI dan pekerjaan ADP sama-sama diperhatikan. Pelemahan dolar AS berbasis luas tetap menjadi tema dominan di...

Dolar Jatuh Saat Fokus Bergeser ke Prospek Pemulihan
Wednesday, 3 June 2020 08:47 WIB

Dolar jatuh terhadap sebagian besar mata uang Asia pada hari Rabu karena prospek lebih banyak dari stimulus pemerintah dan pemulihan ekonomi global membuat para investor berani meningkatkan kepemilikan aset berisiko. Dolar Australia mencapai tertingginya lima bulan terhadap dolar, karena dana menuj...

ANOTHER NEWS
Legislatif Hong Kong Mengesahkan UU Lagu Kebangsaan yang Kontroversial
Thursday, 4 June 2020 23:26 WIB Legislatif Hong Kong, pada Kamis mengeluarkan undang-undang kontroversial untuk melarang ejekan lagu kebangsaan Cina di tengah meluasnya oposisi. Langkah itu diambil pada peringatan 31 tahun penumpasan gerakan pro-demokrasi Tiananmen, dengan para...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.