Dolar Turun Disaat Investor Bersiap Untuk Lonjakan Klaim Pengangguran
Thursday, 26 March 2020 07:59 WIB | CURRENCIES |AussieDolarSwissFrancDolar AS Euro Yen

Dolar jatuh terhadap yen pada hari Kamis menjelang data yang diperkirakan menunjukkan lonjakan klaim AS untuk tunjangan pengangguran karena perusahaan-perusahaan memberhentikan pekerja terkait penyebaran cepat virus Korona.

Pound memperpanjang penurunan terhadap euro dan dolar karena kekhawatiran yang tersisa bahwa Inggris tidak cukup siap untuk menangani peningkatan kasus virus corona setelah penyakit seperti flu itu merusak sistem perawatan kesehatan di Italia dan Spanyol.

Dolar Australia dan Selandia Baru, keduanya sangat disukai untuk perdagangan komoditas global, jatuh terhadap dolar AS karena pedagang menghindari mengambil risiko yang berlebihan.

Investor dengan cemas menunggu paket stimulus $ 2 triliun dari AS untuk mengimbangi dampak ekonomi dari pandemi virus Korona, tetapi sudah ada indikasi bahwa beberapa negara bagian AS akan membutuhkan lebih banyak uang untuk pasokan medis karena sistem perawatan kesehatan berjuang untuk mengatasinya.

Dolar turun 0,2% menjadi 110,98 yen di Asia pada hari Kamis.

Terhadap franc Swiss, dolar sedikit berubah pada 0,9652.

Sterling turun 0,43% menjadi $ 1,1831 dan turun 0,5% menjadi 92,08 pence per euro

Dolar Australia turun 1% menjadi $ 0,5905, sedangkan dolar Selandia Baru turun 0,79% menjadi $ 0,5805.(mrv)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Dolar Menguat; Euro Jatuh Menjelang Pertemuan ECB
Thursday, 4 June 2020 15:16 WIB

Dolar menguat pada hari Kamis, membalikkan tren melemahnya dalam tujuh hari terakhir, sementara euro tergelincir menjelang pertemuan Bank Sentral Eropa di mana para pembuat kebijakan dapat meningkatkan langkah-langkah stimulus. ECB diharapkan untuk meningkatkan ukuran Program Pembelian Darurat Pand...

Euro Dekat Tertingginya Multi-Bulan Saat Pasar Berspekulasi pada Dorongan Stimulus ECB
Thursday, 4 June 2020 08:30 WIB

Euro bertahan di dekat level tertinggi multi-bulan terhadap mata uang utama saingannya Kamis di tengah ekspektasi Bank Sentral Eropa akan memperbesar program pembelian obligasi di kemudian hari untuk menopang perekonomian yang dilanda virus corona. Kekuatan euro membantu mendorong indeks dolar terh...

Euro Naik Ke Level $ 1,12 untuk Pertama Kalinya Sejak Pertengahan Maret
Wednesday, 3 June 2020 15:14 WIB

Euro mencapai tertinggi di $ 1,12 untuk pertama kalinya dalam 11-minggu, memperpanjang pergeseran di pasar mata uang di tengah optimisme atas pembukaan kembali ekonomi di seluruh dunia. Euro diperdagangkan pada $ 1,1226 vs $ 1,1168 pada hari Senin. Dolar Selandia Baru dan dolar Australia juga naik ...

EUR/USD puncaki level 1,12 di tengah suasana risk-on, jelang rilis data
Wednesday, 3 June 2020 13:51 WIB

EUR/USD diperdagangkan di sekitar 1,12, level tertinggi sejak Maret. Safe-haven dolar melemah di tengah optimisme untuk dibuka kembali dan stimulus, mengabaikan kerusuhan sipil. Laporan jasa PMI dan pekerjaan ADP sama-sama diperhatikan. Pelemahan dolar AS berbasis luas tetap menjadi tema dominan di...

Dolar Jatuh Saat Fokus Bergeser ke Prospek Pemulihan
Wednesday, 3 June 2020 08:47 WIB

Dolar jatuh terhadap sebagian besar mata uang Asia pada hari Rabu karena prospek lebih banyak dari stimulus pemerintah dan pemulihan ekonomi global membuat para investor berani meningkatkan kepemilikan aset berisiko. Dolar Australia mencapai tertingginya lima bulan terhadap dolar, karena dana menuj...

ANOTHER NEWS
Legislatif Hong Kong Mengesahkan UU Lagu Kebangsaan yang Kontroversial
Thursday, 4 June 2020 23:26 WIB Legislatif Hong Kong, pada Kamis mengeluarkan undang-undang kontroversial untuk melarang ejekan lagu kebangsaan Cina di tengah meluasnya oposisi. Langkah itu diambil pada peringatan 31 tahun penumpasan gerakan pro-demokrasi Tiananmen, dengan para...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.