Dolar lanjutkan kenaikan tetapi minyak dan coronavirus menimbulkan risiko besar
Tuesday, 10 March 2020 15:25 WIB | CURRENCIES | Euro YenCurrencyDOLLAR

Dolar sedikit stabil pada hari Selasa pasca kerugian besar terhadap yen, euro dan franc Swiss, tetapi pedagang memperingatkan risiko terhadap greenback tetap tinggi karena pembuat kebijakan mencoba untuk melawan dampak pelebaran dari wabah virus corona.

Mata uang AS mulai lebih tinggi karena bursa berjangka Wall Street naik, dan imbal hasil obligasi melambung, setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Gedung Putih akan mengadakan konferensi pers pada hari Selasa tentang langkah-langkah ekonomi dalam menanggapi virus.

Dolar naik 2,3% menjadi 104,73 yen, menarik kembali dari level terendah dalam lebih dari tiga tahun.

Yen juga bergetar terhadap pasangan mata uang utama, seperti euro dan dolar Australia, setelah pejabat Bank of Japan mengindikasikan kesiapan mereka untuk meningkatkan stimulus jika diperlukan sebelum pertemuan kebijakan minggu depan.

Terhadap euro, greenback naik 0,72% menjadi $ 1,13500 setelah jatuh pada hari Senin ke level terendah dalam lebih dari setahun terhadap mata uang umum. Terhadap pound, mata uang AS naik 0,7% menjadi $ 1,3036.

Dolar secara bertahap dipercepat setelah saham berjangka AS dibuka lebih tinggi (ESc1) dan yield Treasury naik dari rekor terendah. (Tgh)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Dolar Dalam Kisaran Sempit Karena Fokus Bergeser Ke Respon Trump Terhadap China
Friday, 29 May 2020 08:19 WIB

Dolar terjebak dalam kisaran perdagangan sempit pada hari Jumat karena fokus pedagang bergeser ke respons Presiden AS Donald Trump terhadap pengesahan undang-undang keamanan nasional China untuk Hong Kong. Yuan menarik diri dari rekor terendah dalam perdagangan luar negeri, tetapi investor tetap ge...

Sterling Jatuh Dibawah $ 1.225, Tertekan oleh Brexit, Risiko Suku Bunga Negatif
Thursday, 28 May 2020 18:25 WIB

Pound jatuh terhadap dolar dan euro pada hari Kamis, sedikit berubah setelah laporan pada hari Rabu bahwa pembicaraan Brexit menemui jalan buntu, dan masih tertahan oleh spekulasi tentang suku bunga negatif. Sterling turun 1% pada hari Rabu setelah Inggris mengatakan kepada Uni Eropa pada hari Rabu...

Euro seikit lebih tinggi pada optimisme dana pemulihan Uni Eropa
Thursday, 28 May 2020 15:23 WIB

Euro terus meningkat pada hari Kamis, didorong oleh 750 miliar euro (673,70 miliar poundsterling) rencana Uni Eropa untuk menopang ekonomi blok yang terkena virus corona, meskipun kenaikan terbatas karena keraguan terkait pengiriman skema yang masuk. Eksekutif Uni Eropa meluncurkan sebuah rencana p...

Dolar Bertahan Ditengah Meningkatnya Ketegangan AS-Tiongkok
Thursday, 28 May 2020 09:09 WIB

Dolar bertahan pada hari Kamis karena meningkatnya ketegangan Sino-AS membuat tekanan pada yuan Tiongkok dan terbukti sebagai penyeimbang terhadap optimisme tentang pemulihan coronavirus. Perang kata-kata yang meningkat antara dua ekonomi terbesar di dunia juga meluap ke dolar Australia dan Selandi...

Euro Menguat didukung Proposal Dana Pemulihan UE, Yuan Jatuh
Wednesday, 27 May 2020 18:55 WIB

Euro menuju tertinggi dua bulan pada hari Rabu setelah Komisi Eropa mengusulkan paket pemulihan ekonomi koronavirus senilai total 1,85 triliun euro ($ 2,04 triliun). Euro telah berjuang sejak jatuh pada bulan Maret, ketika para investor beralih demi keamanan ke dolar. Tetapi para analis mengatakan ...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong Melemah Saat Makan Siang
Friday, 29 May 2020 11:18 WIB Saham-saham Hong Kong mengakhiri sesi pagi dengan catatan negatif pada hari Jumat karena investor dengan gugup menunggu konferensi pers oleh Donald Trump di kemudian hari di mana ia diharapkan untuk menguraikan respon AS terhadap rencana keamanan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.