EUR/JPY Hentikan Penurunan 2 Hari Untuk Menembus 120,00 Di Tengah Reset Risiko
Wednesday, 26 February 2020 12:37 WIB | CURRENCIES |

EUR/JPY naik 0,20% menjadi 120,07 selama menjelang pembukaan sesi Eropa pada hari ini. Dengan demikian, pasangan Dolar menghentikan penurunan dua hari sebelumnya di tengah mundurnya sentimen perdagangan.

Wabah virus Corona (COVID-19) di Eropa baru-baru ini mendapat perhatian besar. Angka-angka terbaru dari Italia menunjukkan 323 kasus yang dikonfirmasi termasuk 11 kematian pada 12:00 AM 26 Februari waktu setempat.

Meski begitu, imbal hasil treasury AS 10-tahun pulih empat basis poin (bp) dari rekor terendah, yang diuji kemarin, menjadi 1,374% sedangkan S&P 500 Futures mencatat kenaikan 0,60% menjadi 3,151 pada saat ini.

Alasannya dapat ditemukan dalam angka lemah dari China serta klaim bahwa Singapura mengalami kemajuan dalam penelitian tentang epidemi itu.

Di China, kematian baru akibat wabah virus menurun pada 25 Februari menjadi 52 dibandingkan 71 pada hari sebelumnya. Lebih lanjut, Global Times meragukan klaim China telah menemukan obat untuk virus yang mematikan ini, Bloomberg baru-baru ini mengeluarkan berita bahwa para peneliti Singapura mengalami kemajuan dalam studi virus Corona.

Pasar sekarang menunggu petunjuk baru terkait wabah virus Corona yang mematikan di Eropa dan bagaimana para pembuat kebijakan bereaksi terhadap hal tersebut untuk menentukan pergerakan jangka pendek. Perlu juga dicatat bahwa Uni Eropa (UE) baru-baru ini mempresentasikan rencananya untuk diskusi pasca-Brexit dengan Inggris yang menggambarkan hubungan yang tegang antara negara-negara tetangga sebelumnya.

Analisa Teknis

Terobosan sisi atas level EMA 21 hari di 120,20 mendorong harga menuju EMA 200 hari di sekitar 121,22, sampai kemudian pasangan ini menanggung risiko mengunjungi kembali 119,25 dan terendah baru-baru ini dekat 118,50.

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS

Sterling Turun seiring Banyaknya Perusahaan Inggris yang Menunjukkan Kemerosotan
Friday, 3 April 2020 23:26 WIB

Sterling merosot pada hari Jumat setelah data menunjukkan penurunan ke rekor baru di antara sektor jasa Inggris dan perusahaan manufaktur pada akhir Maret ketika bisnis dan rumah tangga menghentikan aktivitas untuk mencoba mencegah penyebaran virus corona. Sterling terakhir turun 1,5% pada $ 1,2205...

Dolar Masih Dalam Permintaan, Untuk Saat ini
Friday, 3 April 2020 15:17 WIB

Dolar dalam permintaan di awal perdagangan di Eropa pada hari Jumat, karena investor mencari keselamatan menyusul angka pengangguran AS yang mengerikan yang menggambarkan sejauh mana dampak ekonomi dari pandemi virus korona. Pada 3:05 ET (0705 GMT), Indeks Dolar AS, yang mengikuti greenback terhada...

Penguatan dolar terkonsolidasi karena meningkatnya resesi global
Friday, 3 April 2020 08:50 WIB

Dolar beringsut menuju kenaikan mingguan hampir 2% pada Jumat ini, didorong oleh lonjakan harga minyak dan karena investor mencari keamanan di tengah memburuknya dampak ekonomi dari pandemi virus corona. Keuntungan mengkonsolidasikan kekuatan dolar setelah bergejolak pada akhir bulan lalu, yang mem...

Sterling Mencapai 3-Minggu Tertinggi terhadap Euro, Datar vs Dolar
Thursday, 2 April 2020 23:39 WIB

Sterling mencapai tertinggi tiga minggu terhadap euro pada hari Kamis dan menahan kenaikan baru-baru ini terhadap dolar, karena mata uang Inggris tersapu dalam ayunan pasar global yang melemahkan euro secara luas. Pound telah rebound baru-baru ini setelah jatuh di tengah kepanikan yang disebabkan o...

Dolar Sedikit Melemah; Petro Currencies Menguat Terkait Komentar Trump
Thursday, 2 April 2020 15:24 WIB

Dolar bergerak lebih rendah dalam perdagangan Eropa Kamis, dengan investor tampaknya siap untuk pindah dari safe haven ke mata uang berisiko di menjelang data pengangguran utama AS. Pada pukul 3 pagi ET (0700 GMT), Indeks Dolar AS, yang mengikuti greenback terhadap sekelompok enam mata uang lainnya...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong Menuju Akhir Pekan Dengan Penurunan (Review)
Saturday, 4 April 2020 03:25 WIB Saham Hong Kong berakhir di Jumat dengan penurunan, sejalan dengan aksi jual di seluruh Asia, setelah data menunjukkan 6,7 juta orang Amerika pekan lalu mendaftar tunjangan pengangguran saat virus korona menghancurkan ekonomi global. Indeks Hang...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.