EUR/USD: Kenaikan Korektif Meningkat Di Atas 1,870
Tuesday, 25 February 2020 12:56 WIB | CURRENCIES |EUR/USD

EUR/USD mempertahankan pemulihan baru-baru ini di atas 1,0850, menjelang lonceng pembukaan Eropa, bull Dolar tak banyak berpengaruh setelah kenaikan liar yang terlihat pada hari Senin.

Virus Corona Italia, kemungkinan bisa merusak EUR

Meskipun ada upaya kenaikan yang terlihat dalam mata uang bersama, kenaikan korektif EUR/USD dari terendah 34 bulan di 1,0777 kemungkinan akan tetap terbatas karena pasar percaya bahwa wabah virus Corona di Italia kemungkinan akan membawa ekonomi terbesar ketiga di Zona Euro itu kembali ke dalam resesi.

Wabah virus Corona yang menyebar dengan cepat di luar China selama akhir pekan, mengklaim enam kematian di Italia sementara lebih dari 220 kasus dikonfirmasi telah dilaporkan, dengan mayoritas di Italia Utara. Pemerintah meminta 10 kota dikarantina.

Sementara itu, Dolar AS kemungkinan akan tetap mendapat manfaat dari peningkatan permintaan safe-haven jika risiko penularan virus Corona meningkat. Selain itu, divergensi ekonomi antara AS dan Zona Euro juga tetap mendukung Greenback, karena kekhawatiran resesi Jerman yang meningkat mempertinggi peluang pemangkasan suku bunga ECB Summer hampir 50%.

Namun, jika pemulihan risiko meluas ke Eropa, Dolar AS bisa melihat koreksi lebih lanjut, pada gilirannya menambah sisi positif. Bull membutuhkan terobosan berkelanjutan di atas 1,0870 untuk mendapatkan momentum pemulihan menuju level 1,0900.

Pasar akan tetap fokus pada perkembangan terkait virus Corona, terutama di Italia, untuk perdagangan baru EUR/USD. Sementara itu, data PDB Final Jerman akan diawasi menjelang Kepercayaan Konsumen Dewan Konferensi AS yang akan dirilis di sesi NA.

Level teknis EUR/USD untuk dipertimbangkan

œDalam grafik 4 jam, pasangan ini menemukan support di sekitar SMA 20 yang sedikit bullish, sementara indikator teknis telah memantul dari garis tengahnya, mempertahankan kemiringan ke atas dan di dekat tertinggi harian mereka. SMA 100 telah memperpanjang penurunannya, mendekati retracement 38,2% dari penurunan yang disebutkan di 1,0900. Pasangan ini perlu naik melampaui itu untuk mendapatkan traksi bullish, sangat tidak mungkin dalam skenario penghindaran risiko saat ini. Level support: 1,770 1,725 1,690. Level resistensi: 1,0860 1,0900 1,930, Kepala Analis FXStreet, Valeria Bednarik, mencatat.

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS

Investor mencari keamanan dalam likuiditas, Dolar tertopang
Thursday, 2 April 2020 08:21 WIB

Dolar mempertahankan kenaikan pada Kamis ini karena investor bergegas untuk mengamankan mata uang karena pandemi virus corona menyebabkan gangguan besar pada perdagangan global. Indeks dolar terhadap sekumpulan enam mata uang utama naik 0,53% semalam karena mata uang AS menguat terhadap mayoritas m...

Sterling Stabil Terhadap Melonjaknya Dolar di Tengah Resesi Global
Wednesday, 1 April 2020 23:42 WIB

Sterling stabil terhadap menguatnya dolar pada hari Rabu di tengah aksi jual yang lebih luas di pasar saham global karena data menunjukkan aktivitas pabrik di seluruh dunia berkontraksi tajam karena pandemi coronavirus. Indeks manufaktur jatuh di seluruh dunia, dengan survei Purchasing Managers 'In...

Dolar Dalam Permintaan Seiring Memburuknya Kerusakan Ekonomi
Wednesday, 1 April 2020 15:13 WIB

Dolar diperdagangkan sedikit lebih tinggi pada hari Rabu, dibantu oleh statusnya sebagai mata uang safe haven karena data manufaktur yang keluar dari Asia menunjukkan perlambatan ekonomi yang parah ketika kawasan tersebut mencoba untuk memerangi pandemi virus korona. Pada 03:10 ET (0710 GMT), Indek...

AUD/USD Pertahankan Penurunan Setelah IMP Caixin China Yang Optimis
Wednesday, 1 April 2020 09:33 WIB

AUD/USD sedang berjuang untuk menarik tawaran beli setelah data manufaktur Tiongkokyang lebih baik dari perkiraan. Pasangan mata uang terus diperdagangkan dalam merah dekat 0,6120, setelah menghadapi penolakan di 0,6158 di awal Asia. IMP Manufaktur Caixin Tiongkok, yang berfokus pada unit-unit keci...

Sterling Menguat seiring Investor Menyesuaikan Posisi Di Akhir Quartal
Tuesday, 31 March 2020 23:49 WIB

Sterling naik pada hari Selasa karena investor menyesuaikan kembali posisi mereka pada akhir kuartal pertama 2020, meskipun analis mengatakan mata uang itu tetap rapuh. Pound jatuh pada hari sebelumnya terhadap dolar karena mata uang AS memperoleh kekuatan karena sifat safe-haven di tengah penyebar...

ANOTHER NEWS
Saham Tokyo ditutup turun beruntun untuk sesi keempat
Thursday, 2 April 2020 13:24 WIB Saham Tokyo turun untuk sesi keempat secara beruntun pada Kamis setelah penurunan di Wall Street, dengan sentimen investor menekan kekhawatiran mengenai meningkatnya jumlah kasus virus corona di Jepang. Indeks acuan Nikkei 225 kehilangan 1,37...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.