Yen Dekati Flat Meskipun Menigkatnya Kekhawatiran Virus; Dolar AS gain
Monday, 24 February 2020 12:36 WIB | CURRENCIES |Dolar AS Yen

Safe-haven yen Jepang sedikit berubah terhadap dolar AS pada hari Senin di Asia meskipun ada kekhawatiran bahwa penyebaran virus corona global yang memburuk.

Wabah kasus di luar China baru-baru ini mendapat perhatian pasar. Italia, Korea Selatan dan Iran mencatat kenaikan tajam dalam infeksi selama akhir pekan. Korea Selatan, yang melaporkan 160 kasus baru hari ini, sekarang memiliki lebih dari 760 kasus, sementara Italia melaporkan lebih dari 150 dan Iran 43 kasus.

MAyoritas ekuitas Asia diperdagangkan lebih rendah hari ini, dengan saham Korea Selatan merosot lebih dari 3%. Namun, yen Jepang, yang biasanya bergerak berlawanan arah dengan aset berisiko lainnya, tidak dapat memanfaatkan sentimen investor yang memburuk hari ini.

Pasangan USD / JPY terakhir diperdagangkan pada 111,53 pada 11:30 ET (03:30 GMT), turun 0,02%.

Sementara itu, indeks dolar AS yang menelusuri greenback terhadap sekumpulan mata uang lainnya naik 0,3% menjadi 99,485.

Pasangan EUR / USD kehilangan 0,2% menjadi 1,0819. Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde akan memberikan sambutan di sebuah acara di Jerman pada hari Rabu

Pasangan AUD / USD dan pasangan NZD / USD keduanya turun 0,3% karena terkanan terhadap selera risiko pasar terus membebani kedua pasangan mata uang.

Pasangan USD / CNY naik tipis 0,1% menjadi 7,0310.(yds)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS

Dolar Dalam Permintaan Seiring Memburuknya Kerusakan Ekonomi
Wednesday, 1 April 2020 15:13 WIB

Dolar diperdagangkan sedikit lebih tinggi pada hari Rabu, dibantu oleh statusnya sebagai mata uang safe haven karena data manufaktur yang keluar dari Asia menunjukkan perlambatan ekonomi yang parah ketika kawasan tersebut mencoba untuk memerangi pandemi virus korona. Pada 03:10 ET (0710 GMT), Indek...

AUD/USD Pertahankan Penurunan Setelah IMP Caixin China Yang Optimis
Wednesday, 1 April 2020 09:33 WIB

AUD/USD sedang berjuang untuk menarik tawaran beli setelah data manufaktur Tiongkokyang lebih baik dari perkiraan. Pasangan mata uang terus diperdagangkan dalam merah dekat 0,6120, setelah menghadapi penolakan di 0,6158 di awal Asia. IMP Manufaktur Caixin Tiongkok, yang berfokus pada unit-unit keci...

Sterling Menguat seiring Investor Menyesuaikan Posisi Di Akhir Quartal
Tuesday, 31 March 2020 23:49 WIB

Sterling naik pada hari Selasa karena investor menyesuaikan kembali posisi mereka pada akhir kuartal pertama 2020, meskipun analis mengatakan mata uang itu tetap rapuh. Pound jatuh pada hari sebelumnya terhadap dolar karena mata uang AS memperoleh kekuatan karena sifat safe-haven di tengah penyebar...

Dolar Gain Versus Yen, Franc Swiss; Sterling Melemah
Tuesday, 31 March 2020 15:13 WIB

Dolar diperdagangkan sedikit lebih tinggi pada Selasa, dibantu oleh keuntungan terhadap mata uang yang lebih defensif, yen Jepang dan franc Swiss, pada hari perdagangan terakhir bulan ini. Pada 3:05 ET (0705 GMT), Indeks Dolar AS, yang mengikuti greenback terhadap sekelompok enam mata uang lainnya,...

Dolar gain pada permintaan di Jepang jelang akhir tahun fiskal
Tuesday, 31 March 2020 08:04 WIB

Dolar naik terhadap yen pada Selasaini karena investor dan perusahaan Jepang bergegas untuk menutupi kekurangan mata uang AS sebelum akhir tahun fiskal mereka, tetapi sentimen tetap rapuh karena krisis virus corona global tidak menunjukkan tanda-tanda mereda. Dolar naik 0,23% menjadi 108,06 yen pad...

ANOTHER NEWS
China Tak Punya Rekam Jejak Pasien Corona yang Sembuh dan Kembali Positif
Wednesday, 1 April 2020 16:36 WIB Setelah pengetesan negatif dua kali berturut-turut, seorang pasien virus corona di Wuhan, yang pernah menjadi pusat wabah itu, baru-baru ini diperbolehkan pulang dari salah satu unit rumah sakit keliling corona. Belum sempat merasakan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.