Euro Didekat Terendahnya 3-Tahun Terkait Kekhawatiran prospek Pertumbuhan ekonomi
Tuesday, 18 February 2020 08:20 WIB | CURRENCIES |PoundsterlingDolar Australia,kiwi YuanDolar AS Euro

Euro diperdagangkan di dekat level terendahnya tiga tahun terhadap dolar menjelang survei Jerman yang sangat diawasi pada hari Selasa, yang diperkirakan akan menunjukkan penurunan tajam dalam kepercayaan investor dan memicu pesimisme yang berkembang tentang prospek pertumbuhan ekonomi terbesar di Eropa tersebut.

Pasar keuangan bertahan pada kisaran ketat setelah libur umum di AS pada hari Senin, menggeser fokus investor ke berita Eropa dan perkembangan dalam krisis virus Corona.

Euro diperdagangkan pada $ 1,0836 di Asia, dekat dengan level terendahnya sejak April 2017.

Sejak awal Februari, mata uang tunggal eropa ini telah kehilangan 2,3% versus greenback karena data ekonomi yang mengecewakan meningkatkan kekhawatiran bahwa kebijakan moneter zona euro harus tetap akomodatif untuk lebih lama.

Pound bertahan stabil pada $ 1,3003 di Asia pada hari Selasa setelah penurunan 0,3% di sesi sebelumnya. Sterling berada pada 83,30 pence per euro, memangkas penurunan 0,4% pada hari Senin.

Di tempat lain di pasar mata uang, yuan lepas pantai tetap stabil di 6,9882 per dolar setelah provinsi Hubei China, yang dianggap sebagai pusat penyebaran wabah virus Corona, mengatakan kasus baru penyakit ini turun sedikit menjadi 1.807 pada Senin dari 1.933 pada hari sebelumnya.

Yen, yang pada awalnya naik karena arus safe-haven saat wabah berlangsung bulan lalu, bertahan stabil dalam kisaran sempit di 109,82 per dolar.

Dolar Australia turun 0,22% menjadi $ 0,6702 setelah risalah dari pertemuan pertama Bank Sentral Australia tahun ini menunjukkan pembuat kebijakan membahas kebijakan pelonggaran.

RBA mempertahankan suku bunga tidak berubah pada level terendah sepanjang masa, 0,75% pada pertemuan itu, tetapi risalah menunjukkan para bank sentral siap untuk melonggarkan kebijakan lebih lanjut jika diperlukan.

Dolar Selandia Baru sedikit berubah pada $ 0,6436.(mrv)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Pound Menguat Terkait Kembalinya Minat Aset Risiko, Pedagang Menunggu Berita Johnson
Tuesday, 7 April 2020 23:33 WIB

Sterling rally pada hari Selasa dengan rebound meluas di pasar aset berisiko mendorong beberapa penjualan dolar, sementara para pedagang menunggu berita tentang Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, yang stabil dalam perawatan intensif saat ia melawan gejala COVID-19. Johnson, 55, dipindahkan ke p...

Dolar Melemah seiring Meningkatnya Sentimen Risiko
Tuesday, 7 April 2020 16:15 WIB

Dolar melemah pada hari Selasa, dengan sentimen risiko didorong oleh bukti lebih lanjut bahwa virus telah memuncak di beberapa negara di Eropa, sementara AS juga telah melihat bukti perbaikan yang tersebar. Pada pukul 3:10 ET (0710 GMT), Indeks Dolar AS, yang mengikuti greenback terhadap sekerlompo...

Dolar turun seiring kekhawatiran virus tetap ada meskipun ada beberapa tanda harapan
Tuesday, 7 April 2020 13:03 WIB

Dolar jatuh terhadap yen pada hari Selasa seiring saham berjangka AS menghapus kenaikan dan diperdagangkan lebih rendah dalam tanda beberapa investor tetap khawatir tentang guncangan ekonomi yang ditimbulkan oleh pandemi coronavirus. Pound mencabut kembali beberapa kerugian baru-baru ini terhadap d...

Pound sedikit lebih rendah seiring Boris Johnson memasuki perawatan intensif
Tuesday, 7 April 2020 08:10 WIB

Pound sedikit lebih rendah terhadap dolar dan euro pada hari Selasa pasca Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dipindahkan ke perawatan intensif setelah gejala coronavirus-nya memburuk. Dolar menahan kenaikan terhadap euro, yen, dan franc Swiss sebagai tanda tentatif bahwa kematian akibat virus co...

Yen Mulai Merasakan Tekanan dari Virus Korona
Monday, 6 April 2020 15:17 WIB

Yen Jepang telah terlihat dijual Senin, dengan pemerintah negara itu diharapkan untuk menerapkan keadaan darurat dalam menanggapi pandemi virus korona. Pada pukul 3:05 ET (0705 GMT), USD / JPY naik 0,7% menjadi 109,17. Indeks Dolar AS, yang mengikuti greenback terhadap sekelompok enam mata uang lai...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong Catatkan Lebih Banyak Gain (Review)
Wednesday, 8 April 2020 03:38 WIB Saham-saham Hong Kong menikmati reli yang sehat pada hari Selasa, sejalan dengan kenaikan di seluruh Asia dan mengikuti lonjakan di Wall Street, dengan para pedagang yang gembira oleh tanda-tanda melambatnya tingkat infeksi virus korona. Indeks...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.