Dolar Bervariasi Pasca Tiongkok Menambahkan Kebijakan Stimulus
Monday, 17 February 2020 16:21 WIB | CURRENCIES |DOLLAR

Dolar bervariasi terhadap rekan-rekan pasar maju di awal perdagangan pada hari Senin setelah mencapai level tertinggi baru empat bulan dalam perdagangan semalam.

Greenback juga merupakan sentuhan yang lebih lemah terhadap yuan China setelah Bank Rakyat China menambah langkah-langkah stimulus yang sudah luas sejak wabah virus Covid-19 dalam memotong tingkat pembiayaan jangka menengahnya ke rekor terendah baru.

Langkah-langkah itu mencerminkan pasar aset China lebih jauh, meninggalkan indeks saham acuan sebelum liburan Tahun Baru, tetapi telah berbuat banyak untuk mendorong ketidakpastian atas jalur ekonomi China karena berjuang dengan wabah virus.

Pada pukul 3:40 ET (08:40 GMT), indeks dolar, yang melacak dolar terhadap setengah lusin mata uang pasar-maju, berada di level 99,007, sebagian besar berkat kenaikan terhadap yen Jepang di tengah data yang menunjukkan bahwa Ekonomi Jepang menyusut pada laju tahunan 6,3% pada kuartal keempat.

Angka itu jauh lebih buruk daripada penurunan 3,7% yang diharapkan dan terjadi setelah kenaikan pajak konsumsi negara pada Oktober.

Pada pukul 3:45 ET, USD / JPY berada di level 109,86, naik 0,1%. Dolar juga merupakan sentuhan kuat terhadap Sterling pada $ 1,3029, sementara EUR / USD naik dari posisi terendah minggu lalu ke level $ 1,0838. (knc)

Sumber : Investing.com

RELATED NEWS

Dolar jatuh ke posisi terendah satu minggu ditengah harapan data ekonomi
Thursday, 2 July 2020 15:17 WIB

Dolar AS tergelincir ke level terendah satu minggu terhadap para pesaingnya pada Kamis karena data ekonomi AS dan Eropa yang tajam mempertajam selera risiko, dengan harapan untuk terobosan vaksin virus corona juga membantu sentimen. Terhadap sekumpulan mata uang, greenback berada di jalur untuk pen...

Dolar Melemah Karena Data Yang Optimis Mengurangi Daya Tarik Aset Safe-Haven
Thursday, 2 July 2020 08:42 WIB

Dolar berada pada posisi bertahan terhadap mata uang yang lebih sensitif terhadap pertumbuhan pada hari Kamis, mengikuti data ekonomi AS dan Eropa yang optimis tetapi kekhawatiran baru tentang virus corona menumpulkan pengambilan risiko yang lebih agresif. Sentimen pasar mendapatkan dorongan tambah...

Dolar Naik Tipis, Euro Tergelincir; Data Ekonomi A.S. dalam Fokus
Wednesday, 1 July 2020 18:30 WIB

Data ekonomi Eropa yang membaik mendorong selera risiko pada hari Rabu, sementara euro tergelincir dan indeks dolar sedikit naik karena pasar menyeimbangkan harapan untuk pemulihan ekonomi global dengan lonjakan infeksi COVID-19 di Amerika Serikat. Dengan tingkat penularan dari coronavirus yang tur...

Dolar Stabil, Yen Menguat; Data Ekonomi Eropa dalam Fokus
Wednesday, 1 July 2020 15:08 WIB

Pedagang mata uang secara luas berhati-hati dalam perdagangan awal London pada hari Rabu, dengan yen Jepang di sesi pertama mengalami kenaikan dalam lebih dari seminggu, sebelum data ekonomi utama Eropa dan A.S. Dolar naik semalam sebelum menghapus kenaikan, menjelang data manufaktur AS untuk Juni,...

Dolar Stabil Menjelang Rilis Data Manufaktur AS, Pekerjaan
Wednesday, 1 July 2020 13:40 WIB

Dolar bertahan stabil terhadap euro pada hari Rabu menjelang data yang diharapkan untuk menunjukkan aktivitas manufaktur AS dan perekrutan terus pulih dari guncangan ekonomi yang disebabkan oleh pandemi coronavirus. Euro berada dalam kisaran sempit seiring para pedagang menunggu data di sektor manu...

ANOTHER NEWS
Hang Seng Kembali Menggeliat
Thursday, 2 July 2020 15:37 WIB Sehari sebelum libur, Indeks Hang Seng ditutup di level 24.427,19 menguat 0,52% setelah sebelumnya sempat bullish di atas 1%. Menyusul laporan Indeks Manajer Pembelian (PMI) manufaktur Tiongkok yang resmi naik ke level tertinggi tiga bulan di angka...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.