Aussie Menguat Bersama Kiwi Terkait Optimisme Ekspor Asia
Monday, 13 January 2020 11:48 WIB | CURRENCIES |AUD/USD,Aussie

Dolar Australia dan Selandia Baru naik karena yuan yang lebih kuat dan optimisme tentang pemulihan ekspor Asia mendukung sentimen. Pound turun setelah pembuat kebijakan Bank of England menandai prospek penurunan suku bunga pada bulan Januari.

Aussie dan kiwi naik untuk sesi kedua karena kenaikan ekspor chip Korea Selatan menambah bukti baru-baru ini bahwa ekonomi kawasan mendapatkan momentum. Yuan lepas pantai menguat melewati 6,9 per dolar untuk pertama kalinya sejak Juli sementara sebagian besar mata uang Kelompok-10 lainnya terikat dengan Jepang ditutup untuk liburan.

Sentimen risiko juga didukung karena pedagang melihat ke depan untuk penandatanganan kesepakatan perdagangan sebagian AS-China dalam minggu ini.

AUD/USD naik 0,3% menjadi 0,6919; NZD/USD naik 0,3% menjadi 0,6650. GBP/USD turun 0,2% menjadi 1,303 setelah BOE Gertjan Vlieghe mengatakan kepada The Financial Times bahwa dia akan memilih pelonggaran di bulan ini jika tidak ada tanda-tanda ekonomi membaik setelah pemilihan umum.

USD/JPY naik 0,2% menjadi 109,61; pasar diposisikan untuk stop-buy dolar di atas level tertinggi 109,73 di bulan Desember, menurut seorang pedagang FX yang berbasis di Asia. Indeks Spot Dollar Bloomberg sedikit berubah setelah penurunan 0,1% pada hari Jumat setelah data upah dan non-farm payrolls AS meleset dari perkiraan. (frk)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

AUD/USD Jatuh Setelah Tingkat Pengangguran Australia Lebih Tinggi Dari Yang Diharapkan
Thursday, 20 February 2020 08:08 WIB

AUD/USD turun ke 0,6678 setelah mencapai level terendah harian di 0,6668 karena data ketenagakerjaan Australia mengecewakan pedagang Aussie pada Kamis pagi. Data tenaga kerja Australia bulan Januari menunjukkan angka utama perubahan tenaga kerja naik jauh melampaui 10 ribu menjadi 13,5 sedangkan ti...

GBP/USD Melonjak Kembali Di Atas 1,30, Rekor Baru Sesi Pasca IHK Inggris
Wednesday, 19 February 2020 17:03 WIB

Pasangan GBP/USD membalikkan penurunan awal sesi Eropa ke wilayah 1,2975 dan tampaknya kembali menuju rekor atas kisaran perdagangan harian pasca data makro Inggris. Menyusul pergerakan dua arah sesi sebelumnya dan aksi harga terikat-dalam-kisaran sepanjang sesi Asia pada hari Rabu, pasangan ini me...

Dolar dalam Permintaan; Bank Sentral Turki dalam Fokus
Wednesday, 19 February 2020 15:30 WIB

Dolar AS terus melaju naik pada hari Rabu, dengan coronavirus China terus memukul ekonomi di Asia, Eropa menunjukkan sangat sedikit tanda-tanda pertumbuhan sementara ekonomi AS menunjukkan kenaikan yang cukup sehat. Pada pukul 03:05 ET (08:05 GMT), EUR / USD diperdagangkan di 1,0798, setelah mendor...

AUD/USD: Tidak Ada Respons Terhadap Data Pertumbuhan Upah Q4 Australia
Wednesday, 19 February 2020 08:10 WIB

AUD/USD hampir tidak bergerak dalam menanggapi data pertumbuhan upah Australia untuk kuartal keempat yang dirilis oleh Biro Statistik Australia pada 00:00 UTC / 07:00 WIB. Data menunjukkan pertumbuhan upah bertahan di 0,5% kuartal-ke-kuartal dan 2,2% tahun-ke-tahun seperti yang diharapkan, mmebuat ...

Dolar Menguat ditengah Kekhawatiran Virus; Sterling Menunjukkan Penguatan
Tuesday, 18 February 2020 16:01 WIB

Kembalinya penghindaran risiko ke pasar keuangan pada hari Selasa telah mendorong lebih banyak keuntungan untuk dolar AS, di tengah kekhawatiran tentang tingkat kerusakan yang disebabkan oleh coronavirus di Cina, tetapi sterling juga menunjukkan tanda-tanda penguatan. Pada pukul 03:00 ET (08:00 GMT...

ANOTHER NEWS
Korsel Laporkan 15 Kasus Baru Virus Korona
Thursday, 20 February 2020 10:05 WIB Korea Selatan, Rabu (19/2), melaporkan 15 kasus baru virus korona, sehingga meningkatkan kekhawatiran mengenai kemungkinan munculnya wabah penyakit itu di negara tersebut. Hingga saat ini, ada 46 warga Korea Selatan yang telah dikukuhkan tertular...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.