Sterling Mencapai Level 31 Bulan Tertinggi, Dolar Melemah
Monday, 9 December 2019 18:02 WIB | CURRENCIES |Sterling,Poundsterling

Pound Inggris mencapai level 31 bulan tertinggi terhadap euro pada hari Senin dan mencapai tujuh bulan tertinggi terhadap dolar AS di tengah meningkatnya kepercayaan tentang kemenangan Partai Konservatif dalam pemilu UK pada hari Kamis, yang akan mengakhiri kelumpuhan politik pada Brexit.

Euro menyentuh level terendah 0,8406 terhadap sterling pada pukul 04:03 ET (09:03 GMT), level terlemah sejak Mei 2017.

Pound menguat terkait kekhawatiran terhadap berkurangnya ketidakpastian prospek parlemen setelah jajak pendapat pada hari Senin menunjukkan bahwa Partai Konservatif memperpanjang kepemimpinannya atas Partai Buruh menjadi 14 poin persentase, naik dari 9 poin persentase seminggu yang lalu.

Terhadap dolar, sterling mencapai level tertinggi 1,3180, yang terbesar sejak Mei dan terakhir berada di level 1,3161.

Permintaan untuk dolar didukung pada hari Senin setelah laporan pekerjaan blockbuster Jumat, tetapi mata uang berjuang untuk membuat kemajuan di tengah kekhawatiran tentang eskalasi dalam perang perdagangan antara AS-China.

Indeks dolar AS turun ke level 97,59 setelah naik 0,3% pada hari Jumat. Euro diperdagangkan pada 1,1065 setelah mencapai level terendah satu minggu di 1,1039 pada hari Jumat.

Dolar sedikit lebih rendah terhadap yen Jepang di level 108,45. (knc)

Sumber : Investing.com

RELATED NEWS

Safe Haven Yen Menguat Terkait Kekhawatiran Virus
Monday, 27 January 2020 16:48 WIB

Yen Jepang dalam permintaan Senin karena para pedagang berbondong-bondong ke mata uang safe haven di tengah kekhawatiran atas penyebaran virus seperti pneumonia di Cina. Pada pukul 03.20 ET (0820 GMT), USD / JPY turun 0,2% menjadi 109,08, setelah jatuh serendah 108,73 semalam, level terendah sejak ...

Yen menguat, yuan turun ditengah sentimen Cina yang berjuang untuk menahan virus
Monday, 27 January 2020 07:41 WIB

Yen menguat dan yuan jatuh dalam perdagangan luar negeri pada hari Senin seiring kekhawatiran bahwa China sedang berjuang untuk menahan penyebaran virus seperti-pneumonia yang memicu serangan penghindaran risiko. Mata uang Jepang, sering dicari sebagai safe-haven di saat ketidakpastian, naik ke ter...

Dolar Naik vs Euro seiring Data PMI Eropa Gagal Mengesankan
Friday, 24 January 2020 23:32 WIB

Dolar naik mendekati level tertinggi delapan minggu terhadap euro pada hari Jumat karena data PMI Eropa yang suram menambah keyakinan pasar yang lebih luas bahwa pembuat kebijakan bank sentral Eropa akan mempertahankan pelonggaran kebijakan moneter untuk waktu dekat. Aktivitas bisnis zona euro teta...

Dolar Naik Tipis Seiring Meredanya Kekhawatiran Virus; Euro Melemah
Friday, 24 January 2020 15:37 WIB

Dolar AS menunjukkan kekuatan terhadap safe haven yen Jepang pada Jumat karena tingkat ketenangan kembali ke pedagang yang telah cemas sepanjang minggu atas virus mirip pneumonia baru di Cina. Pada 02:50 ET (0750 GMT), dolar telah naik 0,1% terhadap yen, dengan perdagangan USD / JPY di 109,54. Inde...

Euro dekati level terendah 7-pekan pasca ECB; sentimen virus dukung yen
Friday, 24 January 2020 08:51 WIB

Euro melayang di dekat level terendah tujuh pekan terhadap dolar pada hari Jumat setelah Bank Sentral Eropa dipandang lebih dovish dari yang diharapkan, sementara kecemasan atas wabah virus korona China menopang yen safe-haven. Euro berada di $ 1,1055, menyentuh level terendah tujuh minggu di $ 1,1...

ANOTHER NEWS
Emas Naik ke Tertingginya 2-Minggu Terkait kekhawatiran Virus Memicu Pembelian Safe Heaven
Monday, 27 January 2020 18:31 WIB Harga emas naik ke level tertinggi dalam lebih dari dua minggu pada hari Senin karena ekuitas melemah di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa wabah virus China dapat berdampak pada ekonomi negara itu, mendorong investor untuk menjatuhkan aset...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.