AUD/JPY Turun Ke 74,35 Setelah Rilis Data Aussie
Thursday, 5 December 2019 08:45 WIB | CURRENCIES |Dollar Australia,Aussie

AUD/JPY merosot ke 74,36 di tengah sesi Asia pada hari Kamis. Pasangan ini bereaksi terhadap angka Penjualan Ritel dan Neraca Perdagangan yang suram dari Australia.

Neraca Perdagangan Australia pada bulan Oktober turun di bawah perkiraan 6,100 juta ke 4,502 juta sementara Penjualan Ritel meleset dari konsensus pasar 0,3% ke 0,0%. Bersama dengan data Produk Domestik Bruto (PDB) Australia yang dirilis sebelumnya dan menunjukkan kesulitan bagi dolar Australia (AUD).

Lebih jauh, berita Reuters bahwa pemerintah Jepang dekat dengan paket stimulus ekonomi bernilai sekitar 13 triliun yen Jepang (JPY) juga menyeret pasangan ini ke bawah.

Sentimen perdagangan lagi-lagi menyaksikan tekanan sisi bawah ketika Washington Post menyampaikan bahwa Ketua Komite Kehakiman Dewan Amerika Serikat (AS) Jerrold Nadler mengatakan perilaku Presiden Trump dengan Ukraina meningkat menjadi impeachable offense (suatu pelanggaran dimana pejabat publik dapat secara hukum dari kantornya). Juga berkontribusi terhadap pesimisme pasar adalah pembicaraan seputar hubungan AS-Iran setelah The Telegraph mengatakan pemerintahan Trump mempertimbangkan 14.000 lebih banyak pasukan untuk Timur Tengah.

Pasangan ini sebelumnya terhibur oleh komentar Presiden AS Donald Trump bahwa pembicaraan perdagangan dengan China berjalan "sangat baik".

Tanpa data utama pada kalender ekonomi, investor akan mengawasi berita perdagangan/politik untuk arah baru.

Sumber : FX Street

RELATED NEWS

Dolar Naik vs Euro seiring Data PMI Eropa Gagal Mengesankan
Friday, 24 January 2020 23:32 WIB

Dolar naik mendekati level tertinggi delapan minggu terhadap euro pada hari Jumat karena data PMI Eropa yang suram menambah keyakinan pasar yang lebih luas bahwa pembuat kebijakan bank sentral Eropa akan mempertahankan pelonggaran kebijakan moneter untuk waktu dekat. Aktivitas bisnis zona euro teta...

Dolar Naik Tipis Seiring Meredanya Kekhawatiran Virus; Euro Melemah
Friday, 24 January 2020 15:37 WIB

Dolar AS menunjukkan kekuatan terhadap safe haven yen Jepang pada Jumat karena tingkat ketenangan kembali ke pedagang yang telah cemas sepanjang minggu atas virus mirip pneumonia baru di Cina. Pada 02:50 ET (0750 GMT), dolar telah naik 0,1% terhadap yen, dengan perdagangan USD / JPY di 109,54. Inde...

Euro dekati level terendah 7-pekan pasca ECB; sentimen virus dukung yen
Friday, 24 January 2020 08:51 WIB

Euro melayang di dekat level terendah tujuh pekan terhadap dolar pada hari Jumat setelah Bank Sentral Eropa dipandang lebih dovish dari yang diharapkan, sementara kecemasan atas wabah virus korona China menopang yen safe-haven. Euro berada di $ 1,1055, menyentuh level terendah tujuh minggu di $ 1,1...

Pergerakan EUR / USD : Euro Tenggelam Ke Level 7-Minggu Terendah pasca ECB
Friday, 24 January 2020 00:11 WIB

EUR / USD diperdagangkan dalam tren yang buruk di bawah MA rata-rata dalam pergerakan sederhana. Selain itu, spot juga terhenti dari tren positif yang dimulai pada Oktober 2019. Bullish dari Desember 2019 yang gagal. EUR / USD menciptakan formasi head-and-shoulders yang membebani euro dan begitu pul...

Yen Mendorong Lebih Tinggi; Euro dalam Fokus Seiring Pertemuian ECB
Thursday, 23 January 2020 16:08 WIB

Safe haven yen Jepang menguat terhadap dolar AS pada Kamis karena pertarungan tajam dari penghindaran risiko, karena pertarungan untuk menahan virus mirip-pneumonia baru di China meningkat, meskipun volatilitas tetap terbatas. Pada 03:30 ET (0830 GMT), yen telah naik 0,2% terhadap dolar, dengan per...

ANOTHER NEWS
Saham AS berakhir melemah seiring kekhawatiran atas wabah coronavirus
Saturday, 25 January 2020 04:19 WIB Saham AS berakhir lebih rendah pada hari Jumat, memberikan kenaikan awal pasca pihak berwenang mengkonfirmasi kasus virus corona AS kedua. Saham Dow Jones Industrial Average turun sekitar 170 poin, atau 0,6%, berakhir di level 28.990, menurut...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.