AUD/JPY Terus Naik Setelah Status Quo Keputusan RBA
Tuesday, 3 December 2019 11:24 WIB | CURRENCIES |Dollar Australia,Aussie

AUD/JPY melonjak hampir 30 pip untuk mencapai tertinggi sesi di 74,67 setelah Reserve Bank of Australia (RBA) mempertahankan suku bunga tidak berubah di 0,75%, seperti yang diharapkan.

Pernyataan kebijakan mengatakan risiko masih cenderung ke sisi bawah, namun, beberapa tekanan ke bawah telah melemah baru-baru ini. Lebih lanjut, RBA mengatakan tingkat pengangguran akan turun di bawah 5% pada tahun 2020, 2021.

Sementara bank menegaskan bahwa ekonomi Australia tampaknya telah mencapai titik balik yang lembut, bank menyatakan bahwa suku bunga rendah akan diperlukan di Australia untuk mencapai lapangan kerja penuh dan mencapai target inflasi.

Lebih lanjut, bank sentral menyatakan keinginan untuk melonggarkan kebijakan moneter lebih lanjut jika diperlukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Secara keseluruhan, pernyataan kebijakan membawa nada yang sedikit optimis dan kemungkinan besar akan cocok untuk Dolar Australia.

Selanjutnya, pasangan ini dapat terus mengambil isyarat dari sentimen pasar yang lebih luas. Pada saat penulisan, kontrak berjangka S&P 500 melaporkan kenaikan 0,22%, mendukung kenaikan dalam AUD/JPY.

Secara teknis, pasangan ini telah memantul kuat dari support garis tren naik dari terendah Agustus dan Oktober, memperkuat bias bullish.

Sumber : FX Street

RELATED NEWS

Dolar Australia Menguat Karena Investor Fokus Pada Pemulihan Dari Pandemi
Monday, 1 June 2020 14:01 WIB

Mata uang berisiko naik terhadap dolar pada hari Senin karena investor melihat tanda-tanda positif dari pemulihan ekonomi pasca-coronavirus China dan bertaruh pada pelonggaran dalam ketegangan Sino-AS. Dolar Australia yang sensitif terhadap perdagangan melonjak 1% ke level tertinggi tiga bulan $ 0,...

Dolar Melemah Saat Investor Fokus pada Prospek Pemulihan
Monday, 1 June 2020 08:47 WIB

Dolar melemah pada hari Senin karena investor melihat tampilan terakhir keresahan di Amerika Serikat terhadap pemulihan ekonomi global dari virus corona dan berharap untuk mengurangi ketegangan Sino-AS. Dolar Australia yang sensitif terhadap risiko mengabaikan tekanan awal dan naik 0,4% hingga menc...

Euro Mencoba Ke Level Tertinggi sebelum Konferensi Pers Trump tentang Cina
Friday, 29 May 2020 18:30 WIB

Euro memperpanjang kenaikannya, mencoba ke levek tertinggi dua bulan, pada hari Jumat karena para pedagang menunggu tanggapan Presiden AS Donald Trump dalam pengendalian pengetatan China atas Hong Kong, yang dapat memperburuk ketegangan antara keduanya sebagai pusat keuangan. Sebelumnya, yen mengua...

Euro dan yen menguat sebelum konferensi pers Trump terkait China
Friday, 29 May 2020 15:56 WIB

Euro lanjutkan kenaikan pada hari Jumat ke level tertinggi 2-bulan seiring para pedagang menunggu tanggapan Presiden AS Donald Trump terhadap kontrol pengetatan China atas Hong Kong, yang selanjutnya dapat memperburuk ketegangan antara keduanya karena pusat keuangan. Yen menguat terhadap mata uang ...

Dolar Dalam Kisaran Sempit Karena Fokus Bergeser Ke Respon Trump Terhadap China
Friday, 29 May 2020 08:19 WIB

Dolar terjebak dalam kisaran perdagangan sempit pada hari Jumat karena fokus pedagang bergeser ke respons Presiden AS Donald Trump terhadap pengesahan undang-undang keamanan nasional China untuk Hong Kong. Yuan menarik diri dari rekor terendah dalam perdagangan luar negeri, tetapi investor tetap ge...

ANOTHER NEWS
ISM Manufaktur PMI meningkat menjadi 43,1 pada Mei vs 43,6 yang diharapkan
Monday, 1 June 2020 21:32 WIB Aktivitas ekonomi di sektor manufaktur AS mengalami kontraksi pada tingkat yang lebih lunak di bulan Mei daripada di bulan April dengan Indeks Manajer Pembelian Manufaktur (PMI) ISM meningkat menjadi 43,1 dari 41,5. Pembacaan ini datang sedikit...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.