Sterling Pertahankan Gain seiring Pedagang Tetap Berharap untuk Kemenangan Tory
Tuesday, 19 November 2019 23:29 WIB | CURRENCIES |GBP/USDPoundsterlingSterling,pound

Sterling diperdagangkan datar pada hari Selasa setelah jajak pendapat baru yang memperkuat harapan Partai Konservatif akan memenangkan mayoritas parlemen dalam pemilihan Inggris bulan depan.

Perdana Menteri Boris Johnson Tories telah melonjak untuk memimpin 18 poin atas oposisi Partai Buruh, menurut jajak pendapat yang diterbitkan oleh perusahaan riset pasar Kantar pada hari Selasa.

Jika Konservatif menang dengan mayoritas pada 12 Desember, harapannya adalah House of Commons akan menyetujui kesepakatan Brexit yang disepakati dengan Brussels bulan lalu dan Inggris akan keluar dari Uni Eropa pada 31 Januari, mengakhiri tiga setengah tahun ketidakpastian. .

Pemimpin Partai Brexit Nigel Farage mengatakan pada hari Selasa bahwa mungkin akan memenangkan pemilihan dengan mayoritas kecil. Sebagian besar ekspektasi kemenangan Tory sudah masuk dalam pound, kata ahli strategi HSBC kepada Reuters.

Pada pukul 15:20 GMT, sterling diperdagangkan datar di 85,50 pence terhadap euro, mendekati level tertinggi enam bulan di 85,22 pence yang dicapai pada Senin. Itu juga datar terhadap dolar di $ 1,2948. Sterling telah naik dari $ 1,20 di awal September menjadi mendekati $ 1,30 pada hari Senin karena hedge fund mengurangi posisi pendek mereka pada mata uang.(Arl)

Sumber : Reuters

RELATED NEWS

Sterling Turun seiring Banyaknya Perusahaan Inggris yang Menunjukkan Kemerosotan
Friday, 3 April 2020 23:26 WIB

Sterling merosot pada hari Jumat setelah data menunjukkan penurunan ke rekor baru di antara sektor jasa Inggris dan perusahaan manufaktur pada akhir Maret ketika bisnis dan rumah tangga menghentikan aktivitas untuk mencoba mencegah penyebaran virus corona. Sterling terakhir turun 1,5% pada $ 1,2205...

Dolar Masih Dalam Permintaan, Untuk Saat ini
Friday, 3 April 2020 15:17 WIB

Dolar dalam permintaan di awal perdagangan di Eropa pada hari Jumat, karena investor mencari keselamatan menyusul angka pengangguran AS yang mengerikan yang menggambarkan sejauh mana dampak ekonomi dari pandemi virus korona. Pada 3:05 ET (0705 GMT), Indeks Dolar AS, yang mengikuti greenback terhada...

Penguatan dolar terkonsolidasi karena meningkatnya resesi global
Friday, 3 April 2020 08:50 WIB

Dolar beringsut menuju kenaikan mingguan hampir 2% pada Jumat ini, didorong oleh lonjakan harga minyak dan karena investor mencari keamanan di tengah memburuknya dampak ekonomi dari pandemi virus corona. Keuntungan mengkonsolidasikan kekuatan dolar setelah bergejolak pada akhir bulan lalu, yang mem...

Sterling Mencapai 3-Minggu Tertinggi terhadap Euro, Datar vs Dolar
Thursday, 2 April 2020 23:39 WIB

Sterling mencapai tertinggi tiga minggu terhadap euro pada hari Kamis dan menahan kenaikan baru-baru ini terhadap dolar, karena mata uang Inggris tersapu dalam ayunan pasar global yang melemahkan euro secara luas. Pound telah rebound baru-baru ini setelah jatuh di tengah kepanikan yang disebabkan o...

Dolar Sedikit Melemah; Petro Currencies Menguat Terkait Komentar Trump
Thursday, 2 April 2020 15:24 WIB

Dolar bergerak lebih rendah dalam perdagangan Eropa Kamis, dengan investor tampaknya siap untuk pindah dari safe haven ke mata uang berisiko di menjelang data pengangguran utama AS. Pada pukul 3 pagi ET (0700 GMT), Indeks Dolar AS, yang mengikuti greenback terhadap sekelompok enam mata uang lainnya...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong Menuju Akhir Pekan Dengan Penurunan (Review)
Saturday, 4 April 2020 03:25 WIB Saham Hong Kong berakhir di Jumat dengan penurunan, sejalan dengan aksi jual di seluruh Asia, setelah data menunjukkan 6,7 juta orang Amerika pekan lalu mendaftar tunjangan pengangguran saat virus korona menghancurkan ekonomi global. Indeks Hang...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.