Dolar AS Flat Pasca Komentar dari Jerome Powell
Wednesday, 13 November 2019 23:30 WIB | CURRENCIES |USD/JPY,GBP/USDDOLLAR

Dolar AS tidak bergerak pada hari Rabu setelah pernyataan dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell.

Powell, yang memberikan kesaksian di depan Kongres, mengatakan bahwa sementara ekonomi berada di jalurnya sekarang, ada risiko terhadap ekspansi ekonomi saat ini.

"Kami melihat sikap kebijakan moneter saat ini sepertinya akan tetap sesuai selama informasi yang masuk tentang ekonomi tetap secara luas konsisten dengan pandangan kami," kata Powell Rabu dalam sambutan yang disiapkan untuk pengiriman ke Komite Ekonomi Bersama kongres di Washington. "Namun, risiko penting untuk pandangan ini tetap ada."

Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) memangkas suku bunga tiga kali tahun ini dan komentar dari Powell menunjukkan bank sentral sedang mempertimbangkan risiko penurunan, tetapi perubahan suku bunga tidak mungkin dalam waktu dekat.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekumpulan enam mata uang utama, datar di 98.170 pada pukul 10:51 pagi waktu timur AS (15:51 GMT).

Safe-haven yen Jepang lebih tinggi dengan USD/JPY turun 0,3% menjadi 108,71. Sterling lebih rendah, dengan GBP/USD turun 0,1% menjadi 1,2836. Sementara EUR / USD datar di 1,1008. (Tgh)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS

Brexit Pasca Pemilu Berharap Mengangkat Sterling
Monday, 16 December 2019 16:06 WIB

Sterling menguat pada hari Senin, bergerak menuju level tertinggi minggu lalu, ketika Perdana Menteri Inggris Boris Johnson akan melakukan pemungutan suara di parlemen segera untuk memberikan kesepakatan Brexit. Johnson akan "menyelesaikan Brexit" pada 31 Januari dan kemudian menyepakati perjanjian...

Aussie dan Yuan turun dari tertinggi empat bulan, sterling naik
Monday, 16 December 2019 08:39 WIB

Dalam perdagangan Senin pagi yuan China dan dolar Australia melayang di bawah level tertinggi empat bulan yang di capai pekan lalu karena investor mengkaji kesepakatan perdagangan AS-China, sementara sterling tetap kuat pasca pemilihan umum Inggris. Yuan di luar negeri diperdagangkan pada 7,0026 yu...

Dolar Menyentuh Level Terendah Sejak Juli seiring Penurunan Aset Heaven, Pound Reli
Friday, 13 December 2019 15:59 WIB

Indeks Bloomberg Dollar Spot turun pada minggu kedua seiring kenaikan aset berisiko setelah AS-China menyepakati perjanjian perdagangan fase-satu dan Partai Konservatif AS memenangkan mayoritas besar suara dalam pemilihan Kamis. USD / JPY naik 0,3% menjadi 109,63 GBP / USD reli sebesar 2,7% menjad...

Pound Melonjak Ke Tertinggi 2 1/2-Tahun Di Dorong Hasil Jajak Pendapat Inggris
Friday, 13 December 2019 07:57 WIB

Pound melonjak ke level tertinggi sejak 2017 terhadap tanda-tanda Partai Konservatif Boris Johnson berada di jalur untuk mengamankan mayoritas yang kuat dalam pemilihan Inggris, meningkatkan harapan untuk mengakhiri kebuntuan Brexit. Lonjakan ini membawa sterling ke level tertinggi sejak Mei 2018 t...

Pound Menyentuh Level Tertingginya Saat Dimulainya Pemungutan Suara di Inggris
Thursday, 12 December 2019 17:39 WIB

Pound mencapai level tertingginya sejak Maret ketika pemilih Inggris menuju ke tempat pemungutan suara untuk memutuskan antara Konservatif dan berharap untuk memberikan Brexit pada bulan Januari dan Partai Buruh yang menjanjikan referendum kedua. Sterling naik untuk hari keempat sebelum stabil di d...

ANOTHER NEWS
Indeks Berjangka AS Menujukkan Kenaikan pada Pembukaan, Didukung Kesepakatan Dagang Awal AS-Tiongkok
Monday, 16 December 2019 19:50 WIB Indeks saham berjangka AS menunjukkan lebih tinggi pada hari Senin, dengan nada optimis terkait dengan kesepakatan perdagangan awal antara AS-China, meskipun pertanyaan tetap mengenai rincian perjanjian "fase satu" yang telah lama...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.