Dolar Menguat, Didorong Oleh Harapan Kesepakatan Perdagangan, Data Ekonomi AS yang Kuat
Wednesday, 6 November 2019 08:19 WIB | CURRENCIES |SwissFrancDolar AS Euro Yen Indeks Dolar

Dolar berada di atas angin terhadap rival-rivalnya pada hari Rabu, khususnya terhadap mata uang safe-haven tradisional, di tengah meningkatnya harapan untuk kesepakatan perdagangan AS-Tiongkok dan serangkaian data ekonomi AS yang solid.

Indeks dolar terhadap mata uang utama berada di 97,936, setelah naik 0,37% pada hari Selasa menjadi 97,912.

Terhadap yen, dolar diperdagangkan pada 109,16 yen, turun 0,01% dari level akhir di AS tetapi mendekati level tertinggi Oktober di 109,285 dan tertinggi tiga bulan di 109,25 yang di capai pada 30 Oktober.

Franc Swiss berpindah tangan pada 0,9930 terhadap dolar setelah turun 0,5% pada hari sebelumnya, sementara emas jatuh 1,73% pada hari Selasa dan terakhir berada pada $ 1,484.1 per ons, dekat ujung bawah kisaran perdagangan selama sebulan terakhir.

Euro berada di $ 1,1075, setelah turun 0,49% pada hari Selasa dan tidak jauh dari level terendah tiga minggu di $ 1,10635 yang dicapai dalam perdagangan AS. Berharap bahwa pemerintahan Trump dapat membatalkan beberapa tarif yang telah dikenakan pada barang-barang dari China sebagai bagian dari "fase satu" kesepakatan perdagangan AS.-China meningkatkan sentimen risiko dalam pasar keuangan.(mrv)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Sterling jatuh ke posisi terendah tahun 2020 seiring penyebaran coronavirus
Friday, 28 February 2020 23:41 WIB

Pound turun tajam pada hari Jumat, kehilangan hampir 1% terhadap euro dan dolar seiring kekhawatiran tentang coronavirus yang menyebar cepat membuat investor keluar dari mata uang yang dianggap lebih berisiko. Investor beralih untuk safe-haven yen Jepang, franc Swiss dan dolar AS, sterling jatuh ke...

Yen melonjak karena investor beralih ke aset investasi aman
Friday, 28 February 2020 12:30 WIB

Yen Jepang kembali menjadi mercusuar aset investasi aman pada Jumat ini, menyentuh level tertinggi satu bulan terhadap dolar karena kekhawatiran yang semakin menjadi terkait virus corona yang membuat pasar finansial global bergejolak. Saham dalam terjun bebas dan Treasury AS telah mendorong imbal h...

Dolar turun terkait virus corona, spekulasi pemangkasan suku bunga meningkat
Friday, 28 February 2020 08:30 WIB

Dolar menahan penurunan pada Jumat setelah hari terburuknya terhadap euro dalam hampir dua tahun, karena penyebaran global dari virus corona memicu harapan untuk penurunan suku bunga AS dan mendorong perburuan imbal hasil. Pada hari Jumat, dolar stabil di $ 1,1001 per euro, tepat di atas terendah t...

Dolar Kehilangan Kilauannya seiring Ekspektasi Pemotongan Suku Bunga Naik
Thursday, 27 February 2020 23:29 WIB

Dolar jatuh pada hari Kamis karena imbal hasil Treasury terus bergerak ke posisi terendah baru dan para investor bertaruh bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga untuk mengimbangi dampak penyebaran virus corona, mengangkat euro ke level tertinggi dalam lebih dari tiga minggu. Pasar keuangan...

Euro, Pound Menguat Jelang Pembicaraan Perdagangan; Dolar AS Turun Terkait Kekhawatiran Virus
Thursday, 27 February 2020 16:01 WIB

Euro dan pound keduanya diperdagangkan lebih tinggi pada hari Kamis di Asia menjelang pembicaraan perdagangan UK dan Uni Eropa yang ditetapkan pada 2 Maret mendatang. Pasangan EUR / USD dan pasangan GBP / USD naik masing-masing 0,3% dan 0,2% pada pukul 1:45 ET (05:45 GMT). Terlepas dari keuntungan...

ANOTHER NEWS
Bursa Hong Kong, Shanghai Berakhir Dengan Kerugian Besar (Review)
Saturday, 29 February 2020 04:19 WIB Bursa Hong Kong dan Shanghai kembali tertekan pada hari Jumat, sejalan dengan aksi jual global yang telah menghapuskan triliunan dari valuasi pasar karena investor khawatir atas dampak ekonomi dari virus corona. Indeks Hang Seng turun 2,42 persen,...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.