Dolar Menguat Jelang The Fed; Perpanjangan Brexit Diharapkan Angkat Pound
Monday, 28 October 2019 15:47 WIB | CURRENCIES |USD/JPY,GBP/USDDolar AS Indeks DolarDolarDOLLAR

Dolar AS diperdagangkan mendekati level tertingginya dalam dua minggu terhadap yen pada hari Senin menjelang pertemuan Federal Reserve yang sangat diantisipasi akhir pekan ini, sementara harapan untuk perpanjangan Brexit memberikan dorongan terhadap pound Inggris.

Dolar naik 0,1% menjadi 108,74 terhadap yen pada pukul 04:17 GMT (08:17 GMT), tidak jauh dari tertinggi 108,94, yang merupakan tertinggi sejak 1 Agustus.

The Fed diperkirakan akan memberikan penurunan suku bunga ketiga dalam pertemuannya pada hari Rabu, tetapi beberapa analis memperkirakan The Fed terdengar "hawkish" dengan memberi sinyal pihaknya enggan untuk menurunkan suku bunga lebih lanjut.

Investor juga memantau pertemuan kebijakan Bank of Japan pada hari Kamis. BoJ condong ke arah untuk mempertahankan kebijakan, tetapi keputusan itu semakin pasti seiring para pembuat kebijakan berjuang dengan ancaman terhadap pandangan global dari perang perdagangan AS-China dan Brexit.

Indeks dolar AS, acuan greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama berada di 97,51, melayang di bawah tertinggi satu minggu. Sterling juga melonjak terhadap greenback, naik 0,23% menjadi 1,2848 dan sedikit berubah terhadap euro di 0,8632.(Arl)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS

Sterling Menguat Di atas $ 1,26 seiring Melemahnya Dolar AS
Wednesday, 15 July 2020 23:07 WIB

Sterling terdorong naik oleh pelemahan dolar dan peningkatan sentimen risiko pada hari Rabu, dengan analis mengatakan kemungkinan akan menghadapi pelemahan lebih lanjut karena kerusakan ekonomi yang ditimbulkan oleh krisis coronavirus dan Brexit. Pound naik 0,5% pada $ 1,2610, setelah naik menjadi ...

Mata Uang Berisiko Mendapatkan Dorongan dari Harapan Vaksin; Dolar Mencapai 1 Bulan Terendah
Wednesday, 15 July 2020 15:43 WIB

Sentimen risiko optimis di pasar mata uang pada hari Rabu, karena tanda-tanda kemajuan untuk vaksin COVID-19 dan rebound di Wall Street pada hari Selasa mendorong mata uang komoditas bergerak lebih tinggi dan dolar ke level terendah satu bulan. Vaksin eksperimental Moderna Inc untuk COVID-19 memicu...

Euro Sentuh Tertinggi 4 Bulan vs Dolar Terkait Stimulus, Harapan Pemulihan
Wednesday, 15 July 2020 08:54 WIB

Euro naik ke level tertinggi empat bulan terhadap dolar pada Rabu ini di tengah harapan para pemimpin Uni Eropa dapat menyetujui stimulus serta kebijakan fiskal guna melindungi perekonomian dari pandemi. Dolar berada di posisi defensif, terutama terhadap mata uang lain yang dipengaruhi oleh pertumb...

Dolar Jatuh seiring Penguatan pada Euro dan Saham AS
Tuesday, 14 July 2020 23:31 WIB

Dolar jatuh pada perdagangan hari Selasa di Amerika Utara seiring euro menguat di tengah optimisme tentang kemungkinan paket stimulus Uni Eropa dan karena saham AS melonjak. Indeks dolar AS, terhadap sekumpulan enam mata uang rivalnya, turun 0,31% menjadi 96,265. Dolar yang melemah sebagian disebab...

Dolar Naik Tipis Terkait Ketegangan Antara AS-China dan Kekhawatiran Investor Terhadap Virus
Tuesday, 14 July 2020 15:48 WIB

Dolar AS naik tipis pada hari Selasa terkait dengan ketegangan diplomatik antara Amerika Serikat dan China dan meningkatnya kasus virus korona mengguncang kepercayaan investor, meskipun pergerakan di pasar mata uang kecil dalam sesi yang tenang. Sementara pasar saham jatuh karena investor berbalik ...

ANOTHER NEWS
Bursa Hong Kong Berakhir Hampir Tidak Bergerak (Review)
Thursday, 16 July 2020 03:19 WIB Bursa Hong Kong bergerak mendatar pada hari Rabu, telah berayun sepanjang hari, dengan harapan untuk vaksin bermain melawan lonjakan infeksi di kota dan keputusan Donald Trump untuk menghapus status perdagangan khusus. Indeks Hang Seng naik tipis...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.