GBP/USD Pertahankan Kenaikan, Tepat Di Bawah Pertengahan 1,22 Pasca Data Makro Inggris
Thursday, 10 October 2019 16:02 WIB | CURRENCIES |PoundsterlingGBP/USD

Pasangan GBP/USD mempertahankan nada penawaran belinya sepanjang awal sesi Eropa pada Kamis ini, meskipun sedikit turun dari puncak sesi sebagai reaksi terhadap beragamnya hasil data makro Inggris.

Setelah menunjukkan ketahanan di bawah angka bulat 1,2200 untuk sesi ketiga berturut-turut, pasangan ini berhasil mendapatkan kembali daya tarik positif pada hari Kamis dan didukung oleh bias jual Dolar AS.

Namun momentum positif tidak memiliki tindak lanjut yang kuat dan bertemu dengan beberapa penawaran jual baru setelah laporan PDB bulanan Inggris menunjukkan ekonomi secara tak terduga mengalami kontraksi 0,1% pada bulan Agustus.

Ditambah, manufaktur dan produksi industri Inggris kontraksi lebih besar dari yang diperkirakan pada bulan Agustus, meskipun sebagian diimbangi oleh angka defisit perdagangan yang sedikit lebih rendah dari perkiraan untuk bulan yang sama.

Sekarang akan menarik untuk melihat apakah pasangan ini mampu memanfaatkan gerakan positif atau sekali lagi gagal di level-level yang lebih tinggi di tengah persistennya ketidakpastian di seputar keluarnya Inggris dari Uni Eropa. (knc)

Sumber : FX Street

RELATED NEWS

Dolar Melemah seiring Meningkatnya Sentimen Risiko
Tuesday, 7 April 2020 16:15 WIB

Dolar melemah pada hari Selasa, dengan sentimen risiko didorong oleh bukti lebih lanjut bahwa virus telah memuncak di beberapa negara di Eropa, sementara AS juga telah melihat bukti perbaikan yang tersebar. Pada pukul 3:10 ET (0710 GMT), Indeks Dolar AS, yang mengikuti greenback terhadap sekerlompo...

Dolar turun seiring kekhawatiran virus tetap ada meskipun ada beberapa tanda harapan
Tuesday, 7 April 2020 13:03 WIB

Dolar jatuh terhadap yen pada hari Selasa seiring saham berjangka AS menghapus kenaikan dan diperdagangkan lebih rendah dalam tanda beberapa investor tetap khawatir tentang guncangan ekonomi yang ditimbulkan oleh pandemi coronavirus. Pound mencabut kembali beberapa kerugian baru-baru ini terhadap d...

Pound sedikit lebih rendah seiring Boris Johnson memasuki perawatan intensif
Tuesday, 7 April 2020 08:10 WIB

Pound sedikit lebih rendah terhadap dolar dan euro pada hari Selasa pasca Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dipindahkan ke perawatan intensif setelah gejala coronavirus-nya memburuk. Dolar menahan kenaikan terhadap euro, yen, dan franc Swiss sebagai tanda tentatif bahwa kematian akibat virus co...

Yen Mulai Merasakan Tekanan dari Virus Korona
Monday, 6 April 2020 15:17 WIB

Yen Jepang telah terlihat dijual Senin, dengan pemerintah negara itu diharapkan untuk menerapkan keadaan darurat dalam menanggapi pandemi virus korona. Pada pukul 3:05 ET (0705 GMT), USD / JPY naik 0,7% menjadi 109,17. Indeks Dolar AS, yang mengikuti greenback terhadap sekelompok enam mata uang lai...

Pound turun pasca Boris Johnson dibawa ke rumah sakit untuk menjalani tes
Monday, 6 April 2020 08:29 WIB

Pound jatuh terhadap dolar dan euro pada hari Senin setelah Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dirawat di rumah sakit untuk tes setelah menunjukkan gejala terus-menerus dari virus corona. Yen melemah terhadap dolar setelah media domestik Jepang melaporkan Perdana Menteri Shinzo Abe dapat menyata...

ANOTHER NEWS
Emas tergelincir 1% terkait tanda kecil peningkatan corona virus yang mendorong saham
Tuesday, 7 April 2020 18:23 WIB Harga emas turun 1% pada hari Selasa, turun dari level tertinggi satu bulan di awal sesi karena sentimen risiko meningkat pada optimisme pasar yang lebih luas setelah ada tanda-tanda meningkatnya wabah virus corona di beberapa negara. Harga spot...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.