Dolar menguat pasca serangan Saudi membuat harga minyak mentah naik
Tuesday, 17 September 2019 08:30 WIB | CURRENCIES |DOLLAR Indeks DolarDolar AS

Dolar mendapat dukungan luas karena insiden serangan baru-baru ini terhadap fasilitas minyak Saudi dan ancaman aksi militer di kawasan itu membuat harga minyak mentah menjaga harga tetap tinggi.

Serangan terhadap fasilitas minyak mentah di Arab Saudi pada akhir pekan mendorong harga minyak naik hampir 15% pada hari Senin, dengan patokan internasional Brent mencatat kenaikan terbesar dalam lebih dari 30 tahun. Pada hari Selasa, harga sedikit turun tetapi tetap di level yang tinggi.

Terhadap yen, dolar diperdagangkan pada 108,11 yen, tepat di bawah level tertinggi pekan lalu di 108,265, level tertinggi sejak 1 Agustus.

Perlawanan utama terlihat di 108,43, retracement 50% dolar dari penurunannya dari April hingga Agustus.

Euro bertahan di $ 1,10045, setelah turun 0,6% pada hari Senin dan franc Swiss juga melemah 0,3% menjadi 0,9925 terhadap dolar.

Indeks dolar naik hampir 0,5% pada hari Senin dan terakhir bertahan di 98,624. (Arl)

Sumber : Reuters

RELATED NEWS

Dolar Sedikit Lebih Rendah Ditengah Pesan yang Beragam pada Perdagangan
Thursday, 5 December 2019 15:21 WIB

Dolar sedikit lebih rendah terhadap sekumpulan rivalnya pada Kamis seiring pesan yang beragam terkait perdagangan dari Presiden AS Donald Trump membuat harapan bahwa Cina dan AS akan segera mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang perdagangan yang berlarut-larut. Trump mengatakan pada hari Rabu...

AUD/JPY Turun Ke 74,35 Setelah Rilis Data Aussie
Thursday, 5 December 2019 08:45 WIB

AUD/JPY merosot ke 74,36 di tengah sesi Asia pada hari Kamis. Pasangan ini bereaksi terhadap angka Penjualan Ritel dan Neraca Perdagangan yang suram dari Australia. Neraca Perdagangan Australia pada bulan Oktober turun di bawah perkiraan 6,100 juta ke 4,502 juta sementara Penjualan Ritel meleset da...

Yen Memperpanjang Gain seiring China Mengancam Akan Membalas RUU DPR AS
Wednesday, 4 December 2019 15:18 WIB

Yen menguat dan Indeks Spot Dollar Bloomberg mengakhiri penurunan tiga hari karena kekhawatiran perdagangan melihat tawaran aset havens dan mata uang beta tinggi di bawah tekanan moderat. Greenback menguat versus sebagian besar dari rekan-rekan Kelompok 10, kecuali yen dan franc Swiss. USD / JPY t...

Indeks Dolar AS Mendapatkan Dorongan Di Sekitar 97,60 Menjelang Rilis Data Ekonomi
Wednesday, 4 December 2019 13:46 WIB

Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur Greenback vs sekelompok rival utamanya, diperdagangkan dengan kenaikan marginal di dekat wilayah 97,80. Pergerakan bearish dalam indeks bertemu rintangan yang layak di wilayah 97,60 pada hari Selasa, di mana duduk SMA 200-hari yang kritis. Koreksi nyata lebih r...

AUD/JPY Turun Ke 74,30 Karena PDB Q3 Australia Tergelincir Di Bawah Perkiraan Pada QoQ
Wednesday, 4 December 2019 08:13 WIB

AUD/JPY turun ke 74,30 pada sesi Asia hari Rabu karena PDB Q3 Australia meleset di bawah perkiraan konsensus. Produk Domestik Bruto (PDB) Australia kuartal ketiga (Q3) merosot ke 0,4% pada QoQ versus ekspektasi 0,5%. Meskipun, angka tahunan sesuai dengan ekspektasi optimis pertumbuhan 1,7% terhadap...

ANOTHER NEWS
Saham HongKong berakhir dengan Gain (Review)
Friday, 6 December 2019 04:31 WIB Saham Hong Kong menguat pada Kamis seiring kembalinya harapan perdagangan menyusul sebuah laporan yang mengatakan para pejabat AS dan Cina mendekati kesepakatan mini. Indeks Hang Seng menambahkan 0,59 persen, atau 154,48 poin, ke level...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.