en Turun ke Terendah 6-Minggu seiring AS Menunda Tarif China
Thursday, 12 September 2019 08:12 WIB | CURRENCIES |Currency YenDolarYenUSD/JPY,

Yen jatuh ke level terendah enam minggu dan Departemen Keuangan menurun pasca Presiden Donald Trump mengatakan dia akan mengembalikan tarif tambahan impor China dua minggu, mengurangi permintaan untuk tempat berlindung. Dolar Australia dan Selandia Baru naik.

Mata uang Jepang melemah melebihi 108 per dolar untuk pertama kalinya sejak 1 Agustus karena Trump mengatakan dalam tweetnya bahwa penundaan itu adalah "isyarat niat baik" menjelang Hari Nasional China. Treasuries jatuh melintasi kurva, dipimpin oleh berjangka 10 tahun.

USD/JPY naik untuk hari keempat, naik 0,2% menjadi 108,01.

Imbal hasil 10-tahun di AS naik 3 bps menjadi 1,77%, tertinggi sejak 8 Agustus.

Trump mengatakan kenaikan tarif impor Cina senilai $ 250 miliar akan ditunda hingga 15 Oktober dari 1 Oktober.

USD/JPY dapat naik menuju 108,40 dalam waktu dekat, tetapi greenback diperkirakan akan memperlambat kenaikan karena meningkatnya minat jual ketika naik, kata Hideki Shibata, ahli tingkat senior dan ahli strategi mata uang di Tokai Tokyo Research Institute. (Tgh)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Pound turun pasca Boris Johnson dibawa ke rumah sakit untuk menjalani tes
Monday, 6 April 2020 08:29 WIB

Pound jatuh terhadap dolar dan euro pada hari Senin setelah Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dirawat di rumah sakit untuk tes setelah menunjukkan gejala terus-menerus dari virus corona. Yen melemah terhadap dolar setelah media domestik Jepang melaporkan Perdana Menteri Shinzo Abe dapat menyata...

Sterling Turun seiring Banyaknya Perusahaan Inggris yang Menunjukkan Kemerosotan
Friday, 3 April 2020 23:26 WIB

Sterling merosot pada hari Jumat setelah data menunjukkan penurunan ke rekor baru di antara sektor jasa Inggris dan perusahaan manufaktur pada akhir Maret ketika bisnis dan rumah tangga menghentikan aktivitas untuk mencoba mencegah penyebaran virus corona. Sterling terakhir turun 1,5% pada $ 1,2205...

Dolar Masih Dalam Permintaan, Untuk Saat ini
Friday, 3 April 2020 15:17 WIB

Dolar dalam permintaan di awal perdagangan di Eropa pada hari Jumat, karena investor mencari keselamatan menyusul angka pengangguran AS yang mengerikan yang menggambarkan sejauh mana dampak ekonomi dari pandemi virus korona. Pada 3:05 ET (0705 GMT), Indeks Dolar AS, yang mengikuti greenback terhada...

Penguatan dolar terkonsolidasi karena meningkatnya resesi global
Friday, 3 April 2020 08:50 WIB

Dolar beringsut menuju kenaikan mingguan hampir 2% pada Jumat ini, didorong oleh lonjakan harga minyak dan karena investor mencari keamanan di tengah memburuknya dampak ekonomi dari pandemi virus corona. Keuntungan mengkonsolidasikan kekuatan dolar setelah bergejolak pada akhir bulan lalu, yang mem...

Sterling Mencapai 3-Minggu Tertinggi terhadap Euro, Datar vs Dolar
Thursday, 2 April 2020 23:39 WIB

Sterling mencapai tertinggi tiga minggu terhadap euro pada hari Kamis dan menahan kenaikan baru-baru ini terhadap dolar, karena mata uang Inggris tersapu dalam ayunan pasar global yang melemahkan euro secara luas. Pound telah rebound baru-baru ini setelah jatuh di tengah kepanikan yang disebabkan o...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong menikmati keuntungan pagi
Monday, 6 April 2020 11:26 WIB Saham Hong Kong akhiri Senin pagi dengan naik lebih dari satu persen, dengan para pedagang terdorong oleh berita bahwa angka infeksi coronavirus menurun di beberapa negara yang paling parah di dunia. Indeks Hang Seng menambahkan 1,11 persen, atau...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.