Dolar melemah seiring kemajuan kesepakatan perdagangan picu selera risiko
Tuesday, 10 September 2019 08:28 WIB | CURRENCIES |DOLLAR Yen EuroDollar Australia,

Dolar melayang lebih rendah pada hari Selasa seiring selera investor untuk mata uang berisiko lebih tinggi mendapat dukungan pada laporan rencana stimulus Jerman, mengurangi peluang Brexit yang tanpa kesepakatan dan harapan akan kesepakatan dalam perang dagang China-A.S.

Situasi ini mendorong dolar Australia ke tertinggi enam minggu di $ 0,6875 dan pound juga mencapai tertinggi enam minggu di $ 1,2385 karena undang-undang Inggris yang memblokir keluarnya kesepakatan dari Uni Eropa diberlakukan.

Safe-haven yen menyentuh level terendah lima minggu di 107,46 per dolar karena selera risiko meningkat. Pergerakan sederhana di awal perdagangan Asia, namun, dengan pedagang secara luas tetap di sela-sela jelang pertemuan Bank Sentral Eropa pada hari Kamis, di mana para pembuat kebijakan diharapkan untuk melonggarkan kebijakan moneter.

Euro reli ke level $ 1,0167 menyusul laporan Reuters bahwa Jerman dapat membentuk lembaga investasi publik untuk meningkatkan stimulus fiskal tanpa melanggar aturan pengeluaran nasional.

Sementara itu, Sterling nyaris bergeser ketika parlemen Inggris memilih, seperti yang diharapkan, untuk menghalangi tawaran Perdana Menteri Boris Johnson untuk pemilihan awal, yang mendorongnya bersumpah bahwa dia akan mengamankan kesepakatan Brexit pada pertemuan puncak Uni Eropa bulan depan. (Tgh)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Dolar Naik seiring Meredanya Selera Risiko oleh Naiknya Kasus COVID-19 di A.S.
Friday, 3 July 2020 22:04 WIB

Dolar naik tipis pada hari Jumat tetapi ditetapkan untuk penurunan mingguan terbesar sejak awal Juni, karena dorongan sentimen dari data pekerjaan yang lebih baik dari yang diperkirakan di Amerika Serikat dilemahkan oleh melonjaknya kasus coronavirus. Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan pada hari...

Dolar naik; Aussie dan Kiwi sedikit menguat pada data AS dan China
Friday, 3 July 2020 15:20 WIB

Dolar naik tipis di awal perdagangan London pada hari Jumat dan pedagang mata uang risiko sedikit didorong oleh data pekerjaan yang lebih baik dari perkiraan di Amerika Serikat, karena kasus-kasus virus corona yang terus meningkat meruncingkan optimisme pasar. Data Payroll AS melonjak pada hari Kam...

Dolar Stabil Seiring Meningkatnya Kasus Coronavirus di AS Jelang Liburan Panjang
Friday, 3 July 2020 09:56 WIB

Dolar terjebak dalam kisaran sempit pada hari Jumat, didukung oleh arus safe-haven ketika kebangkitan coronavirus di Amerika Serikat membuat beberapa investor enggan mengambil risiko berlebihan. Yuan bertahan stabil setelah data menunjukkan rebound kuat di sektor jasa China, karena para investor me...

Dolar Bersiap Untuk Penurunan Mingguan Terbesar dalam Sebulan jelang Data A.S.
Thursday, 2 July 2020 18:51 WIB

Dolar AS tergelincir ke level terendah satu minggu terhadap para pesaingnya pada hari Kamis karena data ekonomi AS dan Eropa yang optimis mempertajam selera risiko, dengan harapan untuk terobosan vaksin COVID-19 juga membantu sentimen. Terhadap sekeranjang mata uang, greenback berada di jalur untuk...

Dolar jatuh ke posisi terendah satu minggu ditengah harapan data ekonomi
Thursday, 2 July 2020 15:17 WIB

Dolar AS tergelincir ke level terendah satu minggu terhadap para pesaingnya pada Kamis karena data ekonomi AS dan Eropa yang tajam mempertajam selera risiko, dengan harapan untuk terobosan vaksin virus corona juga membantu sentimen. Terhadap sekumpulan mata uang, greenback berada di jalur untuk pen...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong Akhiri Pekan Ini dengan Catatan Kuat (Review)
Saturday, 4 July 2020 03:45 WIB Saham Hong Kong berakhir dengan lebih tinggi pada hari Jumat, memperpanjang kenaikan hampir tiga persen hari sebelumnya, karena pasar global didorong oleh pembacaan yang lebih baik dari perkiraan pada penciptaan lapangan kerja AS. Indeks Hang Seng...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.