USD tersandung, perang dagang mencapai rintangan lain
Wednesday, 4 September 2019 09:59 WIB | CURRENCIES | Indeks DolarDolar AS

Dolar AS turun sedikit pada pembukaan hari perdagangan di Asia Rabu ini, dengan pembicaraan perdagangan antara AS dan China mencapai rintangan lain serta pasar saham jatuh pada hari Selasa di AS.

Indeks Dolar AS yang menelusuri greenback terhadap sekumpulan mata uang turun 0,06% menjadi 98,94 pada pukul 21:15 pagi waktu timur AS (01:15 GMT). Pejabat di AS dan China kesulitan untuk mengatur jadwal pertemuan, yang mengatakan bahwa AS telah menolak permintaan untuk menunda tarif sekitar $110 miliar impor Tiongkok yang mulai berlaku akhir pekan lalu, menurut laporan Bloomberg

Pasangan USD / JPY diperdagangkan naik 0,02% pada 105,94.

Pasangan AUD / USD naik 0,10% menjadi 0,6764, sehari setelah Reserve Bank of Australia mempertahankan suku stabil di 1%, meskipun ada seruan untuk pemangkasan untuk memicu pertumbuhan.

Pasangan NZD / USD datar di 0,6334.

Investor juga mengawasi pound sterling Inggris, yang jatuh ke level terendah terhadap USD dalam waktu sekitar tiga tahun sebelum memulihkan beberapa penguatan. Parlemen di Inggris memberontak selama beberapa hari terakhir terhadap Perdana Menteri Boris Johnson sebagai bagian dari upaya untuk mencegah Brexit terjadi tanpa kesepakatan. Perdagangan GBP / USD naik 0,06% menjadi 1,2092 pada hari Rabu pagi di Asia.

EUR / USD juga naik 0,05% menjadi 1,0978.(ys)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS

Euro stabil seiring dolar AS bersiap untuk minggu terburuk sejak Oktober
Friday, 6 December 2019 16:32 WIB

Euro stabil terhadap dolar pada hari Jumat, meskipun greenback menuju minggu terburuk sejak pertengahan Oktober, terseret oleh kegelisahan di sekitar hubungan perdagangan AS-China dan isyarat pelemahan dalam ekonomi AS. Kiwi yang bangkit kembali menikmati pemulihan yang kuat berkat beberapa selera ...

Dolar Menuju Penurunan Mingguan Karena Tertekan Oleh Data dan Kekhawatiran Perdagangan
Friday, 6 December 2019 08:19 WIB

Dolar mengalami penurunan pada hari Jumat, dilanda kekhawatiran pada perdagangan dan sinyal beragam tentang ekonomi A.S., sementara pound Inggris berdiri lebih tinggi karena spekulasi menegaskan bahwa Perdana Menteri Boris Johnson dapat memenangkan kemenangan pemilihan umum. Tempat berlindung yang ...

Dolar Sedikit Lebih Rendah Ditengah Pesan yang Beragam pada Perdagangan
Thursday, 5 December 2019 15:21 WIB

Dolar sedikit lebih rendah terhadap sekumpulan rivalnya pada Kamis seiring pesan yang beragam terkait perdagangan dari Presiden AS Donald Trump membuat harapan bahwa Cina dan AS akan segera mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang perdagangan yang berlarut-larut. Trump mengatakan pada hari Rabu...

AUD/JPY Turun Ke 74,35 Setelah Rilis Data Aussie
Thursday, 5 December 2019 08:45 WIB

AUD/JPY merosot ke 74,36 di tengah sesi Asia pada hari Kamis. Pasangan ini bereaksi terhadap angka Penjualan Ritel dan Neraca Perdagangan yang suram dari Australia. Neraca Perdagangan Australia pada bulan Oktober turun di bawah perkiraan 6,100 juta ke 4,502 juta sementara Penjualan Ritel meleset da...

Yen Memperpanjang Gain seiring China Mengancam Akan Membalas RUU DPR AS
Wednesday, 4 December 2019 15:18 WIB

Yen menguat dan Indeks Spot Dollar Bloomberg mengakhiri penurunan tiga hari karena kekhawatiran perdagangan melihat tawaran aset havens dan mata uang beta tinggi di bawah tekanan moderat. Greenback menguat versus sebagian besar dari rekan-rekan Kelompok 10, kecuali yen dan franc Swiss. USD / JPY t...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong akhiri pekan dengan catatan positif (Review)
Saturday, 7 December 2019 04:32 WIB Saham Hong Kong ditutup menguat lebih dari satu persen pada hari Jumat, didorong oleh harapan baru bahwa China dan Amerika Serikat pada akhirnya akan mencapai kesepakatan perdagangan parsial. Indeks Hang Seng menambahkan 1,07 persen, atau 281,33...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.