USD terus menguat, Sterling turun pada tekanan Brexit
Tuesday, 3 September 2019 10:07 WIB | CURRENCIES | Indeks DolarDolar AS

The U.S. dollar continued to climb Tuesday morning in Asia, rising to highs not seen since April 2017.

The US Dollar Index that tracks the greenback against a basket of currencies was up 0.33% to 99.25.

The climb in the dollar matched declines in the British pound, which took a hit after Prime Minister Boris Johnson asked parliament to vote against any delays to his Brexit plan. He wants Brexit to happen by Oct. 31. The GBP/USD pair was down 0.11% to 1.2052.

The USD/JPY pair traded up 0.11% at 106.33 by 10:20 PM ET (02:20 GMT).¯

For its part, the People™s Bank of China (PBoC) set the reference rate for the yuan at 7.0884, compared to a previous close of 7.1717. The yuan remains at 11-and-a-half year lows.

U.S. markets were closed Monday for the Labor Day holiday.

The AUD/USD pair was down 0.19% to 0.6700 and the NZD/USD pair traded down 0.33% to 0.6286. A monetary policy decision was expected out of Australia on Tuesday.

Source: Investing.com

============================================================================== 

Dolar AS terus naik pada Selasa pagi di Asia, naik ke level tertingginya yang tidak terlihat sejak April 2017.

Indeks Dolar AS yang menelsuri greenback terhadap sekumpulan mata uang naik 0,33% menjadi 99,25.

Kenaikan dolar sesuai dengan penurunan dalam pound Inggris, yang tertekan pasca Perdana Menteri Boris Johnson meminta parlemen untuk memberikan suara terhadap setiap penundaan pada rencana Brexit-nya. Dia ingin Brexit terjadi pada 31 Oktober. Sementara pasangan GBP/USD turun 0,11% menjadi 1,2052.

Pasangan USD/JPY diperdagangkan naik 0,11% pada 106,33 pada 10:20 pagi waktu timur AS (02:20 GMT).

People's Bank of China (PBoC) menetapkan tingkat referensi untuk yuan pada 7,0884, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya 7,1717. Yuan tetap di posisi terendah 11 setengah tahun.

Pasar AS ditutup pada hari Senin untuk libur Hari Buruh.

Pasangan AUD/USD turun 0,19% menjadi 0,6700 dan pasangan NZD/USD diperdagangkan turun 0,33% menjadi 0,6286. Keputusan kebijakan moneter diharapkan keluar dari Australia pada hari Selasa.(yds)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS

Sterling Merosot Terhadap Euro, Stabil terhadap Dolar
Monday, 6 July 2020 15:46 WIB

Pound jatuh terhadap euro, karena mata uang umum naik pada hari Senin, dan bertahan stabil terhadap dolar AS, karena para pedagang mengunggu negosiasi Brexit bulan ini dan lebih banyak langkah dukungan pemerintah yang diharapkan akhir minggu ini. Pada akhir Juli, para pedagang mengantisipasi kejela...

Dolar dalam Kisaran Ketat Jelang Laporan Data Sektor Jasa AS
Monday, 6 July 2020 08:56 WIB

Dolar tetap stabil terhadap sebagian besar mata uang pada hari Senin karena investor menunggu data yang diharapkan untuk menunjukkan sektor jasa AS berhenti berkontraksi, dan menyoroti pemulihan ekonomi dari pandemi virus corona. Euro bergerak dalam kisaran kecil sebelum data ekonomi dari Jerman da...

Dolar Naik seiring Meredanya Selera Risiko oleh Naiknya Kasus COVID-19 di A.S.
Friday, 3 July 2020 22:04 WIB

Dolar naik tipis pada hari Jumat tetapi ditetapkan untuk penurunan mingguan terbesar sejak awal Juni, karena dorongan sentimen dari data pekerjaan yang lebih baik dari yang diperkirakan di Amerika Serikat dilemahkan oleh melonjaknya kasus coronavirus. Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan pada hari...

Dolar naik; Aussie dan Kiwi sedikit menguat pada data AS dan China
Friday, 3 July 2020 15:20 WIB

Dolar naik tipis di awal perdagangan London pada hari Jumat dan pedagang mata uang risiko sedikit didorong oleh data pekerjaan yang lebih baik dari perkiraan di Amerika Serikat, karena kasus-kasus virus corona yang terus meningkat meruncingkan optimisme pasar. Data Payroll AS melonjak pada hari Kam...

Dolar Stabil Seiring Meningkatnya Kasus Coronavirus di AS Jelang Liburan Panjang
Friday, 3 July 2020 09:56 WIB

Dolar terjebak dalam kisaran sempit pada hari Jumat, didukung oleh arus safe-haven ketika kebangkitan coronavirus di Amerika Serikat membuat beberapa investor enggan mengambil risiko berlebihan. Yuan bertahan stabil setelah data menunjukkan rebound kuat di sektor jasa China, karena para investor me...

ANOTHER NEWS
Saham AS menguat ditengah sektor jasa yang kuat dan harapan pemulihan China
Tuesday, 7 July 2020 03:25 WIB Saham AS naik tajam pada hari Senin seiring rebound dalam aktivitas industri layanan AS pada bulan Juni dan ekspektasi kebangkitan kembali ekonomi China mendorong optimisme, membantu investor meninjau kembali lonjakan dalam kasus virus corona di...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.