Dolar Bergerak Stabil Menjelang Pidato Fed, Kiwi Melonjak Pada Komentar RBNZ
Friday, 23 August 2019 08:46 WIB | CURRENCIES |DOLLAR

Dolar tetap stabil di Asia pada hari Jumat di tengah harapan Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell akan tetap dengan pesannya bahwa bank sentral belum memasuki siklus pelonggaran moneter yang berkepanjangan.

Powell memberikan pidato yang sangat ditunggu Jumat malam pada pertemuan para gubernur bank sentral di Jackson Hole, tetapi keraguan telah muncul setelah dua pejabat Fed mengatakan mereka tidak melihat alasan untuk menurunkan suku bunga selanjutnya tanpa tanda-tanda baru kelemahan ekonomi.

Di pasar mata uang Asia, Dolar Selandia Baru melonjak setelah ketua bank sentral negara Pasifik itu mengatakan dia "senang" dengan suku bunga saat ini, mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga segera setelah pelonggaran agresif bulan ini.

Pasar mata uang dalam beberapa bulan terakhir didorong oleh pergeseran bank sentral global ke pengaturan kebijakan yang jauh lebih akomodatif karena permintaan ekonomi melambat dan perang perdagangan semakin meningkat.

Harapan bahwa Fed akan memangkas suku bunga pada pertemuan berikutnya pada bulan September masih sangat tinggi, menurut suku bunga berjangka, tetapi pasar mata uang kemungkinan akan bereaksi jika nada komentar Powell tidak sesuai dengan harapan dovish ini.

Dolar sedikit berubah di level 106,48 yen pada hari Jumat. Dolar turun 0,2% versus yen pada hari Kamis menyusul data yang sedikit lemah pada sektor manufaktur AS.

Untuk minggu ini, greenback berada di jalur untuk kenaikan 0,1% versus yen.

Indeks dolar (DXY) terhadap sekelompok enam mata uang utama sedikit berubah pada level 98.170.

Dolar Selandia Baru melonjak 0,4% ke level $ 0,6391 dan 0,4% menjadi 68,06 yen. Gubernur Reserve Bank of New Zealand Adrian Orr mengatakan kepada Bloomberg TV bahwa ia sanggup menunggu kebijakan moneter setelah investor yang memukau awal bulan ini dengan penurunan suku bunga 50 basis poin yang tajam. (knc)

Sumber : Reuters

RELATED NEWS

Dolar Sedikit Melemah; Petro Currencies Menguat Terkait Komentar Trump
Thursday, 2 April 2020 15:24 WIB

Dolar bergerak lebih rendah dalam perdagangan Eropa Kamis, dengan investor tampaknya siap untuk pindah dari safe haven ke mata uang berisiko di menjelang data pengangguran utama AS. Pada pukul 3 pagi ET (0700 GMT), Indeks Dolar AS, yang mengikuti greenback terhadap sekelompok enam mata uang lainnya...

Investor mencari keamanan dalam likuiditas, Dolar tertopang
Thursday, 2 April 2020 08:21 WIB

Dolar mempertahankan kenaikan pada Kamis ini karena investor bergegas untuk mengamankan mata uang karena pandemi virus corona menyebabkan gangguan besar pada perdagangan global. Indeks dolar terhadap sekumpulan enam mata uang utama naik 0,53% semalam karena mata uang AS menguat terhadap mayoritas m...

Sterling Stabil Terhadap Melonjaknya Dolar di Tengah Resesi Global
Wednesday, 1 April 2020 23:42 WIB

Sterling stabil terhadap menguatnya dolar pada hari Rabu di tengah aksi jual yang lebih luas di pasar saham global karena data menunjukkan aktivitas pabrik di seluruh dunia berkontraksi tajam karena pandemi coronavirus. Indeks manufaktur jatuh di seluruh dunia, dengan survei Purchasing Managers 'In...

Dolar Dalam Permintaan Seiring Memburuknya Kerusakan Ekonomi
Wednesday, 1 April 2020 15:13 WIB

Dolar diperdagangkan sedikit lebih tinggi pada hari Rabu, dibantu oleh statusnya sebagai mata uang safe haven karena data manufaktur yang keluar dari Asia menunjukkan perlambatan ekonomi yang parah ketika kawasan tersebut mencoba untuk memerangi pandemi virus korona. Pada 03:10 ET (0710 GMT), Indek...

AUD/USD Pertahankan Penurunan Setelah IMP Caixin China Yang Optimis
Wednesday, 1 April 2020 09:33 WIB

AUD/USD sedang berjuang untuk menarik tawaran beli setelah data manufaktur Tiongkokyang lebih baik dari perkiraan. Pasangan mata uang terus diperdagangkan dalam merah dekat 0,6120, setelah menghadapi penolakan di 0,6158 di awal Asia. IMP Manufaktur Caixin Tiongkok, yang berfokus pada unit-unit keci...

ANOTHER NEWS
Saham AS Dibuka Lebih Rendah, Terus Berlangsung Untuk Hari Ketiga Setelah Rekor Pada Data Klaim Pengangguran
Thursday, 2 April 2020 20:55 WIB Saham AS turun pada awal perdagangan hari Kamis, membalikkan kenaikan pasar, setelah Departemen Tenaga Kerja melaporkan bahwa 6,6 juta warga Amerika mengajukan tunjangan pengangguran pada pekan yang berakhir 28 Maret, rekor baru. Dow Jones...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.