Indeks Dolar AS Datar Di sekitar 98,20, Fokus Pada Berita Perdagangan dan Jackson Hole
Monday, 19 August 2019 13:08 WIB | CURRENCIES |DOLLAR

Greenback, dalam Indeks Dolar AS (DXY), bergerak naik turun dalam kisaran sempit di awal pekan di sekitar wilayah 98,20.

Momentum naik dalam indeks kehilangan beberapa daya tarik pada hari Senin, meskipun Greenback berhasil dengan baik untuk menjaga bisnis di atas penghalang utama di angka 98,00.

Pasar telah mengabaikan retorika perdagangan lebih lanjut oleh Presiden Trump sejauh ini, kali ini menimbulkan keraguan atas kemampuan kedua belah pihak untuk mencapai kesepakatan dalam jangka pendek/menengah.

Selain kegelisahan perdagangan, kebisingan geopolitik yang berasal dari Hong Kong kemungkinan akan menarik perhatian investor karena masalah ini masih jauh dari terselesaikan.

Dari segi peristiwa, Simposium Jackson Hole pada 22-24 Agustus akan berputar di sekitar 'Tantangan untuk Kebijakan Moneter', sementara fokus diperkirakan akan berada pada pidato Ketua Powell pada hari Jumat.

Berita dari komunitas spekulatif mencatat pembelian bersih USD turun ke posisi terendah tiga pekan selama pekan yang berakhir pada 13 Agustus, menurut laporan CFTC terbaru. Konteks ˜flight-to-safety™ tampaknya telah membebani Dolar untuk JPY dan obligasi.

Di ruang data AS, sektor perumahan akan tetap dalam sorotan minggu ini bersama dengan Klaim Awal biasa, IMP lanjutan untuk bulan berjalan dan risalah FOMC. (knc)

Sumber : FX Street

RELATED NEWS

Dolar menahan kenaikan seiring goncangan terhadap minyak mereda, fokus tertuju Fed
Wednesday, 18 September 2019 08:16 WIB

Dolar diperdagangkan mendekati level tertinggi tujuh minggu terhadap yen karena pasar minyak pulih dari guncangan terhadap penurunan pasokan, tetapi fokus utama tertuju pertemuan Federal Reserve AS nanti pada hari Rabu yang secara luas diperkirakan akan memberikan penurunan suku bunga. Mata uang ut...

Dolar Lebih Tinggi Jelang ZEW Jerman, Pertemuan The Fed
Tuesday, 17 September 2019 15:20 WIB

Dolar sebagian besar lebih tinggi pada awal perdagangan di Eropa Selasa, karena kekhawatiran lonjakan berkelanjutan dalam harga minyak serta konflik di Teluk Persia melemahkan aset berisiko menjelang pertemuan kebijakan dua hari Federal Reserve AS. Euro berada di $1,1012, dengan pasar mengawasi ind...

Yen Jepang Tidak Berubah Meskipun Ada Kesepakatan Perdagangan dengan AS
Tuesday, 17 September 2019 11:04 WIB

Yen Jepang sebagian besar tetap tidak berubah terhadap dolar AS pada hari Selasa waktu Asia meskipun ada berita bahwa AS mencapai kesepakatan perdagangan awal dengan Jepang atas tarif. Tidak jelas apakah AS akan mempertahankan tarif impor mobil Jepang sebagai bagian dari perjanjian. Yen hanya sedi...

Dolar menguat pasca serangan Saudi membuat harga minyak mentah naik
Tuesday, 17 September 2019 08:30 WIB

Dolar mendapat dukungan luas karena insiden serangan baru-baru ini terhadap fasilitas minyak Saudi dan ancaman aksi militer di kawasan itu membuat harga minyak mentah menjaga harga tetap tinggi. Serangan terhadap fasilitas minyak mentah di Arab Saudi pada akhir pekan mendorong harga minyak naik ham...

Pound melemah karena muculnya kekhawatiran 'no-deal' Brexit
Monday, 16 September 2019 16:31 WIB

Pound jatuh hampir setengah persen pada Senin ini karena munculnya kembali kekhawatiran bahwa Inggris akan berjuang untuk mengamankan kesepakatannya mengenai syarat untuk keluar dari Uni Eropa. Pound jatuh ke level terendah tiga tahun di bawah $1,20 awal bulan ini, kemudian melonjak lebih dari 4%. ...

ANOTHER NEWS
Emas Bertahan Di Dekat $ 1.500 Sebelum Keputusan Suku Bunga Ditetapkan
Wednesday, 18 September 2019 08:35 WIB Investor emas telah memasuki mode menunggu dan lihat menjelang penurunan suku bunga yang diharapkan oleh Federal Reserve pada hari Rabu yang akan memulai putaran yang sibuk jelang keputusan kebijakan dari bank sentral terkemuka. Harga terbatas...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.