Sterling Menguat Saat Buruh Mempersiapkan Tawaran untuk Menghindari Brexit Tanpa Kesepakatan
Thursday, 15 August 2019 23:37 WIB | CURRENCIES |Sterling,Poundsterling

Sterling menguat pada hari Kamis ke level tertinggi dalam lebih dari seminggu, didukung oleh berita bahwa Partai Buruh oposisi sedang meningkatkan upaya untuk menjatuhkan Perdana Menteri Boris Johnson dan menghentikannya membawa Inggris keluar dari Uni Eropa tanpa kesepakatan.

Mata uang itu juga terangkat oleh penjualan ritel yang lebih baik dari perkiraan, yang datang pada angka-angka inflasi yang lebih tinggi pada hari Rabu yang meningkatkan harapan ekonomi mungkin dalam kondisi yang lebih baik daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Buruh mengatakan akan memanggil mosi tidak percaya pada pemerintahan Johnson segera setelah yakin akan menang dan akan membentuk pemerintahan sementara di bawah pimpinan Jeremy Corbyn untuk menunda Brexit.

Sementara derivatif mengindikasikan pelaku pasar mungkin memangkas kembali beberapa posisi sterling pendek, prospek mata uang tetap tertutupi oleh risiko Inggris keluar dari Uni Eropa tanpa perjanjian keluar pada akhir Oktober.

Pada pukul 15:30 GMT, pound adalah 0,5% lebih tinggi pada level $ 1,2136, setelah sempat menyentuh level tertinggi $ 1,2150. Namun tetap tidak jauh dari terendah 31 bulan dari $ 1,2015 yang dicapai pada hari Senin. (knc)

Sumber : Reuters

RELATED NEWS

Dolar jatuh terkait serangan kilang minyak mengirim investor ke tempat yang aman
Monday, 16 September 2019 08:12 WIB

Dolar jatuh sementara safe-havens dan mata uang negara-negara penghasil minyak menguat pada hari Senin, menyusul serangan terhadap fasilitas penyulingan Arab Saudi yang mengganggu pasokan minyak global dan meningkatkan ketegangan Timur Tengah. Harga minyak melonjak lebih dari 15% setelah pemogokan ...

Sterling Naik di tengah Spekulasi Melunaknya Sikap Inggris terhadap Brexit
Friday, 13 September 2019 23:45 WIB

Pound naik pada hari Jumat terkait laporan surat kabar bahwa pemerintah Inggris sedang mempertimbangkan beberapa jenis perbedaan peraturan antara Irlandia Utara dengan Inggris dalam upaya untuk mengamankan kesepakatan Brexit. Menurut The Times, DUP Irlandia Utara akan bersedia menerima beberapa per...

Dolar Lanjutkan Pelemahan Pada Harapan Berlarutnya Perang Dagang
Friday, 13 September 2019 15:25 WIB

Dolar melanjutkan pelemahan pada awal perdagangan di Eropa, Jumat, karena mata uang berimbal hasil lebih tinggi menguat dengan harapan perjajian penghentian sementara untuk perang perdagangan AS-China. Presiden Donald Trump mengecilkan laporan Bloomberg bahwa pemerintahannya sedang bersiap untuk me...

Optimisme perdagangan menekan yen tetapi tetap hati-hati jelang Fed dan BOJ
Friday, 13 September 2019 08:38 WIB

Yen tersemat di dekat level terendah enam minggu versus dolar karena tanda-tanda Amerika Serikat dan China memperkecil perbedaan mereka atas perdagangan menjelang pembicaraan utama yang menurunkan permintaan untuk aset safe haven. Euro bertahan stabil terhadap dolar di Asia pasca menguat pada hari ...

Sterling melayang di dekat tertinggi baru-baru ini seiring investor menimbang hasil Brexit
Thursday, 12 September 2019 23:34 WIB

Sterling bertahan pada hari Kamis di dekat tertinggi enam minggu yang dicapai pada awal minggu karena investor mempertimbangkan peluang Inggris untuk mengamankan kesepakatan dengan Uni Eropa menjelang keberangkatannya dari blok pada 31 Oktober. Dengan Parlemen Inggris yang menghentikan sejenak sete...

ANOTHER NEWS
Demonstran Hong Kong Bentrok dengan Polisi
Monday, 16 September 2019 10:47 WIB Pemrotes anti-pemerintah lagi-lagi bentrok dengan polisi di Hong Kong pada Minggu (15/9), dan kali ini demonstran melempar batu dan bom Molotov ke arah penegak hukum yang menanggapi dengan tembakan gas air mata dan air berwarna biru yang...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.