Yen Naik seiring Perang Dagang dan Kekhawatiran Pertumbuhan Global Membebani
Monday, 12 August 2019 15:20 WIB | CURRENCIES |DOLLAR Yen Euro

Safe haven yen secara luas lebih tinggi pada hari Senin seiring ketidakpastian atas tahap berikutnya dalam perang dagang AS-China dan kekhawatiran yang berkembang atas perlambatan pertumbuhan global yang menekan sentimen pasar.

Ketidakpastian atas perang dagang AS-China berlanjut pasca Presiden AS Donald Trump pada Jumat lalu mengatakan ia tidak siap untuk membuat kesepakatan dengan China dan bahkan meragukan putaran pembicaraan perdagangan yang akan berlangsung pada bulan September.

Dollar turun 0,18% terhadap yen ke 105,46 pada pukul 0:27 pagi waktu timur AS (07:27 GMT), tidak jauh dari level terendah tujuh bulan di 105,25 yang dicapai pada hari Jumat.

Euro juga melemah terhadap mata uang Jepang di 118,04 yen dan mendekati level terendah sejak April 2017. Pound Inggris berada di posisi terendah yang tidak terlihat sejak 2016, diperdagangkan pada 127,27 yen.

Dolar lebih rendah terhadap yuan luar negeri pasca penetapan harian bank sentral China lebih kuat dari ekspektasi pasar. Itu membantu meredakan beberapa kekhawatiran bahwa Beijing akan menggunakan mata uangnya sebagai senjata dalam perang dagangnya dengan Washington. (Tgh)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS

Peluang Pemulihan Euro Terlihat Meningkat pada Tanda-Tanda Ekonomi Yang Stabil
Friday, 15 November 2019 23:09 WIB

Investor menunggu tanda-tanda apakah euro siap untuk tahap pemulihan dan akan diawasi ketat laporan manufaktur regional minggu depan. Data awal, yang akan dirilis pada Jumat depan, akan membantu investor berspekulasi apakah Eropa sedang menuju pemulihan yang lebih kuat, atau menyimpulkan bahwa siny...

Dolar Bergerak Mendatar Setelah Powell Meremehkan Penurunan Lebih Lanjut
Friday, 15 November 2019 16:22 WIB

Dolar sebagian besar bergerak mendatar dalam perdagangan awal di Eropa pada hari Jumat di tengah jeda berita di depan lebih banyak data ekonomi AS di kemudian hari. Greenback berada di jalur untuk kerugian moderat sekitar 0,2% minggu ini, melayang ketika dunia menunggu China dan AS mengikat perang ...

Dolar didukung oleh kehati-hatian karena meredanya optimisme kesepakatan perdagangan
Friday, 15 November 2019 08:24 WIB

Dolar menemukan dukungan luas pada Jumat karena tanda-tanda baru perlambatan ekonomi global dan sedikit kemajuan yang terlihat menuju penghetian perdagangan Sino-AS membuat investor bersiap untuk menghindari risiko. Dolar semalam naik sebanyak 0,1% untuk ditransaksikan pada 108,55 yen, dan memperta...

Dolar AS Flat seiring Klaim Pengangguran Mingguan Meningkat ke 5-Bulan Tertinggi
Thursday, 14 November 2019 23:18 WIB

Dolar AS tidak bergerak pada hari Kamis seiring jumlah warga Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran naik ke level tertinggi lima bulan yang tidak terduga dan tidak ada komentar baru tentang kebijakan moneter dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell. Klaim awal untuk tunjangan pengangguran n...

EUR / GBP Mencapai Level Terendah Sejak 8 Mei 2019
Thursday, 14 November 2019 17:07 WIB

Menjelang data penjualan ritel Inggris, ada beberapa kekuatan GBP memasuki pasar. GBP / USD melonjak lebih tinggi ke level 1,2867 dan EUR / GBP mencapai titik terendah di level 0,85493. Meskipun penurunan angka pada penjualan ritel, pendorong utama aksi harga GBP masih bersifat politis dan Brexit ...

ANOTHER NEWS
Bursa Hong Kong Ditutup Mendatar, Mengakhiri Pekan Yang Sulit (Review)
Saturday, 16 November 2019 04:28 WIB Bursa Hong Kong ditutup hampir tidak bergerak pada hari Jumat, mengakhiri pekan yang kacau karena melihat kota itu dilumpuhkan oleh protes keras, yang tidak menunjukkan tanda-tanda mereda. Indeks Hang Seng naik tipis 2,97 poin ke level...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.