AUD/USD capai Tertingginya pasca Data Perdagangan Aussie Optimis
Tuesday, 6 August 2019 09:08 WIB | CURRENCIES |CurrencyAUD/USD,

AUD/USD yang sudah dalam tawaran beli lanjutkan kenaikan untuk mencapai tertinggi sesi baru di atas 0,6790 pasca Australia melaporkan data perdagangan internasional yang lebih baik dari perkiraan pada pukul 01:30 GMT (08:30 WIB).

Neraca perdagangan Australia melebar ke A$8.036 juta di Juni dari surplus Mei di A$5.745 juta. Angka bulan Juni juga lebih baik dari perkiraan A$6.000 juta dengan selisih besar.

Angka utama yang di atas perkiraan mendorong AUD/USD ke 0,6792. Pada saat penulisan, pasangan mata uang ini diperdagangkan di 0,6784.

Kenaikan tampaknya terhenti, akibat perlambatan pertumbuhan ekspor. Pengiriman keluar naik 1% di bulan Juni, naik 4% di bulan Mei. Sementara itu, impor merosot 4% menyusul kenaikan 1% pada bulan Juni.

Sederhananya, kenaikan dalam surplus perdagangan sebagian besar disebabkan oleh penurunan impor, yang dapat dianggap sebagai tanda permintaan domestik yang lemah.

Meski begitu, AUD dapat menemukan penerimaan di atas 0,68 nanti hari ini jika Reserve Bank of Australia mempertahankan suku bunga tidak berubah dan terdengar kurang dovish dari yang diperkirakan.

Keputusan suku bunga bank sentral akan dirilis pada pukul 04:30 GMT (11:30 WIB). RBA telah memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan Juni dan Juli. (Tgh)

Sumber : FXstreet

RELATED NEWS

USD/JPY Berjuang di Sekitar 112,00 Di Tengah Risiko Baru dan Data Jepang
Friday, 21 February 2020 08:10 WIB

USD/JPY berfluktuasi di sekitar 112,00 di tengah awal pembukaan Tokyo pada hari Jumat. Pasangan yen baru-baru ini melonjak ke level tertinggi sejak April 2019 menyusul reli dolar AS yang luas dan kelemahan fundamental Jepang. Yen Jepang sekarang di bawah tekanan menyusul fundamental yang suram di d...

GBP/USD Bertahan Stabil Di Atas 1,2900 Pasca Penjualan Ritel Inggris
Thursday, 20 February 2020 17:15 WIB

Pasangan GBP/USD bergerak lebih tinggi ke puncak baru sesi, di sekitar 1,2920-25 pasca data makro Inggris, meskipun tidak memiliki tindak lanjut yang kuat. Menurut data yang dirilis Kamis ini, penjualan ritel bulanan Inggris mencatat pertumbuhan 0,9% pada bulan Januari dibandingkan dengan perkiraan...

Yen Mendekati Level Terendah 9-Bulan, Euro tetap Bertahan
Thursday, 20 February 2020 15:50 WIB

Safe haven yen diperdagangkan mendekati posisi terendah sembilan bulan terhadap dolar pada hari Kamis karena selera risiko didukung oleh ekspektasi bahwa China akan melanjutkan langkah-langkah untuk mengimbangi dampak ekonomi dari wabah virus corona. Dolar diperdagangkan pada 111,69 terhadap mata u...

AUD/USD Jatuh Setelah Tingkat Pengangguran Australia Lebih Tinggi Dari Yang Diharapkan
Thursday, 20 February 2020 08:08 WIB

AUD/USD turun ke 0,6678 setelah mencapai level terendah harian di 0,6668 karena data ketenagakerjaan Australia mengecewakan pedagang Aussie pada Kamis pagi. Data tenaga kerja Australia bulan Januari menunjukkan angka utama perubahan tenaga kerja naik jauh melampaui 10 ribu menjadi 13,5 sedangkan ti...

GBP/USD Melonjak Kembali Di Atas 1,30, Rekor Baru Sesi Pasca IHK Inggris
Wednesday, 19 February 2020 17:03 WIB

Pasangan GBP/USD membalikkan penurunan awal sesi Eropa ke wilayah 1,2975 dan tampaknya kembali menuju rekor atas kisaran perdagangan harian pasca data makro Inggris. Menyusul pergerakan dua arah sesi sebelumnya dan aksi harga terikat-dalam-kisaran sepanjang sesi Asia pada hari Rabu, pasangan ini me...

ANOTHER NEWS
Korsel Laporkan Kematian Pertama Terkait Virus Korona
Friday, 21 February 2020 10:07 WIB Korea Selatan mengukuhkan kematian pertama akibat virus korona di wilayahnya, lapor media setempat, Kamis (20/2), sementara jumlah mereka yang tertular virus tersebut di negara itu meningkat tiga kali lipat dalam dua hari. Pusat Pengawasan dan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.