AUD/USD Merosot Setelah IMP China, IHK Australia Saat Ini Dalam Sorotan
Wednesday, 31 July 2019 08:35 WIB | CURRENCIES |AUD/USD,

Bahkan setelah menyaksikan data aktivitas manufaktur dari pelanggan terbaru China yang lebih baik dari perkiraan, AUD/USD turun menjadi 0,6865 pada awal Rabu.

Data bulan Juli dari Indeks Manajer Pembelian (IMP) resmi China memancarkan sinyal beragam ketika IMP Manufaktur tumbuh melewati 49,6 konsensus pasar menjadi 49,7, masih di wilayah kontraksi, sedangkan IMP Non-Manufaktur tertinggal di belakang ekspektasi 54,5 hingga 53,7.

Mengingat dampak negatif terbaru dari media China atas cuitan Presiden AS Donald Trump di Twitter merampingkan peluang kesepakatan perdagangan yang sukses, seperti biasa, AUD akan memiliki tekanan tambahan kecuali jika ada berita utama positif berasal dari Shanghai.

Yang semakin memperlemah pasangan adalahj karakteristik berisiko Aussie yang meraih lebih sedikit pembeli selama masa ketidakpastian politik/perdagangan.

Sentimen pasar masih dibatasi secara luas karena yield treasury 10-tahun AS mendekati 2,06% pada saat penulisan.

Setelah menyaksikan reaksi awal terhadap data aktivitas dari pelanggan terbesar, para pedagang Aussie sekarang akan mengalihkan perhatian mereka ke angka Indeks Harga Konsumen (IHK) Q2 yang diperkirakan akan melonjak kenaikan 0,5% berbanding 0,0% pada triwulanan sedangkan IHK Reserve Bank of Australia (RBA) Trimmed Mean juga dapat berkembang menjadi 0,4% dari 0,3% pada format QoQ.

Setelah itu, investor akan sangat memperhatikan keputusan kebijakan moneter Federal Reserve AS sedangkan bank sentral AS sebagian besar diantisipasi untuk mengumumkan penurunan suku bunga seperempat persen.

Analisis Teknis

Sementara puncak pertengahan Juni bertengger di sekitar 0,6885 dan terendah awal bulan di dekat 0,6910 dapat terus membatasi kenaikan jangka pendek, level EMA 21 hari di 0,6960 akan terus memberikan tekanan downside pada harga. Atau, area 0,6830/25 yang merupajan dasar bulan Juni 2019 dan awal 2016 menjadi level kunci untuk penurunan pasangan hingga terendah bulan Januari di 0,6684.

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS

USD/JPY Berjuang di Sekitar 112,00 Di Tengah Risiko Baru dan Data Jepang
Friday, 21 February 2020 08:10 WIB

USD/JPY berfluktuasi di sekitar 112,00 di tengah awal pembukaan Tokyo pada hari Jumat. Pasangan yen baru-baru ini melonjak ke level tertinggi sejak April 2019 menyusul reli dolar AS yang luas dan kelemahan fundamental Jepang. Yen Jepang sekarang di bawah tekanan menyusul fundamental yang suram di d...

GBP/USD Bertahan Stabil Di Atas 1,2900 Pasca Penjualan Ritel Inggris
Thursday, 20 February 2020 17:15 WIB

Pasangan GBP/USD bergerak lebih tinggi ke puncak baru sesi, di sekitar 1,2920-25 pasca data makro Inggris, meskipun tidak memiliki tindak lanjut yang kuat. Menurut data yang dirilis Kamis ini, penjualan ritel bulanan Inggris mencatat pertumbuhan 0,9% pada bulan Januari dibandingkan dengan perkiraan...

Yen Mendekati Level Terendah 9-Bulan, Euro tetap Bertahan
Thursday, 20 February 2020 15:50 WIB

Safe haven yen diperdagangkan mendekati posisi terendah sembilan bulan terhadap dolar pada hari Kamis karena selera risiko didukung oleh ekspektasi bahwa China akan melanjutkan langkah-langkah untuk mengimbangi dampak ekonomi dari wabah virus corona. Dolar diperdagangkan pada 111,69 terhadap mata u...

AUD/USD Jatuh Setelah Tingkat Pengangguran Australia Lebih Tinggi Dari Yang Diharapkan
Thursday, 20 February 2020 08:08 WIB

AUD/USD turun ke 0,6678 setelah mencapai level terendah harian di 0,6668 karena data ketenagakerjaan Australia mengecewakan pedagang Aussie pada Kamis pagi. Data tenaga kerja Australia bulan Januari menunjukkan angka utama perubahan tenaga kerja naik jauh melampaui 10 ribu menjadi 13,5 sedangkan ti...

GBP/USD Melonjak Kembali Di Atas 1,30, Rekor Baru Sesi Pasca IHK Inggris
Wednesday, 19 February 2020 17:03 WIB

Pasangan GBP/USD membalikkan penurunan awal sesi Eropa ke wilayah 1,2975 dan tampaknya kembali menuju rekor atas kisaran perdagangan harian pasca data makro Inggris. Menyusul pergerakan dua arah sesi sebelumnya dan aksi harga terikat-dalam-kisaran sepanjang sesi Asia pada hari Rabu, pasangan ini me...

ANOTHER NEWS
Pedagang Mengawasi Dampak Virus, Saham Tokyo Ditutup Lebih Rendah
Friday, 21 February 2020 13:27 WIB Saham Tokyo ditutup lebih rendah pada hari Jumat karena investor masih terus mengawasi menjelang akhir pekan yang panjang sambil menilai dampak wabah virus Korona terhadap ekonomi terbesar ketiga di dunia tersebut. Indeks Nikkei 225 merosot 0,39...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.